Ketapang    

Demi Menghirup Udara Lebih Bersih, Kakek 80 Tahun Kayuh Sepeda ke Posko Rumah Aman Asap di Ketapang

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 26 October 2026
Demi Menghirup Udara Lebih Bersih, Kakek 80 Tahun Kayuh Sepeda ke Posko Rumah Aman Asap di Ketapang
Kakek Atif, 80 tahun, mengayuh sepeda menuju posko rumah aman asap di Desa Sungai Putri, Ketapang, untuk mendapatkan bantuan oksigen di tengah kabut asap akibat karhutla (Ilustrasi: AI/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Di tengah kondisi tersebut, posko rumah aman asap menjadi tempat warga mencari udara yang lebih nyaman.

Salah satunya Kakek Atif, lansia berusia 80 tahun yang mengayuh sepeda menuju posko rumah aman asap di belakang Masjid Al Ikhlas, Desa Sungai Putri, Kabupaten Ketapang, untuk mendapatkan bantuan oksigen.

Momen kedatangan Kakek Atif ke posko tersebut dibagikan relawan bernama Anya melalui akun Instagram @anyaksosan pada Senin (25/10/2026).

Saat dihubungi, Anya mengatakan Kakek Atif bukan satu-satunya lansia yang datang ke posko. Sekitar 10 orang lanjut usia juga mendatangi lokasi untuk mendapatkan bantuan oksigen.

“Ramai per hari ini, lebih dari 10 orang,” ujar Anya.

Posko rumah aman asap yang didukung BRI Peduli tersebut menjadi tempat warga mencari udara yang lebih nyaman ketika kualitas udara di sekitar tempat tinggal mereka terganggu kabut asap karhutla.

Anya mengatakan, selain mengalami sesak napas, warga Desa Sungai Putri juga menghadapi sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan air bersih hingga jauhnya akses ke fasilitas kesehatan. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi warga lanjut usia.

“Warga juga mengeluhkan batuk-batuk, diare, hingga mata terasa perih,” ujarnya.

Menurut Anya, kabut asap pada hari itu tidak terlalu pekat dibandingkan sehari sebelumnya. Namun, hujan yang turun belum menjangkau Desa Sungai Putri sehingga warga masih harus menghadapi dampak kabut asap.

Kedatangan Kakek Atif menjadi gambaran perjuangan warga, khususnya kelompok lanjut usia, untuk mencari tempat yang lebih nyaman di tengah gangguan kualitas udara akibat karhutla. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Polisi Beri Sepeda kepada Bocah yang Jalan Kaki 2 Kilometer untuk Laporkan KDRT terhadap Ibunya
Monday, 26 October 2026
Artikel Sebelumnya
Operasi Patuh Kapuas 2026 Dimulai, Polres Ketapang Soroti Pelanggaran Lalu Lintas
Monday, 26 October 2026

Berita terkait