Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 22 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Karang Taruna Kota Pontianak meluncurkan Posko Segar Relawan untuk mendukung penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membuat kualitas udara di Kota Pontianak memburuk.
Posko yang berada di halaman PMI Kota Pontianak tersebut disiapkan untuk membantu kebutuhan relawan yang bertugas di lapangan menangani karhutla.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kualitas udara di Kota Pontianak saat ini sudah berada pada kategori sangat tidak sehat. Kondisi tersebut mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat, salah satunya ditandai dengan meningkatnya keluhan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di sejumlah fasilitas kesehatan.
Menurut Edi, kondisi udara yang semakin memburuk juga banyak dikeluhkan masyarakat melalui media sosial. Karena itu, penanganan karhutla harus dilakukan secara bersama-sama dan tidak boleh berhenti selama masih terdapat titik api.
"Saya berpesan, jangan sampai ada api yang masih menyala. Jadi kita terus padamkan, pagi, siang, malam, bahu-membahu," tegasnya usai peluncuran Posko Segar di halaman PMI Kota Pontianak, Sabtu (22/8/2026).
Edi mengapresiasi inisiatif Karang Taruna Kota Pontianak menghadirkan Posko Segar. Menurutnya, keberadaan posko tersebut dapat membantu kebutuhan relawan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana asap.
Ia juga mengingatkan para relawan dan petugas yang bekerja di lapangan agar tetap menjaga kesehatan. Menurutnya, penanganan kondisi darurat seperti karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat.
"Kita harapkan para relawan dan petugas di lapangan tetap menjaga kesehatan. Mudah-mudahan dengan adanya Posko Segar ini bisa memberikan semangat dan kebersamaan kita dalam menghadapi bencana ini," katanya.
Selain karhutla, Edi turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran bangunan. Ia menyinggung sejumlah kejadian kebakaran di daerah lain yang menimbulkan kerugian material cukup besar.
Di tengah kondisi karhutla yang masih berlangsung, Edi berharap hujan segera turun untuk membantu proses pemadaman. Curah hujan dinilai dapat meningkatkan efektivitas penanganan kebakaran lahan yang masih terjadi.
"Kita selalu berdoa agar diturunkan hujan. Dengan hujan, efektivitas terhadap kebakaran lahan itu lebih tinggi," ungkapnya.
Edi menambahkan, pemerintah pusat juga telah memberikan perhatian terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Ia berharap dukungan pemerintah pusat bersama berbagai pihak dapat memperkuat upaya penanganan sehingga dampak kebakaran tidak semakin meluas. (*)
KALBARONLINE.com – Karang Taruna Kota Pontianak meluncurkan Posko Segar Relawan untuk mendukung penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membuat kualitas udara di Kota Pontianak memburuk.
Posko yang berada di halaman PMI Kota Pontianak tersebut disiapkan untuk membantu kebutuhan relawan yang bertugas di lapangan menangani karhutla.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kualitas udara di Kota Pontianak saat ini sudah berada pada kategori sangat tidak sehat. Kondisi tersebut mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat, salah satunya ditandai dengan meningkatnya keluhan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di sejumlah fasilitas kesehatan.
Menurut Edi, kondisi udara yang semakin memburuk juga banyak dikeluhkan masyarakat melalui media sosial. Karena itu, penanganan karhutla harus dilakukan secara bersama-sama dan tidak boleh berhenti selama masih terdapat titik api.
"Saya berpesan, jangan sampai ada api yang masih menyala. Jadi kita terus padamkan, pagi, siang, malam, bahu-membahu," tegasnya usai peluncuran Posko Segar di halaman PMI Kota Pontianak, Sabtu (22/8/2026).
Edi mengapresiasi inisiatif Karang Taruna Kota Pontianak menghadirkan Posko Segar. Menurutnya, keberadaan posko tersebut dapat membantu kebutuhan relawan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana asap.
Ia juga mengingatkan para relawan dan petugas yang bekerja di lapangan agar tetap menjaga kesehatan. Menurutnya, penanganan kondisi darurat seperti karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat.
"Kita harapkan para relawan dan petugas di lapangan tetap menjaga kesehatan. Mudah-mudahan dengan adanya Posko Segar ini bisa memberikan semangat dan kebersamaan kita dalam menghadapi bencana ini," katanya.
Selain karhutla, Edi turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran bangunan. Ia menyinggung sejumlah kejadian kebakaran di daerah lain yang menimbulkan kerugian material cukup besar.
Di tengah kondisi karhutla yang masih berlangsung, Edi berharap hujan segera turun untuk membantu proses pemadaman. Curah hujan dinilai dapat meningkatkan efektivitas penanganan kebakaran lahan yang masih terjadi.
"Kita selalu berdoa agar diturunkan hujan. Dengan hujan, efektivitas terhadap kebakaran lahan itu lebih tinggi," ungkapnya.
Edi menambahkan, pemerintah pusat juga telah memberikan perhatian terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Ia berharap dukungan pemerintah pusat bersama berbagai pihak dapat memperkuat upaya penanganan sehingga dampak kebakaran tidak semakin meluas. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini