Kayong Utara    

Warga Keluhkan Kondisi Jalan Poros Simpang Hilir

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Minggu, 29 Maret 2026
Warga Keluhkan Kondisi Jalan Poros Simpang Hilir
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Akses mobilitas warga di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, kembali menjadi sorotan. Jalan poros provinsi yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di wilayah tersebut terpantau mengalami kerusakan di beberapa titik.

Berdasarkan pantauan di lapangan, hamparan batu kerikil tajam yang berserakan. Kondisi ini diperparah dengan munculnya lubang-lubang kecil di sepanjang badan jalan yang kerap mengecoh pengendara, sehingga pada cuaca panas mengakibatkan jalan berdebu.

Kondisi jalan yang berbatu membuat pengendara, terutama roda dua, harus ekstra waspada. Selain risiko ban selip akibat kerikil, lubang-lubang kecil yang tersebar juga sering tergenang air saat hujan, menjadikannya jebakan yang membahayakan keselamatan.

"Kami harus sangat berhati-hati saat melintas, apalagi kalau malam hari. Kerikilnya lepas-lepas, jadi rawan sekali membuat motor tergelincir," ujar Eko, salah satu warga setempat yang sering melintasi jalur tersebut.

Warga berharap, adanya perhatian serius serta sinergitas pemerintah provinsi dan pemerintah daerah selaku pemangku kebijakan jalan poros ini. Mengingat jalur Rantau Panjang merupakan akses utama menuju pusat kecamatan dan kabupaten, perbaikan diharapkan dapat dilakukan segera sebelum kerusakan meluas menjadi lubang yang lebih besar dan dalam.

Untuk itu, kelancaran infrastruktur jalan di Kayong Utara sangat krusial untuk menekan biaya logistik dan memastikan keamanan masyarakat dalam berkendara sehari-hari. (Sans)

Artikel Selanjutnya
Kapolresta Pontianak: Tak Ada Toleransi untuk Pelaku Pembakaran Lahan
Sabtu, 28 Maret 2026
Artikel Sebelumnya
Rakyat Tetap "Puasa" Air Bersih Meski Rajin Bayar
Sabtu, 28 Maret 2026

Berita terkait