Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 05 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan di Kabupaten Kapuas Hulu. Salah satunya melalui kegiatan fogging atau pengasapan yang dilaksanakan di lingkungan SMAN 1 Batang Lupar, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Koramil 1206-03/Batang Lupar, Serka Ukzan Ely, bersama tim kesehatan dari Puskesmas Batang Lupar sebagai langkah antisipatif untuk memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama penyakit DBD.
Pengasapan dilakukan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, mulai dari ruang kelas, selokan, area taman sekolah hingga lingkungan sekitar sekolah.
Serka Ukzan Ely mengatakan, pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian TNI, khususnya jajaran Kodim 1206/Putussibau, terhadap kesehatan masyarakat, termasuk para pelajar yang setiap hari beraktivitas di lingkungan sekolah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran DBD di lingkungan sekolah. Namun demikian, fogging harus dibarengi dengan menjaga kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk agar hasilnya lebih maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, fogging hanya menjadi salah satu upaya pengendalian nyamuk dewasa. Karena itu, langkah pencegahan yang lebih efektif tetap harus dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.
Sementara itu, pihak Puskesmas Batang Lupar mengimbau seluruh warga sekolah untuk konsisten menerapkan gerakan 3M Plus sebagai upaya pencegahan DBD.
Gerakan tersebut meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta melakukan berbagai langkah pencegahan lainnya.
Kepala sekolah bersama dewan guru juga menyampaikan apresiasi kepada Babinsa dan tim Puskesmas Batang Lupar yang telah melaksanakan fogging di lingkungan sekolah.
Mereka berharap kegiatan tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa dalam menjalani proses belajar mengajar, sekaligus mengurangi risiko penyebaran penyakit DBD di lingkungan sekolah.
Kegiatan fogging berlangsung aman, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah maupun masyarakat sekitar sebagai bentuk sinergi bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari ancaman Demam Berdarah Dengue. (Haq)
KALBARONLINE.com – Upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan di Kabupaten Kapuas Hulu. Salah satunya melalui kegiatan fogging atau pengasapan yang dilaksanakan di lingkungan SMAN 1 Batang Lupar, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Koramil 1206-03/Batang Lupar, Serka Ukzan Ely, bersama tim kesehatan dari Puskesmas Batang Lupar sebagai langkah antisipatif untuk memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama penyakit DBD.
Pengasapan dilakukan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, mulai dari ruang kelas, selokan, area taman sekolah hingga lingkungan sekitar sekolah.
Serka Ukzan Ely mengatakan, pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian TNI, khususnya jajaran Kodim 1206/Putussibau, terhadap kesehatan masyarakat, termasuk para pelajar yang setiap hari beraktivitas di lingkungan sekolah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran DBD di lingkungan sekolah. Namun demikian, fogging harus dibarengi dengan menjaga kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk agar hasilnya lebih maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, fogging hanya menjadi salah satu upaya pengendalian nyamuk dewasa. Karena itu, langkah pencegahan yang lebih efektif tetap harus dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.
Sementara itu, pihak Puskesmas Batang Lupar mengimbau seluruh warga sekolah untuk konsisten menerapkan gerakan 3M Plus sebagai upaya pencegahan DBD.
Gerakan tersebut meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta melakukan berbagai langkah pencegahan lainnya.
Kepala sekolah bersama dewan guru juga menyampaikan apresiasi kepada Babinsa dan tim Puskesmas Batang Lupar yang telah melaksanakan fogging di lingkungan sekolah.
Mereka berharap kegiatan tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa dalam menjalani proses belajar mengajar, sekaligus mengurangi risiko penyebaran penyakit DBD di lingkungan sekolah.
Kegiatan fogging berlangsung aman, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah maupun masyarakat sekitar sebagai bentuk sinergi bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari ancaman Demam Berdarah Dengue. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini