Ketapang    

Bukit Kuri Ditutup Sementara, Karhutla Melanda Kawasan Wisata Ikonik Ketapang

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Thursday, 06 August 2026
Bukit Kuri Ditutup Sementara, Karhutla Melanda Kawasan Wisata Ikonik Ketapang
Bukit Kuri di Ketapang ditutup sementara setelah karhutla melanda kawasan wisata ikonik tersebut. Pengunjung diminta tidak datang (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Objek wisata alam Bukit Kuri di Desa Sinar Kuri, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, resmi ditutup sementara mulai Selasa (4/8/2026). Penutupan dilakukan di tengah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan tersebut.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan yang diterbitkan Pemerintah Desa Sinar Kuri bersama pengelola wisata dan dipublikasikan melalui akun Instagram resmi @bukit.kuri.

Surat pemberitahuan itu ditandatangani Kepala Desa Sinar Kuri, Adi Kusuma, bersama Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Kuri, Wanda.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa operasional objek wisata dihentikan mulai 4 Agustus 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Kegiatan operasional Wisata Bukit Kuri ditutup mulai tanggal 4 Agustus 2026 sampai dengan waktu yang belum ditentukan," demikian bunyi surat pemberitahuan tersebut.

Pengelola menjelaskan, penutupan dilakukan untuk keperluan pemeliharaan dan perbaikan fasilitas, menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat dan pengunjung, sekaligus menjaga kebersihan serta kelestarian kawasan wisata.

Selama masa penutupan, masyarakat maupun wisatawan juga diminta tidak melakukan aktivitas di kawasan Bukit Kuri.

"Seluruh masyarakat dan pengunjung diharapkan untuk tidak melakukan aktivitas wisata di kawasan Bukit Kuri selama masa penutupan berlangsung," lanjut isi surat tersebut.

Di hari yang sama, kawasan Bukit Kuri juga dilanda kebakaran hutan dan lahan. Hingga Selasa malam, kobaran api dilaporkan masih terlihat di sejumlah titik perbukitan.

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi yang menyatakan apakah penutupan objek wisata tersebut berkaitan langsung dengan peristiwa karhutla atau semata-mata dilakukan untuk pemeliharaan fasilitas sebagaimana tercantum dalam surat pemberitahuan.

Pihak pengelola maupun instansi terkait juga belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan kebakaran maupun dampaknya terhadap kawasan wisata.

Bukit Kuri merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Ketapang. Berlokasi di Desa Sinar Kuri, kawasan ini dikenal dengan tebing batu yang menjulang tinggi serta panorama kabut yang menyelimuti perbukitan pada pagi hari sehingga dijuluki sebagai "negeri di atas awan."

Untuk mencapai puncaknya, pengunjung harus menempuh jalur pendakian sekitar satu hingga satu setengah jam. Selain menawarkan panorama alam dan area berkemah, Bukit Kuri juga menjadi salah satu lokasi favorit bagi pecinta olahraga ekstrem seperti panjat tebing (rock climbing) dan rappelling berkat dinding batu vertikal yang dimilikinya.

Dari pusat Kota Ketapang, Bukit Kuri berjarak sekitar 198 kilometer dengan waktu tempuh sekitar lima hingga lima setengah jam menggunakan kendaraan bermotor. Lokasi ini menjadi salah satu destinasi wisata alam yang cukup diminati wisatawan lokal maupun luar daerah. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Polisi Gerebek Gudang Sisik Trenggiling di Pontianak, Sita Lebih dari Setengah Ton dan Amankan Dua Tersangka
Thursday, 06 August 2026
Artikel Sebelumnya
OSO Beri Bantuan Rp81 Juta dan Alat Pijat untuk Kafilah Ketapang Jelang Penutupan MTQ Kalbar
Thursday, 06 August 2026

Berita terkait