Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 30 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Peristiwa tragis terjadi di Sungai Nanga Tayap, Desa Nanga Tayap, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, pada Minggu (29/03/2026) sore. Tiga warga yang tengah memancing dilaporkan tersambar petir, dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya harus menjalani perawatan medis.
Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris melalui Kapolsek Nanga Tayap, AKP Bagus Tri Baskoro membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan insiden terjadi saat hujan turun sekitar pukul 15.45 WIB.
“Benar, ada empat orang yang memancing di Sungai Nanga Tayap yang tersambar petir. Satu orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan dua lainnya saat ini dalam penanganan medis di Puskesmas Nanga Tayap,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Minggu malam.
Salah satu keluarga korban, Jailani, menyampaikan bahwa korban yang meninggal dunia merupakan kerabatnya. Ia juga membenarkan bahwa dua korban lainnya kini telah sadar setelah sempat tidak sadarkan diri akibat sambaran petir.
“Teman dan keluarga saya yang tersambar petir, satu orang meninggal dunia. Sementara keluarga saya masih dirawat di Puskesmas Nanga Tayap,” ujarnya.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Sapuan Nur Bin Almansyah, warga Dusun Tambang Kayung RT 17 RW 007 Desa Nanga Tayap. Sementara dua korban lainnya, Mustakim dan Munawer, dilaporkan selamat dan sudah mulai membaik.
Jailani menambahkan, saat kejadian tiga orang sempat pingsan akibat sambaran petir, sementara satu orang lainnya tidak terdampak langsung.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian bersama tim medis Puskesmas Nanga Tayap masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian serta memantau kondisi korban yang selamat. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Peristiwa tragis terjadi di Sungai Nanga Tayap, Desa Nanga Tayap, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, pada Minggu (29/03/2026) sore. Tiga warga yang tengah memancing dilaporkan tersambar petir, dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya harus menjalani perawatan medis.
Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris melalui Kapolsek Nanga Tayap, AKP Bagus Tri Baskoro membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan insiden terjadi saat hujan turun sekitar pukul 15.45 WIB.
“Benar, ada empat orang yang memancing di Sungai Nanga Tayap yang tersambar petir. Satu orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan dua lainnya saat ini dalam penanganan medis di Puskesmas Nanga Tayap,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Minggu malam.
Salah satu keluarga korban, Jailani, menyampaikan bahwa korban yang meninggal dunia merupakan kerabatnya. Ia juga membenarkan bahwa dua korban lainnya kini telah sadar setelah sempat tidak sadarkan diri akibat sambaran petir.
“Teman dan keluarga saya yang tersambar petir, satu orang meninggal dunia. Sementara keluarga saya masih dirawat di Puskesmas Nanga Tayap,” ujarnya.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Sapuan Nur Bin Almansyah, warga Dusun Tambang Kayung RT 17 RW 007 Desa Nanga Tayap. Sementara dua korban lainnya, Mustakim dan Munawer, dilaporkan selamat dan sudah mulai membaik.
Jailani menambahkan, saat kejadian tiga orang sempat pingsan akibat sambaran petir, sementara satu orang lainnya tidak terdampak langsung.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian bersama tim medis Puskesmas Nanga Tayap masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian serta memantau kondisi korban yang selamat. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini