Pontianak    

Insiden di Dapok Ngah Sho: Sudah Mau Tutup, Tiba-tiba Tabung Gas Meledak

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Senin, 06 April 2026
Insiden di Dapok Ngah Sho: Sudah Mau Tutup, Tiba-tiba Tabung Gas Meledak
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Suasana yang semula tenang menjelang tutup operasional mendadak berubah jadi kepanikan. Sebuah ledakan diduga berasal dari tabung gas terjadi di rumah makan seafood Dapok Ngah Sho, Gang Ikhlas, Jalan Ampera, Kota Pontianak, Sabtu (04/04/2026) malam.

Peristiwa itu terjadi saat aktivitas dapur sudah hampir selesai. Karyawan tengah bersih-bersih sambil melayani sisa pelanggan, ketika tiba-tiba ledakan keras terjadi dan melukai tujuh orang yang berada di lokasi.

Seluruh korban terdiri dari karyawan hingga pengelola usaha. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Adik pengelola, Kamaruzaman mengatakan, bahwa awalnya para korban sempat dibawa ke RS Bhayangkara. Namun melihat kondisi luka yang cukup serius, seluruh korban kemudian dirujuk ke RS Kharitas Bhakti untuk penanganan lebih lanjut.

“Semua korban sudah menjalani operasi. Awalnya tiga orang dulu yang masuk, lalu disusul empat lainnya. Alhamdulillah semuanya sudah dioperasi,” ujarnya saat ditemui di rumah sakit.

Dari tujuh korban, kondisi paling parah dialami oleh Dodi, pengelola dapur sekaligus adik Kamaruzaman. Ia mengalami luka bakar hingga sekitar 45 persen dan saat ini masih dirawat intensif di ruang ICU.

“Yang paling parah adik saya, luka bakarnya hampir 45 persen. Banyak di bagian wajah, leher, tangan, dan kaki,” jelasnya.

IMG-20260406-WA0018
null

Sementara korban lainnya juga mengalami luka bakar dengan tingkat bervariasi. Ada pula yang mengalami luka sobek akibat benturan saat berusaha menyelamatkan diri ketika ledakan terjadi.
Kamaruzaman menuturkan, saat kejadian kondisi rumah makan sebenarnya sudah hampir tutup. Namun karena malam akhir pekan, masih ada beberapa pelanggan yang dilayani.
“Sudah jam sembilan lewat, sebenarnya mau tutup. Tapi karena malam minggu, masih ada tamu, jadi sambil bersih-bersih. Tiba-tiba terjadi ledakan,” ungkapnya.
Akibat kejadian ini, operasional Dapok Ngah Sho terpaksa berhenti total. Selain bangunan yang rusak cukup parah, sebagian besar karyawan inti, termasuk juru masak, turut menjadi korban.
“Ini musibah besar bagi kami. Tempat usaha rusak, karyawan juga kena semua. Sekarang kami fokus dulu ke penyembuhan korban,” katanya.
Diketahui, dari total sembilan karyawan yang ada, tujuh orang menjadi korban dalam insiden tersebut, sementara dua lainnya selamat karena berada di area berbeda saat ledakan terjadi.
Pihak keluarga berharap para korban segera pulih dan usaha yang telah dirintis sejak beberapa tahun terakhir itu bisa kembali bangkit ke depannya. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Damri Pontianak Tanggung Jawab Penuh Kecelakaan Bus Sintang–Pontianak di Penyeladi Sanggau
Senin, 06 April 2026
Artikel Sebelumnya
Damri Pontianak Tanggung Jawab Penuh Kecelakaan Bus Sintang–Pontianak di Penyeladi Sanggau
Senin, 06 April 2026

Berita terkait