Mempawah    

KKS Sungai Pinyuh Audiensi dengan Dishub Mempawah, Soroti Pemerataan Penerangan Jalan

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Senin, 19 Januari 2026
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Kelompok Kuliah Kerja Sosial (KKS) 3 Kecamatan Sungai Pinyuh melaksanakan audiensi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Mempawah, Senin (19/1/2026). Audiensi ini membahas persoalan penerangan jalan umum (PJU) yang dinilai belum merata di sejumlah wilayah Kabupaten Mempawah.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mempawah, Raja Fajar Azansyah. Ia mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap fasilitas umum, khususnya penerangan jalan yang berkaitan erat dengan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Dalam audiensi itu, Ketua KKS Sungai Pinyuh, Muslim, menyampaikan sejumlah pertanyaan dan masukan terkait kondisi PJU. Ia menyoroti fakta bahwa masyarakat setiap bulan membayar listrik kepada PLN, termasuk pajak penerangan jalan dengan besaran sekitar 10 persen dari total tagihan listrik.

Menurutnya, dengan adanya kontribusi pajak tersebut, penerangan jalan seharusnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai wilayah.

Menanggapi hal itu, Raja Fajar Azansyah menjelaskan bahwa pajak penerangan jalan yang dibayarkan masyarakat melalui PLN tidak dikelola langsung oleh Dinas Perhubungan. Dana tersebut masuk ke kas daerah dan selanjutnya dialokasikan sesuai mekanisme penganggaran pemerintah daerah.

“Pajak penerangan jalan tidak masuk sepenuhnya ke Dinas Perhubungan, melainkan ke kas daerah. Dari sana kemudian dibagi dan dikelola sesuai kebijakan yang berlaku,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muslim juga mempertanyakan progres serta langkah konkret pemerintah daerah dalam melakukan perawatan dan pengembangan penerangan jalan.

Menjawab hal tersebut, Raja Fajar Azansyah menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan secara berkelanjutan melakukan perawatan dan perbaikan PJU. Ia mencontohkan, di Jalan Bardanadi Desa Antibar menuju Trajumas serta Jalan Padat Karya, pihaknya telah melakukan perawatan ulang terhadap lampu penerangan jalan yang sebelumnya tidak berfungsi.

Selain itu, ia menyebut Desa Pasir juga masuk dalam rencana perbaikan selanjutnya. Raja Fajar memastikan Desa Purun Kecil menjadi salah satu wilayah yang akan mendapat perhatian dalam program penerangan jalan ke depan.

“Insya Allah, penerangan jalan di Desa Purun Kecil juga akan kami upayakan,” ujarnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi sarana komunikasi yang konstruktif antara mahasiswa dan pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan penerangan jalan, demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Mempawah. (FikA)

Artikel Selanjutnya
Kodim Putussibau Gelar Doa Bersama dan Tausiyah Peringati Isra Mikraj 2026
Senin, 19 Januari 2026
Artikel Sebelumnya
Alami Kenaikan, Data Awal Dinkes Ketapang Catat 114 Warga Terkonfirmasi HIV pada 2025
Senin, 19 Januari 2026

Berita terkait