Ketapang    

Darma Resmi Pimpin Dinas Pendidikan Ketapang, Bupati Minta Pemerataan Guru

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 24 August 2026
Darma Resmi Pimpin Dinas Pendidikan Ketapang, Bupati Minta Pemerataan Guru
Darma resmi memimpin Dinas Pendidikan Ketapang. Bupati Alexander Wilyo meminta pemerataan guru dan pemetaan sekolah di 20 kecamatan (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Darma resmi dipercaya memimpin Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang setelah dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo di Kantor Bupati Ketapang, Senin (24/8/2026) sore.

Dalam rotasi jabatan tersebut, Darma menggantikan Ucup Supriatna yang selanjutnya dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Ucup mengikuti prosesi pelantikan secara daring bersama istrinya. Ia tidak dapat hadir langsung karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan.

Bupati Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ucup selama memimpin Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang. Ia juga mendoakan agar Ucup segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang.

“Terima kasih kepada Pak Ucup. Mudah-mudahan segera sembuh dan bisa kembali bersama kita,” kata Alex.

Kepada Darma sebagai pejabat baru, Alexander meminta agar segera melakukan penyesuaian dan mengambil langkah konkret dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, Dinas Pendidikan merupakan salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) strategis karena memiliki peran langsung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Salah satu fokus utama yang harus menjadi perhatian Darma adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Ketapang.

“Selamat kepada Pak Darma. Saya minta segera lakukan langkah dan penyesuaian. Ini OPD strategis. Tugas utamanya bagaimana IPM Ketapang terus naik,” ujar Alex.

Ia mengatakan IPM Ketapang menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Karena itu, sektor pendidikan harus terus diperkuat agar capaian tersebut dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan.

Alexander juga meminta Darma turun langsung ke lapangan untuk memetakan kondisi pendidikan di seluruh wilayah Ketapang, mulai dari jenjang TK, SD hingga SMP.

Pemetaan tersebut mencakup kondisi sarana dan prasarana, jumlah serta distribusi tenaga pendidik, hingga kebutuhan masing-masing sekolah di 20 kecamatan.

“Harus punya data lengkap. Di 20 kecamatan seperti apa kondisi sarana prasarana dan tenaga pengajarnya,” katanya.

Selain pemetaan, Alexander menekankan pentingnya membangun sistem basis data pendidikan yang lengkap dan terus diperbarui.

Data tersebut nantinya menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan, terutama untuk memastikan pemerataan tenaga pendidik dari wilayah hulu hingga hilir Ketapang.

Alexander menegaskan tidak boleh lagi ada sekolah yang hanya mengandalkan satu orang guru.

“Kondisi guru juga harus diketahui. Distribusi guru harus merata, dari hulu sampai hilir. Saya tidak mau lagi ada sekolah yang hanya diisi satu orang guru,” tegasnya.

Menurut Alexander, kemajuan sektor pendidikan memiliki kaitan erat dengan masa depan Kabupaten Ketapang. Karena itu, penguatan pendidikan menjadi salah satu hal penting dalam mendorong pembangunan daerah.

“Dunia pendidikan menjadi salah satu penentu kemajuan Kabupaten Ketapang,” ujarnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Ria Norsan Minta Warga Tahan Buka Lahan dengan Cara Dibakar Saat Karhutla
Monday, 24 August 2026
Artikel Sebelumnya
Ria Norsan Ungkap 4 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Kalbar
Monday, 24 August 2026

Berita terkait