Pontianak    

Kualitas Udara Pontianak Sangat Tidak Sehat, Karang Taruna Buka Posko Segar untuk Relawan Karhutla

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Saturday, 22 August 2026
Kualitas Udara Pontianak Sangat Tidak Sehat, Karang Taruna Buka Posko Segar untuk Relawan Karhutla
Kualitas udara Pontianak sangat tidak sehat akibat karhutla. Karang Taruna membuka Posko Segar untuk mendukung relawan (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Karang Taruna Kota Pontianak meluncurkan Posko Segar Relawan untuk mendukung penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membuat kualitas udara di Kota Pontianak memburuk.

Posko yang berada di halaman PMI Kota Pontianak tersebut disiapkan untuk membantu kebutuhan relawan yang bertugas di lapangan menangani karhutla.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kualitas udara di Kota Pontianak saat ini sudah berada pada kategori sangat tidak sehat. Kondisi tersebut mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat, salah satunya ditandai dengan meningkatnya keluhan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di sejumlah fasilitas kesehatan.

Menurut Edi, kondisi udara yang semakin memburuk juga banyak dikeluhkan masyarakat melalui media sosial. Karena itu, penanganan karhutla harus dilakukan secara bersama-sama dan tidak boleh berhenti selama masih terdapat titik api.

"Saya berpesan, jangan sampai ada api yang masih menyala. Jadi kita terus padamkan, pagi, siang, malam, bahu-membahu," tegasnya usai peluncuran Posko Segar di halaman PMI Kota Pontianak, Sabtu (22/8/2026).

Edi mengapresiasi inisiatif Karang Taruna Kota Pontianak menghadirkan Posko Segar. Menurutnya, keberadaan posko tersebut dapat membantu kebutuhan relawan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana asap.

Ia juga mengingatkan para relawan dan petugas yang bekerja di lapangan agar tetap menjaga kesehatan. Menurutnya, penanganan kondisi darurat seperti karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat.

"Kita harapkan para relawan dan petugas di lapangan tetap menjaga kesehatan. Mudah-mudahan dengan adanya Posko Segar ini bisa memberikan semangat dan kebersamaan kita dalam menghadapi bencana ini," katanya.

Selain karhutla, Edi turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran bangunan. Ia menyinggung sejumlah kejadian kebakaran di daerah lain yang menimbulkan kerugian material cukup besar.

Di tengah kondisi karhutla yang masih berlangsung, Edi berharap hujan segera turun untuk membantu proses pemadaman. Curah hujan dinilai dapat meningkatkan efektivitas penanganan kebakaran lahan yang masih terjadi.

"Kita selalu berdoa agar diturunkan hujan. Dengan hujan, efektivitas terhadap kebakaran lahan itu lebih tinggi," ungkapnya.

Edi menambahkan, pemerintah pusat juga telah memberikan perhatian terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Ia berharap dukungan pemerintah pusat bersama berbagai pihak dapat memperkuat upaya penanganan sehingga dampak kebakaran tidak semakin meluas. (*)

Artikel Selanjutnya
Pontianak Dapat Rp157 Miliar untuk Benahi Sampah, Targetnya Bukan Sekadar Kurangi Beban TPA
Saturday, 22 August 2026
Artikel Sebelumnya
Enam Rumah Petak Ludes Terbakar di Pontianak, Pemkot Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Saturday, 22 August 2026

Berita terkait