Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Minggu, 29 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com – Akses mobilitas warga di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, kembali menjadi sorotan. Jalan poros provinsi yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di wilayah tersebut terpantau mengalami kerusakan di beberapa titik.
Berdasarkan pantauan di lapangan, hamparan batu kerikil tajam yang berserakan. Kondisi ini diperparah dengan munculnya lubang-lubang kecil di sepanjang badan jalan yang kerap mengecoh pengendara, sehingga pada cuaca panas mengakibatkan jalan berdebu.
Kondisi jalan yang berbatu membuat pengendara, terutama roda dua, harus ekstra waspada. Selain risiko ban selip akibat kerikil, lubang-lubang kecil yang tersebar juga sering tergenang air saat hujan, menjadikannya jebakan yang membahayakan keselamatan.
"Kami harus sangat berhati-hati saat melintas, apalagi kalau malam hari. Kerikilnya lepas-lepas, jadi rawan sekali membuat motor tergelincir," ujar Eko, salah satu warga setempat yang sering melintasi jalur tersebut.
Warga berharap, adanya perhatian serius serta sinergitas pemerintah provinsi dan pemerintah daerah selaku pemangku kebijakan jalan poros ini. Mengingat jalur Rantau Panjang merupakan akses utama menuju pusat kecamatan dan kabupaten, perbaikan diharapkan dapat dilakukan segera sebelum kerusakan meluas menjadi lubang yang lebih besar dan dalam.
Untuk itu, kelancaran infrastruktur jalan di Kayong Utara sangat krusial untuk menekan biaya logistik dan memastikan keamanan masyarakat dalam berkendara sehari-hari. (Sans)
KALBARONLINE.com – Akses mobilitas warga di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, kembali menjadi sorotan. Jalan poros provinsi yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di wilayah tersebut terpantau mengalami kerusakan di beberapa titik.
Berdasarkan pantauan di lapangan, hamparan batu kerikil tajam yang berserakan. Kondisi ini diperparah dengan munculnya lubang-lubang kecil di sepanjang badan jalan yang kerap mengecoh pengendara, sehingga pada cuaca panas mengakibatkan jalan berdebu.
Kondisi jalan yang berbatu membuat pengendara, terutama roda dua, harus ekstra waspada. Selain risiko ban selip akibat kerikil, lubang-lubang kecil yang tersebar juga sering tergenang air saat hujan, menjadikannya jebakan yang membahayakan keselamatan.
"Kami harus sangat berhati-hati saat melintas, apalagi kalau malam hari. Kerikilnya lepas-lepas, jadi rawan sekali membuat motor tergelincir," ujar Eko, salah satu warga setempat yang sering melintasi jalur tersebut.
Warga berharap, adanya perhatian serius serta sinergitas pemerintah provinsi dan pemerintah daerah selaku pemangku kebijakan jalan poros ini. Mengingat jalur Rantau Panjang merupakan akses utama menuju pusat kecamatan dan kabupaten, perbaikan diharapkan dapat dilakukan segera sebelum kerusakan meluas menjadi lubang yang lebih besar dan dalam.
Untuk itu, kelancaran infrastruktur jalan di Kayong Utara sangat krusial untuk menekan biaya logistik dan memastikan keamanan masyarakat dalam berkendara sehari-hari. (Sans)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini