Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 05 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menegaskan bahwa anak-anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek penting yang harus didengar, dilibatkan, dan diberikan ruang untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
Pernyataan itu disampaikannya saat membuka kegiatan Regenerasi Forum Anak Kota Pontianak Tahun 2026 di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Jumat (5/6/2026).
Menurut Bahasan, regenerasi Forum Anak Kota Pontianak bukan hanya agenda pergantian kepengurusan semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan proses strategis untuk menyiapkan generasi penerus yang memiliki kepedulian sosial, kreativitas, jiwa kepemimpinan, serta semangat berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
“Regenerasi Forum Anak bukan hanya sekadar pergantian kepengurusan, tetapi merupakan proses penting dalam menyiapkan generasi penerus yang memiliki jiwa kepedulian, kreativitas, kepemimpinan, dan semangat partisipasi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Bahasan menjelaskan, negara telah memberikan jaminan kuat terhadap pemenuhan hak anak sebagaimana diatur dalam Pasal 28B Ayat 2 Undang-Undang Dasar 1945. Dalam ketentuan tersebut ditegaskan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang, serta memperoleh perlindungan dari kekerasan maupun diskriminasi.
Karena itu, ia menekankan bahwa seluruh pihak, mulai dari pemerintah, keluarga, masyarakat, dunia pendidikan hingga lingkungan sekitar memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan anak-anak tumbuh secara optimal, aman, sehat, cerdas, dan bahagia.
“Anak bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek penting yang harus dilindungi, didengar suaranya, dan diberikan ruang untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bahasan juga menyoroti pentingnya partisipasi anak dalam berbagai aspek kehidupan. Menurutnya, anak-anak perlu diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan, gagasan, serta aspirasi mereka, terutama terkait kebijakan dan program yang menyangkut kepentingan anak.
“Suara anak harus didengar dan dipertimbangkan dalam setiap kebijakan maupun kegiatan yang menyangkut kepentingan anak. Salah satu wadah partisipasi tersebut adalah Forum Anak,” katanya.
Ia menilai Forum Anak memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan, pengembangan kreativitas, peningkatan kepedulian sosial, hingga pembentukan karakter sejak dini.
Mengusung tema “Bermain dalam Warna, Berkarya untuk Masa Depan”, regenerasi Forum Anak tahun ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan tumbuh kembang anak. Menurut Bahasan, bermain merupakan hak dasar anak yang memiliki peran penting dalam membentuk kreativitas, kecerdasan, kemampuan sosial, serta kesehatan mental.
Sementara itu, makna “warna” mencerminkan keberagaman bakat, ide, budaya, karakter, dan mimpi anak-anak Kota Pontianak yang menjadi sumber lahirnya karya, inovasi, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Bahasan menyebut Kota Pontianak memiliki potensi besar dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Oleh sebab itu, anak-anak harus dipersiapkan menjadi generasi unggul yang sehat, cerdas, berkarakter, toleran, kreatif, dan mampu bersaing di era global maupun digital.
“Pemerintah Kota Pontianak terus berkomitmen mendukung terwujudnya Kota Layak Anak melalui berbagai program pemenuhan hak anak, perlindungan khusus anak, penguatan partisipasi anak, hingga penyediaan ruang-ruang kreatif dan ramah anak,” ungkapnya.
Ia berharap Forum Anak Kota Pontianak dapat terus menjalankan perannya sebagai pelopor dan pelapor. Pelopor dalam menyebarkan pengaruh positif di lingkungan sekitar, sekaligus pelapor ketika menemukan persoalan yang berkaitan dengan hak dan perlindungan anak.
Menutup sambutannya, Bahasan mengajak anak-anak untuk berani bermimpi besar, memanfaatkan teknologi secara positif, serta mengisi masa muda dengan karya, prestasi, kreativitas, dan aktivitas yang bermanfaat.
“Kita ingin anak-anak Pontianak tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, peduli sesama, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menegaskan bahwa anak-anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek penting yang harus didengar, dilibatkan, dan diberikan ruang untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
Pernyataan itu disampaikannya saat membuka kegiatan Regenerasi Forum Anak Kota Pontianak Tahun 2026 di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Jumat (5/6/2026).
Menurut Bahasan, regenerasi Forum Anak Kota Pontianak bukan hanya agenda pergantian kepengurusan semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan proses strategis untuk menyiapkan generasi penerus yang memiliki kepedulian sosial, kreativitas, jiwa kepemimpinan, serta semangat berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
“Regenerasi Forum Anak bukan hanya sekadar pergantian kepengurusan, tetapi merupakan proses penting dalam menyiapkan generasi penerus yang memiliki jiwa kepedulian, kreativitas, kepemimpinan, dan semangat partisipasi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Bahasan menjelaskan, negara telah memberikan jaminan kuat terhadap pemenuhan hak anak sebagaimana diatur dalam Pasal 28B Ayat 2 Undang-Undang Dasar 1945. Dalam ketentuan tersebut ditegaskan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang, serta memperoleh perlindungan dari kekerasan maupun diskriminasi.
Karena itu, ia menekankan bahwa seluruh pihak, mulai dari pemerintah, keluarga, masyarakat, dunia pendidikan hingga lingkungan sekitar memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan anak-anak tumbuh secara optimal, aman, sehat, cerdas, dan bahagia.
“Anak bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek penting yang harus dilindungi, didengar suaranya, dan diberikan ruang untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bahasan juga menyoroti pentingnya partisipasi anak dalam berbagai aspek kehidupan. Menurutnya, anak-anak perlu diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan, gagasan, serta aspirasi mereka, terutama terkait kebijakan dan program yang menyangkut kepentingan anak.
“Suara anak harus didengar dan dipertimbangkan dalam setiap kebijakan maupun kegiatan yang menyangkut kepentingan anak. Salah satu wadah partisipasi tersebut adalah Forum Anak,” katanya.
Ia menilai Forum Anak memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan, pengembangan kreativitas, peningkatan kepedulian sosial, hingga pembentukan karakter sejak dini.
Mengusung tema “Bermain dalam Warna, Berkarya untuk Masa Depan”, regenerasi Forum Anak tahun ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan tumbuh kembang anak. Menurut Bahasan, bermain merupakan hak dasar anak yang memiliki peran penting dalam membentuk kreativitas, kecerdasan, kemampuan sosial, serta kesehatan mental.
Sementara itu, makna “warna” mencerminkan keberagaman bakat, ide, budaya, karakter, dan mimpi anak-anak Kota Pontianak yang menjadi sumber lahirnya karya, inovasi, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Bahasan menyebut Kota Pontianak memiliki potensi besar dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Oleh sebab itu, anak-anak harus dipersiapkan menjadi generasi unggul yang sehat, cerdas, berkarakter, toleran, kreatif, dan mampu bersaing di era global maupun digital.
“Pemerintah Kota Pontianak terus berkomitmen mendukung terwujudnya Kota Layak Anak melalui berbagai program pemenuhan hak anak, perlindungan khusus anak, penguatan partisipasi anak, hingga penyediaan ruang-ruang kreatif dan ramah anak,” ungkapnya.
Ia berharap Forum Anak Kota Pontianak dapat terus menjalankan perannya sebagai pelopor dan pelapor. Pelopor dalam menyebarkan pengaruh positif di lingkungan sekitar, sekaligus pelapor ketika menemukan persoalan yang berkaitan dengan hak dan perlindungan anak.
Menutup sambutannya, Bahasan mengajak anak-anak untuk berani bermimpi besar, memanfaatkan teknologi secara positif, serta mengisi masa muda dengan karya, prestasi, kreativitas, dan aktivitas yang bermanfaat.
“Kita ingin anak-anak Pontianak tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, peduli sesama, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini