Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Minggu, 05 Mei 2024 |
KalbarOnline, Pontianak - Penyakit kencing manis atau yang lebih dikenal sebagai diabetes melitus merupakan penyakit yang erat kaitannya dengan asupan makan yang berlebihan, seperti karbohidrat, gula dan lemak.
Oleh karena itu, penting bagi penyandang diabetes untuk menerapkan standar porsi makan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Edukator Diabetes, Daryati saat menyampaikan edukasi tentang Standar Porsi Makan Bagi Penyandang Diabetes kepada 17 pasien dan pengunjung di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Jumat (03/05/2024).
"Standar porsi makan bagi penyandang diabetes mencakup rincian jenis dan jumlah bahan makanan dalam setiap hidangan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien, termasuk kandungan energi, karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin dan serat," jelasnya.
Menurutnya, penerapan standar porsi makan bagi penyandang diabetes harus disesuaikan dengan kondisi pasien dan program pengobatan secara keseluruhan.
"Ada delapan jenis standar porsi makan bagi penyandang diabetes berdasarkan kandungan energinya, yaitu diet 1100, 1300, 1500, 1700, 1900, 2300 dan 2500 kalori," ungkap Daryati.
"Namun ada cara mudah untuk menentukan jumlah porsi makan bagi penyandang diabetes, yaitu dengan menggunakan konsep piring makan model T," tambahnya.
Konsep piring makan model T melibatkan pembagian piring menjadi tiga bagian, yakni bagian atas untuk sayuran, bagian kanan untuk karbohidrat dan bagian kiri untuk lauk pauk. Caranya, siapkan piring makan berukuran sekitar 22 - 23 cm, kemudian isi setengah bagian piring dengan sayuran seperti timun, brokoli, bayam, gambas, selada, wortel, labu siam, tomat dan buncis.
Kemudian, lanjut dia, isi seperempat bagian piring dengan protein tanpa lemak seperti ayam, ikan, telur, tahu, tempe, atau kacang-kacangan.
Terakhir, isi seperempat bagian piring dengan sumber karbohidrat seperti nasi, jagung, kentang, singkong, ubi rambat atau roti gandum.
"Keakuratan standar porsi makan dalam setiap hidangan bagi penyandang diabetes dapat membantu mengendalikan berat badan, mendukung upaya pengelolaan penyakit diabetes, serta menjaga kadar gula darah tetap terkendali, sehingga penyandang diabetes dapat meraih kualitas hidup yang lebih baik," pungkasnya. (Jau)
KalbarOnline, Pontianak - Penyakit kencing manis atau yang lebih dikenal sebagai diabetes melitus merupakan penyakit yang erat kaitannya dengan asupan makan yang berlebihan, seperti karbohidrat, gula dan lemak.
Oleh karena itu, penting bagi penyandang diabetes untuk menerapkan standar porsi makan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Edukator Diabetes, Daryati saat menyampaikan edukasi tentang Standar Porsi Makan Bagi Penyandang Diabetes kepada 17 pasien dan pengunjung di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Jumat (03/05/2024).
"Standar porsi makan bagi penyandang diabetes mencakup rincian jenis dan jumlah bahan makanan dalam setiap hidangan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien, termasuk kandungan energi, karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin dan serat," jelasnya.
Menurutnya, penerapan standar porsi makan bagi penyandang diabetes harus disesuaikan dengan kondisi pasien dan program pengobatan secara keseluruhan.
"Ada delapan jenis standar porsi makan bagi penyandang diabetes berdasarkan kandungan energinya, yaitu diet 1100, 1300, 1500, 1700, 1900, 2300 dan 2500 kalori," ungkap Daryati.
"Namun ada cara mudah untuk menentukan jumlah porsi makan bagi penyandang diabetes, yaitu dengan menggunakan konsep piring makan model T," tambahnya.
Konsep piring makan model T melibatkan pembagian piring menjadi tiga bagian, yakni bagian atas untuk sayuran, bagian kanan untuk karbohidrat dan bagian kiri untuk lauk pauk. Caranya, siapkan piring makan berukuran sekitar 22 - 23 cm, kemudian isi setengah bagian piring dengan sayuran seperti timun, brokoli, bayam, gambas, selada, wortel, labu siam, tomat dan buncis.
Kemudian, lanjut dia, isi seperempat bagian piring dengan protein tanpa lemak seperti ayam, ikan, telur, tahu, tempe, atau kacang-kacangan.
Terakhir, isi seperempat bagian piring dengan sumber karbohidrat seperti nasi, jagung, kentang, singkong, ubi rambat atau roti gandum.
"Keakuratan standar porsi makan dalam setiap hidangan bagi penyandang diabetes dapat membantu mengendalikan berat badan, mendukung upaya pengelolaan penyakit diabetes, serta menjaga kadar gula darah tetap terkendali, sehingga penyandang diabetes dapat meraih kualitas hidup yang lebih baik," pungkasnya. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini