Kayong Utara    

Kualitas Udara Memburuk, Siswa Kayong Utara Dialihkan Belajar Daring

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 11 August 2026
Kualitas Udara Memburuk, Siswa Kayong Utara Dialihkan Belajar Daring
Kualitas udara memburuk, Dinas Pendidikan Kayong Utara siapkan pembelajaran daring dan bagikan masker ke sekolah (Foto: Sans/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi dampak kabut asap dan cuaca panas ekstrem terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah. Langkah tersebut mencakup pemberian imbauan teknis, koordinasi lintas instansi, hingga menyiapkan skenario pembelajaran jarak jauh.

Untuk memantau kualitas udara dan memastikan kondisi kesehatan siswa tetap terjaga, Dinas Pendidikan menjalin koordinasi dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kayong Utara. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pendistribusian masker ke sekolah-sekolah melalui puskesmas setempat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Jumadi Gading, menjelaskan pembagian masker menjadi bagian dari upaya perlindungan awal bagi warga sekolah.

“Selain mengeluarkan surat imbauan, saat ini dibantu Dinas Kesehatan melalui puskesmas untuk membagikan masker ke sekolah-sekolah,” kata Jumadi saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).

Mengenai pemantauan kualitas udara, pihaknya berkoordinasi dengan instansi teknis terkait untuk mendapatkan data dan pembaruan kondisi udara secara berkala.

“Untuk pantauan kualitas udara kita sedang berkoordinasi dengan Dinas LH,” ujarnya.

Sebelumnya, langkah antisipasi telah diawali dengan penerbitan Surat Edaran Nomor B/400.3.5/366/DIK-II/VII/2026 pada 30 Juli 2026. Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Kayong Utara serta memuat sejumlah panduan selama musim kemarau.

Dalam edaran tersebut, seluruh warga sekolah diwajibkan mengenakan masker, khususnya saat beraktivitas di area terbuka. Siswa juga disarankan membawa air minum sendiri dari rumah guna mencegah dehidrasi.

Selain itu, kegiatan fisik di luar ruangan seperti upacara bendera hari Senin dihentikan sementara untuk meminimalkan paparan udara buruk dan terik matahari.

“Pelaksanaan upacara bendera hari Senin dan kegiatan lain yang dilaksanakan di luar ruangan ditiadakan untuk sementara waktu sampai kondisi cuaca membaik atau terdapat pemberitahuan lebih lanjut,” bunyi surat tersebut.

Langkah preventif ini dilakukan untuk melindungi kesehatan siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Apabila kondisi kualitas udara semakin memburuk, Dinas Pendidikan Kayong Utara siap mengambil kebijakan lebih lanjut demi keselamatan peserta didik.

“Jika semakin memburuk, kita akan alihkan pelajaran siswa menjadi daring,” tegasnya.

Melalui berbagai langkah antisipasi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara berharap kondisi cuaca dan kualitas udara segera membaik sehingga proses belajar mengajar secara tatap muka dapat kembali berjalan normal. (Sans)

Artikel Selanjutnya
Kasus ISPA di Pontianak Tertinggi di Kalbar, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap
Tuesday, 11 August 2026
Artikel Sebelumnya
Viral di Media Sosial, Kasus Bullying Pelajar di Suhaid Dimediasi Polisi
Tuesday, 11 August 2026

Berita terkait