Pontianak    

Polisi Beri Sepeda kepada Bocah yang Jalan Kaki 2 Kilometer untuk Laporkan KDRT terhadap Ibunya

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 26 October 2026
Polisi Beri Sepeda kepada Bocah yang Jalan Kaki 2 Kilometer untuk Laporkan KDRT terhadap Ibunya
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menyerahkan sepeda kepada bocah yang berjalan kaki bersama adiknya untuk melaporkan dugaan KDRT terhadap ibunya (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Polda Kalimantan Barat mengapresiasi keberanian seorang bocah berusia 12 tahun bersama adiknya yang berjalan kaki sekitar dua kilometer ke kantor polisi untuk melaporkan dugaan penganiayaan terhadap ibu mereka oleh ayah kandungnya.

Kisah kedua anak tersebut sempat viral di media sosial dan menarik perhatian publik. Mereka mencari pertolongan polisi setelah melihat ibu mereka mengalami dugaan kekerasan.

Mengetahui kejadian itu, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, mendatangi Novi dan kedua anaknya. Saat ditemui, mereka sedang berada di rumah seorang sahabat untuk menenangkan diri.

Bambang mengapresiasi keberanian sang anak yang berinisiatif melapor demi mendapatkan perlindungan bagi ibunya.

Sebagai bentuk perhatian, Bambang bersama sejumlah anggota memberikan hadiah berupa sepeda kepada sang anak. Mereka juga menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga tersebut.

Novi mengaku tidak menyangka anaknya rela berjalan kaki sejauh dua kilometer bersama adiknya untuk mendatangi kantor polisi.

Menurut Novi, tidak lama setelah laporan disampaikan, polisi datang untuk memeriksa lokasi kejadian.

Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Kalbar untuk diproses sesuai ketentuan hukum.

Novi juga mengungkapkan bahwa suaminya pernah menjalani penahanan selama empat bulan beberapa tahun lalu dalam kasus kekerasan terhadap dirinya.

Penanganan perkara ini diharapkan dapat memastikan perlindungan bagi Novi dan kedua anaknya. Keberanian kedua anak tersebut juga menjadi pengingat pentingnya akses pertolongan yang aman bagi korban kekerasan dalam rumah tangga. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Orangutan Adil dan Gigih Korban Karhutla di Ketapang Ditemukan Kurus hingga Terluka
Monday, 26 October 2026
Artikel Sebelumnya
Demi Menghirup Udara Lebih Bersih, Kakek 80 Tahun Kayuh Sepeda ke Posko Rumah Aman Asap di Ketapang
Monday, 26 October 2026

Berita terkait