Mempawah    

Pasca Kebakaran, Siswa SMAN 1 Toho Belajar dari Rumah

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Kamis, 19 Maret 2026
Pasca Kebakaran, Siswa SMAN 1 Toho Belajar dari Rumah
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan SMA Negeri 1 Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, berdampak pada aktivitas belajar mengajar. Untuk sementara, siswa kelas X dan XI akan menjalani pembelajaran dari rumah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan, kebijakan tersebut diambil sebagai langkah penyesuaian pasca kebakaran yang terjadi pada Kamis (19/03/2026) dini hari.

“Untuk minggu pertama, kelas X dan XI belajar dari rumah. Nanti setelah kelas XII selesai ujian dan tidak ada lagi aktivitas belajar, maka pembelajaran akan kembali normal,” ujarnya saat meninjau lokasi kejadian, Kamis (19/03/2026)

Ia menjelaskan, kebakaran hanya berdampak pada bagian depan bangunan sekolah, meliputi ruang kepala sekolah, wakil kepala sekolah, ruang guru, bimbingan konseling (BK), tata usaha (TU), serta gudang. Sementara ruang kelas tidak terdampak sehingga masih dapat digunakan.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.10 WIB di lingkungan sekolah yang berada di Desa Pak Laheng, Kecamatan Toho. Api pertama kali diketahui warga setelah terdengar suara letusan yang disusul munculnya asap dan cahaya api dari arah sekolah.

Warga bersama pihak sekolah sempat berupaya memadamkan api sebelum akhirnya beberapa unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 02.30 WIB. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 04.40 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material cukup besar karena sejumlah ruangan penting hangus terbakar.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Pihak sekolah sebelumnya juga menyebut adanya perbaikan instalasi listrik akibat penambahan daya yang kerap menyebabkan listrik padam dan voltase tidak stabil.

Sementara itu, untuk penanganan lebih lanjut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar akan berkoordinasi dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi serta Direktorat SMA guna mengusulkan revitalisasi darurat.

“Pengusulan perbaikan akan segera dilakukan setelah libur Nyepi dan Idulfitri,” kata Syarif.

Kasus kebakaran ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Diduga Korsleting, Api Hanguskan Ruang Kantor SMAN 1 Toho Mempawah
Kamis, 19 Maret 2026
Artikel Sebelumnya
Diduga Korsleting, Api Hanguskan Ruang Kantor SMAN 1 Toho Mempawah
Kamis, 19 Maret 2026

Berita terkait