Nasional    

Polnep Pontianak Raih Peringkat ke-3 Politeknik Negeri Terbaik 2026 Versi Uniranks

Ungguli Banyak Kampus

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Kamis, 05 Maret 2026
Polnep Pontianak Raih Peringkat ke-3 Politeknik Negeri Terbaik 2026 Versi Uniranks
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kalimantan Barat. Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), Kota Pontianak, berhasil meraih peringkat ke-3 sebagai Politeknik Negeri Terbaik di Indonesia tahun 2026 versi Uniranks.

Capaian ini semakin menegaskan posisi Polnep sebagai kampus vokasi unggulan yang tidak hanya fokus pada kualitas akademik, tetapi juga pada kesiapan kerja lulusan dan pelayanan mahasiswa.

Kabar itu dibenarkan oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Perencanaan Polnep, Irawan Suharto. Ia menjelaskan, Uniranks menilai perguruan tinggi secara utuh. Mulai dari peringkat lokal dan internasional, kualitas pendidikan, keberhasilan karier lulusan, pelayanan mahasiswa, hingga transformasi digital.

“Alhamdulillah, kita berhasil meraih peringkat ketiga di Indonesia untuk level politeknik,” ujarnya saat ditemui diruang kerja, Kamis (05/03/2026).

Dari 49 politeknik negeri di Indonesia yang dinilai, Polnep Pontianak berhasil menempati posisi ketiga. Sementara posisi teratas ditempati oleh Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

Menariknya, Irawan menyebutkan, jika pencarian dilakukan dengan kata “Pontianak” di laman Uniranks, Polnep menjadi perguruan tinggi dengan peringkat tertinggi yang menggunakan nama kota tersebut, berada di atas Universitas Muhammadiyah Pontianak.

“Skor kita memang masih di kisaran 30-an. Artinya masih banyak yang harus ditingkatkan. Tapi alhamdulillah kita bisa di posisi tiga nasional untuk level politeknik,” ujarnya.

IMG-20260305-WA0025
null

Untuk terus meningkatkan peringkat, Polnep melakukan berbagai pembenahan, terutama pada pelayanan dan fasilitas mahasiswa.

Beberapa langkah yang tengah dilakukan antara lain, Pemasangan CCTV di hampir seluruh titik kampus untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan. Rencana penambahan bus mahasiswa. Perbaikan ruang kelas, terutama untuk mengantisipasi banjir saat curah hujan tinggi. Peningkatan fasilitas laboratorium dan bengkel.

Di Jurusan Teknik Mesin misalnya, Polnep telah memiliki fasilitas virtual welding di mana mahasiswa dapat belajar pengelasan secara digital sebelum praktik langsung.

Di bidang perikanan, tersedia simulator kapal dengan teknologi canggih. Selain itu, sistem ujian kini sudah menggunakan Computer Based Test (CBT).

Dari sisi peminat, jurusan Tata Niaga seperti Administrasi Bisnis dan Akuntansi masih menjadi favorit. Disusul jurusan rekayasa seperti Mesin, Sipil, Elektro, dan Teknologi Informasi.

Tahun ini, Polnep menerima sekitar 3.000 mahasiswa baru dari berbagai jalur seleksi. Untuk jalur mandiri saja, pendaftar dalam dua tahun terakhir menembus angka 1.800 hingga 2.000 orang.

IMG-20260305-WA0028
null

“Kalau dibandingkan politeknik lain di Kalbar, jumlah pendaftar kita jauh lebih tinggi,” katanya.

Polnep juga memiliki ratusan kerja sama dengan industri dan instansi. Untuk program magang, mahasiswa teknik banyak ditempatkan di perusahaan besar seperti Trakindo Utama dan United Tractors.

Sementara itu, tingkat serapan lulusan juga tergolong tinggi. Berdasarkan data tracer study, sekitar 83 persen lulusan tahun 2023–2024 telah bekerja. Angka itu meningkat menjadi 84–85 persen pada pengukuran 2025.

Ke depan, Polnep juga berencana membuka program S2 Terapan, terutama di bidang pertanian dan akuntansi, dengan mempertimbangkan kesiapan dosen dan fasilitas.

Namun demikian, pihak kampus menegaskan akan tetap fokus membenahi program yang sudah ada agar kualitas tetap terjaga.

“Kita tidak ingin hanya mengejar jumlah. Yang penting kualitasnya benar-benar siap,” tutup Irawan. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Bisa Naik Tak Bisa Turun, Damkar di Pontianak Selamatkan Warga Terjebak di Atas Pohon Kelapa
Kamis, 05 Maret 2026
Artikel Sebelumnya
Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertifikat Elektronik Jadi Pilihan
Kamis, 05 Maret 2026

Berita terkait