Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 19 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Kualitas udara di Kabupaten Kayong Utara memburuk hingga masuk kategori berbahaya. Berdasarkan data Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Kayong Utara per Sabtu (19/9/2026), indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di dalam maupun luar ruangan pada seluruh wilayah kerja Puskesmas telah mencapai angka 300.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kualitas udara yang memburuk dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti bayi dan anak-anak.
Data rekapitulasi Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Kayong Utara mencatat 287 balita berusia 0 hingga kurang dari 5 tahun dan 217 anak usia 5 hingga 9 tahun mengalami ISPA sepanjang Agustus 2026. Angka tersebut merupakan bagian dari total 1.312 kasus ISPA pada seluruh kelompok usia.
Sementara pada September 2026 hingga Sabtu (19/9), tercatat 205 balita dan 116 anak usia 5 hingga 9 tahun mengalami ISPA dari total 1.146 kasus pada seluruh kelompok usia.
Tiga Puskesmas dengan jumlah kasus ISPA tertinggi yakni Puskesmas Teluk Batang sebanyak 230 kasus, Puskesmas Teluk Melano 209 kasus, dan Puskesmas Sukadana 159 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Kayong Utara dr. Maria Fransisca mengatakan pemantauan perkembangan kasus kesehatan dan kualitas udara akan terus dilakukan secara berkala.
“Ini tiap hari akan kami update,” kata Maria Fransisca, Sabtu (19/9/2026).
Selain kasus ISPA, Dinas Kesehatan dan KB Kayong Utara juga mencatat 123 kasus diare sepanjang 1 hingga 19 September 2026. Kasus terbanyak ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Teluk Melano sebanyak 41 kasus, Puskesmas Sukadana 21 kasus, dan Puskesmas Telaga Arum 19 kasus.
Di tengah kondisi udara yang memburuk, masyarakat diimbau menjaga kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas, mengurangi kegiatan di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan kesehatan. (Sans)
KALBARONLINE.com – Kualitas udara di Kabupaten Kayong Utara memburuk hingga masuk kategori berbahaya. Berdasarkan data Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Kayong Utara per Sabtu (19/9/2026), indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di dalam maupun luar ruangan pada seluruh wilayah kerja Puskesmas telah mencapai angka 300.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kualitas udara yang memburuk dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti bayi dan anak-anak.
Data rekapitulasi Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Kayong Utara mencatat 287 balita berusia 0 hingga kurang dari 5 tahun dan 217 anak usia 5 hingga 9 tahun mengalami ISPA sepanjang Agustus 2026. Angka tersebut merupakan bagian dari total 1.312 kasus ISPA pada seluruh kelompok usia.
Sementara pada September 2026 hingga Sabtu (19/9), tercatat 205 balita dan 116 anak usia 5 hingga 9 tahun mengalami ISPA dari total 1.146 kasus pada seluruh kelompok usia.
Tiga Puskesmas dengan jumlah kasus ISPA tertinggi yakni Puskesmas Teluk Batang sebanyak 230 kasus, Puskesmas Teluk Melano 209 kasus, dan Puskesmas Sukadana 159 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Kayong Utara dr. Maria Fransisca mengatakan pemantauan perkembangan kasus kesehatan dan kualitas udara akan terus dilakukan secara berkala.
“Ini tiap hari akan kami update,” kata Maria Fransisca, Sabtu (19/9/2026).
Selain kasus ISPA, Dinas Kesehatan dan KB Kayong Utara juga mencatat 123 kasus diare sepanjang 1 hingga 19 September 2026. Kasus terbanyak ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Teluk Melano sebanyak 41 kasus, Puskesmas Sukadana 21 kasus, dan Puskesmas Telaga Arum 19 kasus.
Di tengah kondisi udara yang memburuk, masyarakat diimbau menjaga kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas, mengurangi kegiatan di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan kesehatan. (Sans)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini