Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 02 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Harapan masyarakat Dusun Tanjung Lambai, Desa Senduruhan, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang, untuk menikmati aliran listrik akhirnya mulai terealisasi.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memimpin langsung penancapan tiang listrik pertama dalam rangkaian kunjungan kerja dan silaturahmi Ramadan di wilayah tersebut.
Kedatangan Bupati Ketapang disambut hangat masyarakat dengan prosesi adat dan atraksi pencak silat. Penyambutan tersebut menjadi momen bersejarah, mengingat Alexander Wilyo merupakan kepala daerah pertama yang secara resmi mengunjungi dusun itu.
Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar agenda seremonial.
“Kehadiran saya di sini bukan hanya kunjungan formal. Saya ingin memastikan bahwa masyarakat di wilayah terpencil juga merasakan kehadiran pemerintah dan mendapatkan hak yang sama dalam pembangunan,” ujarnya.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat Bupati Alexander berbuka puasa bersama warga di Masjid Al-Hidayah, satu-satunya masjid di dusun tersebut. Ia juga memilih menginap di rumah salah satu warga guna mendengar langsung aspirasi masyarakat. Menurutnya, pendekatan langsung seperti ini penting agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
“Saya ingin mendengar sendiri cerita dan harapan warga. Dari sinilah kita bisa memahami apa yang paling dibutuhkan dan bagaimana pemerintah harus hadir dengan solusi nyata,” katanya.
Keesokan harinya, bersama tim PLN dan warga setempat, Alexander Wilyo turun langsung bergotong royong menancapkan tiang listrik pertama. Ia tampak ikut mengangkat tiang besi bersama masyarakat sebagai simbol dimulainya pembangunan jaringan listrik di Tanjung Lambai.
Ia menegaskan, pembangunan listrik ini merupakan bagian dari komitmen pemerataan infrastruktur di Kabupaten Ketapang.
“Ini bukan sekadar tiang listrik, tetapi simbol berakhirnya keterisolasian. Kita ingin seluruh wilayah Ketapang, tanpa terkecuali, menikmati terang dan memiliki kesempatan yang sama untuk maju,” tegasnya.
Sebagai penanda sejarah, Bupati Alexander juga menandatangani prasasti di atas papan kayu yang disiapkan warga. Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen pembangunan yang terpahat kuat di Dusun Tanjung Lambai.
Sebelum meninggalkan lokasi, Alexander Wilyo turut menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.
Kunjungan ini sejalan dengan visi pembangunan berkeadilan yang terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Ketapang, guna memastikan seluruh masyarakat merasakan manfaat pembangunan secara merata. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Harapan masyarakat Dusun Tanjung Lambai, Desa Senduruhan, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang, untuk menikmati aliran listrik akhirnya mulai terealisasi.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memimpin langsung penancapan tiang listrik pertama dalam rangkaian kunjungan kerja dan silaturahmi Ramadan di wilayah tersebut.
Kedatangan Bupati Ketapang disambut hangat masyarakat dengan prosesi adat dan atraksi pencak silat. Penyambutan tersebut menjadi momen bersejarah, mengingat Alexander Wilyo merupakan kepala daerah pertama yang secara resmi mengunjungi dusun itu.
Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar agenda seremonial.
“Kehadiran saya di sini bukan hanya kunjungan formal. Saya ingin memastikan bahwa masyarakat di wilayah terpencil juga merasakan kehadiran pemerintah dan mendapatkan hak yang sama dalam pembangunan,” ujarnya.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat Bupati Alexander berbuka puasa bersama warga di Masjid Al-Hidayah, satu-satunya masjid di dusun tersebut. Ia juga memilih menginap di rumah salah satu warga guna mendengar langsung aspirasi masyarakat. Menurutnya, pendekatan langsung seperti ini penting agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
“Saya ingin mendengar sendiri cerita dan harapan warga. Dari sinilah kita bisa memahami apa yang paling dibutuhkan dan bagaimana pemerintah harus hadir dengan solusi nyata,” katanya.
Keesokan harinya, bersama tim PLN dan warga setempat, Alexander Wilyo turun langsung bergotong royong menancapkan tiang listrik pertama. Ia tampak ikut mengangkat tiang besi bersama masyarakat sebagai simbol dimulainya pembangunan jaringan listrik di Tanjung Lambai.
Ia menegaskan, pembangunan listrik ini merupakan bagian dari komitmen pemerataan infrastruktur di Kabupaten Ketapang.
“Ini bukan sekadar tiang listrik, tetapi simbol berakhirnya keterisolasian. Kita ingin seluruh wilayah Ketapang, tanpa terkecuali, menikmati terang dan memiliki kesempatan yang sama untuk maju,” tegasnya.
Sebagai penanda sejarah, Bupati Alexander juga menandatangani prasasti di atas papan kayu yang disiapkan warga. Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen pembangunan yang terpahat kuat di Dusun Tanjung Lambai.
Sebelum meninggalkan lokasi, Alexander Wilyo turut menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.
Kunjungan ini sejalan dengan visi pembangunan berkeadilan yang terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Ketapang, guna memastikan seluruh masyarakat merasakan manfaat pembangunan secara merata. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini