Kapuas Hulu    

Cegah DBD, Babinsa dan Puskesmas Lakukan Fogging di SMAN 1 Batang Lupar

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Friday, 05 June 2026
Cegah DBD, Babinsa dan Puskesmas Lakukan Fogging di SMAN 1 Batang Lupar
Babinsa dan Puskesmas Batang Lupar melakukan fogging di SMAN 1 Batang Lupar untuk mencegah penyebaran DBD (Foto: Haq/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan di Kabupaten Kapuas Hulu. Salah satunya melalui kegiatan fogging atau pengasapan yang dilaksanakan di lingkungan SMAN 1 Batang Lupar, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Koramil 1206-03/Batang Lupar, Serka Ukzan Ely, bersama tim kesehatan dari Puskesmas Batang Lupar sebagai langkah antisipatif untuk memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama penyakit DBD.

Pengasapan dilakukan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, mulai dari ruang kelas, selokan, area taman sekolah hingga lingkungan sekitar sekolah.

Serka Ukzan Ely mengatakan, pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian TNI, khususnya jajaran Kodim 1206/Putussibau, terhadap kesehatan masyarakat, termasuk para pelajar yang setiap hari beraktivitas di lingkungan sekolah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran DBD di lingkungan sekolah. Namun demikian, fogging harus dibarengi dengan menjaga kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk agar hasilnya lebih maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, fogging hanya menjadi salah satu upaya pengendalian nyamuk dewasa. Karena itu, langkah pencegahan yang lebih efektif tetap harus dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.

Sementara itu, pihak Puskesmas Batang Lupar mengimbau seluruh warga sekolah untuk konsisten menerapkan gerakan 3M Plus sebagai upaya pencegahan DBD.

Gerakan tersebut meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta melakukan berbagai langkah pencegahan lainnya.

Kepala sekolah bersama dewan guru juga menyampaikan apresiasi kepada Babinsa dan tim Puskesmas Batang Lupar yang telah melaksanakan fogging di lingkungan sekolah.

Mereka berharap kegiatan tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa dalam menjalani proses belajar mengajar, sekaligus mengurangi risiko penyebaran penyakit DBD di lingkungan sekolah.

Kegiatan fogging berlangsung aman, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah maupun masyarakat sekitar sebagai bentuk sinergi bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari ancaman Demam Berdarah Dengue. (Haq)

Artikel Selanjutnya
Bupati Fransiskus Diaan Buka Turnamen Domino ORADO Kapuas Hulu, Jadi Ajang Cari Atlet Berprestasi
Friday, 05 June 2026
Artikel Sebelumnya
Dua Kali Dipenjara Tak Bikin Jera, Pengedar Sabu 6 Kilogram di Pontianak Kembali Diciduk Polisi
Friday, 05 June 2026

Berita terkait