Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 02 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, kepedulian terhadap masyarakat, serta percepatan pelaksanaan program pembangunan.
Ajakan tersebut disampaikan Edi usai memimpin apel peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, Pancasila merupakan fondasi utama yang menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia hingga saat ini. Karena itu, setiap ASN dituntut tidak hanya memahami, tetapi juga menjiwai dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas sehari-hari.
"Kita harus bisa menjiwai makna dari Pancasila yang setiap kegiatan upacara kita bacakan. Pancasila yang membuat negara kita sampai saat ini masih bertahan dan bersatu," ujarnya.
Edi mengingatkan bahwa berbagai tantangan global saat ini turut berdampak terhadap pembangunan daerah. Mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meningkatnya harga kebutuhan pokok, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, hingga keterbatasan sumber daya dan anggaran menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Menurutnya, kondisi tersebut berpengaruh terhadap upaya percepatan pembangunan dan pencapaian target yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Ini juga membatasi gerak kita dalam percepatan untuk mencapai visi dan misi yang sudah kita sepakati dalam RPJMD," katanya.
Meski demikian, Edi menegaskan bahwa keterbatasan anggaran dan waktu tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. ASN justru harus semakin kreatif, adaptif, dan fokus memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
"Manfaatkan waktu yang sangat terbatas dan anggaran yang juga sangat terbatas ini untuk seluas-luasnya kesejahteraan masyarakat Kota Pontianak," pesannya.
Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, tekanan ekonomi dapat memicu berbagai persoalan seperti kemiskinan dan meningkatnya angka kriminalitas apabila tidak ditangani secara tepat.
Selain mendorong peningkatan pelayanan dan pembangunan, Edi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keberagaman yang selama ini menjadi kekuatan Kota Pontianak.
Sebagai kota multietnis yang dihuni berbagai suku, agama, dan budaya, Pontianak dinilai memiliki modal sosial yang kuat dalam menjaga persatuan dan keharmonisan.
"Keberagaman merupakan kenyataan yang harus kita jaga toleransinya, harmonisasinya, dan komunikasinya," ucapnya.
Dalam momentum Hari Lahir Pancasila 2026, Edi berharap semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong terus diperkuat sebagai landasan dalam membangun Kota Pontianak yang maju dan sejahtera.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Pontianak juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah ASN yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat Kota Pontianak. (*)
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, kepedulian terhadap masyarakat, serta percepatan pelaksanaan program pembangunan.
Ajakan tersebut disampaikan Edi usai memimpin apel peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, Pancasila merupakan fondasi utama yang menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia hingga saat ini. Karena itu, setiap ASN dituntut tidak hanya memahami, tetapi juga menjiwai dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas sehari-hari.
"Kita harus bisa menjiwai makna dari Pancasila yang setiap kegiatan upacara kita bacakan. Pancasila yang membuat negara kita sampai saat ini masih bertahan dan bersatu," ujarnya.
Edi mengingatkan bahwa berbagai tantangan global saat ini turut berdampak terhadap pembangunan daerah. Mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meningkatnya harga kebutuhan pokok, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, hingga keterbatasan sumber daya dan anggaran menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Menurutnya, kondisi tersebut berpengaruh terhadap upaya percepatan pembangunan dan pencapaian target yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Ini juga membatasi gerak kita dalam percepatan untuk mencapai visi dan misi yang sudah kita sepakati dalam RPJMD," katanya.
Meski demikian, Edi menegaskan bahwa keterbatasan anggaran dan waktu tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. ASN justru harus semakin kreatif, adaptif, dan fokus memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
"Manfaatkan waktu yang sangat terbatas dan anggaran yang juga sangat terbatas ini untuk seluas-luasnya kesejahteraan masyarakat Kota Pontianak," pesannya.
Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, tekanan ekonomi dapat memicu berbagai persoalan seperti kemiskinan dan meningkatnya angka kriminalitas apabila tidak ditangani secara tepat.
Selain mendorong peningkatan pelayanan dan pembangunan, Edi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keberagaman yang selama ini menjadi kekuatan Kota Pontianak.
Sebagai kota multietnis yang dihuni berbagai suku, agama, dan budaya, Pontianak dinilai memiliki modal sosial yang kuat dalam menjaga persatuan dan keharmonisan.
"Keberagaman merupakan kenyataan yang harus kita jaga toleransinya, harmonisasinya, dan komunikasinya," ucapnya.
Dalam momentum Hari Lahir Pancasila 2026, Edi berharap semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong terus diperkuat sebagai landasan dalam membangun Kota Pontianak yang maju dan sejahtera.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Pontianak juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah ASN yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat Kota Pontianak. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini