Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 30 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyerahkan bantuan seragam sekolah dan alat tulis gratis kepada siswa SMP Negeri 1 Sungai Melayu Rayak, Kamis (29/10/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Dalam arahannya, Alexander menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi pemerintah untuk terus membangun daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Menurutnya, bantuan seragam dan alat tulis diberikan untuk meringankan beban orang tua sekaligus memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.
“Pendidikan adalah hak setiap anak. Jangan sampai ada anak yang tidak sekolah hanya karena orang tuanya tidak mampu membeli seragam dan buku,” tegas Alexander.
Ia juga menyoroti rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Ketapang yang masih berada pada angka 7,9 tahun. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan yang harus dijawab melalui kebijakan pembangunan pendidikan secara berkelanjutan.
Karena itu, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Alexander berharap program bantuan pendidikan dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan pada tahun mendatang. Ia bahkan membuka peluang penambahan bantuan berupa tas dan sepatu sekolah untuk memenuhi kebutuhan para siswa.
Selain bantuan perlengkapan sekolah, Alexander juga menekankan pentingnya pemerataan tenaga pendidik, peningkatan kualitas guru, serta perbaikan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Kabupaten Ketapang.
Ia turut menyoroti kebutuhan rumah bagi guru di wilayah tertentu agar para tenaga pendidik dapat menjalankan tugas dengan lebih nyaman dan optimal.
Alexander mengajak para guru, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun karakter generasi muda, mulai dari akhlak, kedisiplinan, hingga semangat belajar.
“Pembangunan bukan hanya tentang jalan dan jembatan, tetapi juga tentang membangun manusia. Kita harus memastikan anak-anak Ketapang mendapatkan pendidikan yang layak demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui program bantuan pendidikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap semakin banyak anak mendapatkan akses pendidikan yang layak, mampu meningkatkan prestasi, serta tumbuh menjadi generasi unggul yang dapat berkontribusi bagi kemajuan daerah. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyerahkan bantuan seragam sekolah dan alat tulis gratis kepada siswa SMP Negeri 1 Sungai Melayu Rayak, Kamis (29/10/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Dalam arahannya, Alexander menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi pemerintah untuk terus membangun daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Menurutnya, bantuan seragam dan alat tulis diberikan untuk meringankan beban orang tua sekaligus memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.
“Pendidikan adalah hak setiap anak. Jangan sampai ada anak yang tidak sekolah hanya karena orang tuanya tidak mampu membeli seragam dan buku,” tegas Alexander.
Ia juga menyoroti rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Ketapang yang masih berada pada angka 7,9 tahun. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan yang harus dijawab melalui kebijakan pembangunan pendidikan secara berkelanjutan.
Karena itu, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Alexander berharap program bantuan pendidikan dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan pada tahun mendatang. Ia bahkan membuka peluang penambahan bantuan berupa tas dan sepatu sekolah untuk memenuhi kebutuhan para siswa.
Selain bantuan perlengkapan sekolah, Alexander juga menekankan pentingnya pemerataan tenaga pendidik, peningkatan kualitas guru, serta perbaikan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Kabupaten Ketapang.
Ia turut menyoroti kebutuhan rumah bagi guru di wilayah tertentu agar para tenaga pendidik dapat menjalankan tugas dengan lebih nyaman dan optimal.
Alexander mengajak para guru, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun karakter generasi muda, mulai dari akhlak, kedisiplinan, hingga semangat belajar.
“Pembangunan bukan hanya tentang jalan dan jembatan, tetapi juga tentang membangun manusia. Kita harus memastikan anak-anak Ketapang mendapatkan pendidikan yang layak demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui program bantuan pendidikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap semakin banyak anak mendapatkan akses pendidikan yang layak, mampu meningkatkan prestasi, serta tumbuh menjadi generasi unggul yang dapat berkontribusi bagi kemajuan daerah. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini