Pontianak    

Ketua Panitia Cap Go Meh Dorong Pontianak Masuk 10 Besar Kota Tertoleran Nasional

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Selasa, 10 Februari 2026
Ketua Panitia Cap Go Meh Dorong Pontianak Masuk 10 Besar Kota Tertoleran Nasional
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Ketua Panitia Cap Go Meh Pontianak, Hendry Pangestu Lim mendorong seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kota Pontianak masuk dalam 10 besar kota paling toleran di Indonesia.

Hendry mengatakan, Pontianak selama ini dikenal sebagai salah satu kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Namun menurutnya, penilaian terhadap toleransi sebuah kota tidak berhenti pada pengakuan semata.

“Bicara toleransi, Kota Pontianak sebenarnya sudah termasuk kota yang toleran. Tapi penilaian tidak sampai di situ. Karena itu, sejak tahun 2024 hingga 2026 saya selaku Ketua Panitia Cap Go Meh terus berupaya agar Pontianak bisa meraih predikat 10 besar kota tertoleran,” ujarnya.

Ia berharap, pada tahun 2026 atau 2027, Pontianak mampu masuk dalam peringkat tersebut. Hendry menegaskan, pencapaian itu tidak bisa diraih hanya oleh panitia atau pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.

“Saya berharap bukan hanya kami yang bekerja. Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Pontianak untuk sama-sama berjuang, karena masyarakatlah yang sangat menentukan tercapainya predikat kota tertoleran,” katanya.

Terkait pelaksanaan Cap Go Meh, Hendry memastikan bahwa seluruh persiapan kegiatan sudah hampir rampung.

“Kalau dibilang 100 persen tentu belum, karena belum dilaksanakan. Tapi semua persiapan sudah dijalankan oleh panitia, tinggal menunggu waktu pelaksanaan,” jelasnya.

Selain itu, Hendry menyampaikan bahwa Cap Go Meh Pontianak juga akan ikut berpartisipasi dalam perayaan Cap Go Meh di Jakarta. Saat ini, panitia masih melakukan koordinasi dengan dinas kepemudaan, olahraga, dan pariwisata (disporapar) terkait teknis keikutsertaan.

“Kami akan berkoordinasi dengan disporapar mengenai teknis pelaksanaan dan apa saja yang perlu disiapkan. Panitia siap untuk ikut serta,” ujarnya.

Hendry juga menegaskan, bahwa perayaan Cap Go Meh di Kota Pontianak tidak akan menampilkan atraksi tatung, sesuai dengan arahan Wali Kota Pontianak.

“Saya tegaskan, seperti yang disampaikan Pak Wali Kota, di Pontianak tidak ada tatung. Kota Pontianak adalah kota naga bersinar. Atraksi tatung itu ada di Singkawang,” jelasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat yang ingin menyaksikan atraksi tatung agar berkunjung ke Singkawang.

“Jadi rekan-rekan yang ingin melihat atau bermain tatung, silakan ke Singkawang. Kota Pontianak tetap dengan ciri khasnya, yaitu naga,” pungkas Hendry. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Panitia Cap Go Meh Pontianak Tegaskan Tidak Tarik Iuran ke PKL Saat Karnaval Naga Bersinar
Selasa, 10 Februari 2026
Artikel Sebelumnya
RSUD SSMA Ajak Masyarakat Medical Check Up Secara Berkala Untuk Deteksi Dini Penyakit
Selasa, 10 Februari 2026

Berita terkait