Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 11 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi dampak kabut asap dan cuaca panas ekstrem terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah. Langkah tersebut mencakup pemberian imbauan teknis, koordinasi lintas instansi, hingga menyiapkan skenario pembelajaran jarak jauh.
Untuk memantau kualitas udara dan memastikan kondisi kesehatan siswa tetap terjaga, Dinas Pendidikan menjalin koordinasi dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kayong Utara. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pendistribusian masker ke sekolah-sekolah melalui puskesmas setempat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Jumadi Gading, menjelaskan pembagian masker menjadi bagian dari upaya perlindungan awal bagi warga sekolah.
“Selain mengeluarkan surat imbauan, saat ini dibantu Dinas Kesehatan melalui puskesmas untuk membagikan masker ke sekolah-sekolah,” kata Jumadi saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).
Mengenai pemantauan kualitas udara, pihaknya berkoordinasi dengan instansi teknis terkait untuk mendapatkan data dan pembaruan kondisi udara secara berkala.
“Untuk pantauan kualitas udara kita sedang berkoordinasi dengan Dinas LH,” ujarnya.
Sebelumnya, langkah antisipasi telah diawali dengan penerbitan Surat Edaran Nomor B/400.3.5/366/DIK-II/VII/2026 pada 30 Juli 2026. Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Kayong Utara serta memuat sejumlah panduan selama musim kemarau.
Dalam edaran tersebut, seluruh warga sekolah diwajibkan mengenakan masker, khususnya saat beraktivitas di area terbuka. Siswa juga disarankan membawa air minum sendiri dari rumah guna mencegah dehidrasi.
Selain itu, kegiatan fisik di luar ruangan seperti upacara bendera hari Senin dihentikan sementara untuk meminimalkan paparan udara buruk dan terik matahari.
“Pelaksanaan upacara bendera hari Senin dan kegiatan lain yang dilaksanakan di luar ruangan ditiadakan untuk sementara waktu sampai kondisi cuaca membaik atau terdapat pemberitahuan lebih lanjut,” bunyi surat tersebut.
Langkah preventif ini dilakukan untuk melindungi kesehatan siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Apabila kondisi kualitas udara semakin memburuk, Dinas Pendidikan Kayong Utara siap mengambil kebijakan lebih lanjut demi keselamatan peserta didik.
“Jika semakin memburuk, kita akan alihkan pelajaran siswa menjadi daring,” tegasnya.
Melalui berbagai langkah antisipasi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara berharap kondisi cuaca dan kualitas udara segera membaik sehingga proses belajar mengajar secara tatap muka dapat kembali berjalan normal. (Sans)
KALBARONLINE.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi dampak kabut asap dan cuaca panas ekstrem terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah. Langkah tersebut mencakup pemberian imbauan teknis, koordinasi lintas instansi, hingga menyiapkan skenario pembelajaran jarak jauh.
Untuk memantau kualitas udara dan memastikan kondisi kesehatan siswa tetap terjaga, Dinas Pendidikan menjalin koordinasi dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kayong Utara. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pendistribusian masker ke sekolah-sekolah melalui puskesmas setempat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Jumadi Gading, menjelaskan pembagian masker menjadi bagian dari upaya perlindungan awal bagi warga sekolah.
“Selain mengeluarkan surat imbauan, saat ini dibantu Dinas Kesehatan melalui puskesmas untuk membagikan masker ke sekolah-sekolah,” kata Jumadi saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).
Mengenai pemantauan kualitas udara, pihaknya berkoordinasi dengan instansi teknis terkait untuk mendapatkan data dan pembaruan kondisi udara secara berkala.
“Untuk pantauan kualitas udara kita sedang berkoordinasi dengan Dinas LH,” ujarnya.
Sebelumnya, langkah antisipasi telah diawali dengan penerbitan Surat Edaran Nomor B/400.3.5/366/DIK-II/VII/2026 pada 30 Juli 2026. Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Kayong Utara serta memuat sejumlah panduan selama musim kemarau.
Dalam edaran tersebut, seluruh warga sekolah diwajibkan mengenakan masker, khususnya saat beraktivitas di area terbuka. Siswa juga disarankan membawa air minum sendiri dari rumah guna mencegah dehidrasi.
Selain itu, kegiatan fisik di luar ruangan seperti upacara bendera hari Senin dihentikan sementara untuk meminimalkan paparan udara buruk dan terik matahari.
“Pelaksanaan upacara bendera hari Senin dan kegiatan lain yang dilaksanakan di luar ruangan ditiadakan untuk sementara waktu sampai kondisi cuaca membaik atau terdapat pemberitahuan lebih lanjut,” bunyi surat tersebut.
Langkah preventif ini dilakukan untuk melindungi kesehatan siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Apabila kondisi kualitas udara semakin memburuk, Dinas Pendidikan Kayong Utara siap mengambil kebijakan lebih lanjut demi keselamatan peserta didik.
“Jika semakin memburuk, kita akan alihkan pelajaran siswa menjadi daring,” tegasnya.
Melalui berbagai langkah antisipasi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara berharap kondisi cuaca dan kualitas udara segera membaik sehingga proses belajar mengajar secara tatap muka dapat kembali berjalan normal. (Sans)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini