Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Selasa, 31 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Pontianak, Selasa (31/3/2026).
Dalam paparannya, Edi menyebut capaian kinerja pembangunan daerah secara umum menunjukkan hasil positif. Rata-rata capaian sasaran tujuan pembangunan daerah mencapai 106,20 persen, sementara capaian sasaran kinerja daerah berada di angka 110,22 persen.
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin menegaskan, kalau pihaknya akan mengkaji secara menyeluruh isi LKPJ melalui panitia khusus (pansus).
“Terkait pembahasan LKPJ ini, ada capaian yang meningkat, tetapi ada juga yang menurun. Semua OPD nanti akan kita panggil dan ditanya satu per satu, apa saja yang sudah tercapai dan apa yang masih belum,” ujarnya.
Ia mengatakan, hasil pembahasan tersebut akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi yang wajib dijalankan oleh seluruh OPD.
“Rekomendasi ini akan kita berikan ke semua OPD dan harus dilaksanakan, karena ini demi kebaikan masyarakat Kota Pontianak,” tegasnya.
Pansus LKPJ dijadwalkan bekerja selama satu bulan ke depan, dengan fokus pada evaluasi capaian dan tindak lanjut rekomendasi di setiap rapat kerja.
Selain itu, DPRD juga akan melibatkan para pakar untuk membedah isi LKPJ, termasuk menguji validitas sejumlah indikator yang disampaikan pemerintah daerah.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah angka tingkat kepuasan masyarakat yang disebut mencapai sekitar 90 persen.
“Kita akan dalami apakah angka kepuasan itu sudah melalui survei atau belum. Indikatornya apa, dasar penilaiannya apa. Ini sangat penting,” kata Satarudin.
Ia juga mempertanyakan rincian angka tersebut yang dinilai perlu penjelasan lebih lanjut.
“Tingkat kepuasan masyarakat Kota Pontianak itu indikatornya apa, dasarnya apa. Itu yang akan kita perdalam di pansus LKPJ ini,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Pontianak, Selasa (31/3/2026).
Dalam paparannya, Edi menyebut capaian kinerja pembangunan daerah secara umum menunjukkan hasil positif. Rata-rata capaian sasaran tujuan pembangunan daerah mencapai 106,20 persen, sementara capaian sasaran kinerja daerah berada di angka 110,22 persen.
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin menegaskan, kalau pihaknya akan mengkaji secara menyeluruh isi LKPJ melalui panitia khusus (pansus).
“Terkait pembahasan LKPJ ini, ada capaian yang meningkat, tetapi ada juga yang menurun. Semua OPD nanti akan kita panggil dan ditanya satu per satu, apa saja yang sudah tercapai dan apa yang masih belum,” ujarnya.
Ia mengatakan, hasil pembahasan tersebut akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi yang wajib dijalankan oleh seluruh OPD.
“Rekomendasi ini akan kita berikan ke semua OPD dan harus dilaksanakan, karena ini demi kebaikan masyarakat Kota Pontianak,” tegasnya.
Pansus LKPJ dijadwalkan bekerja selama satu bulan ke depan, dengan fokus pada evaluasi capaian dan tindak lanjut rekomendasi di setiap rapat kerja.
Selain itu, DPRD juga akan melibatkan para pakar untuk membedah isi LKPJ, termasuk menguji validitas sejumlah indikator yang disampaikan pemerintah daerah.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah angka tingkat kepuasan masyarakat yang disebut mencapai sekitar 90 persen.
“Kita akan dalami apakah angka kepuasan itu sudah melalui survei atau belum. Indikatornya apa, dasar penilaiannya apa. Ini sangat penting,” kata Satarudin.
Ia juga mempertanyakan rincian angka tersebut yang dinilai perlu penjelasan lebih lanjut.
“Tingkat kepuasan masyarakat Kota Pontianak itu indikatornya apa, dasarnya apa. Itu yang akan kita perdalam di pansus LKPJ ini,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini