Kapuas Hulu    

Warga Batang Lupar yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Meninggal di Sungai Batang Leboyan

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Sunday, 05 July 2026
Warga Batang Lupar yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Meninggal di Sungai Batang Leboyan
Warga Batang Lupar yang dilaporkan hilang ditemukan meninggal di Sungai Batang Leboyan, Kapuas Hulu, usai pencarian (Foto: Haq/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Personel Polsek Batang Lupar bersama unsur Muspika bergerak cepat menindaklanjuti laporan hilangnya seorang warga Dusun Lubuk Bandung, Desa Sei Ajung, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (4/7/2026).

Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, IPTU Jamali, mengatakan informasi mengenai hilangnya korban diterima anggota Polsek Batang Lupar sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah menerima laporan, personel kepolisian langsung berkoordinasi dengan unsur Muspika Kecamatan Batang Lupar untuk melakukan pencarian dan menuju lokasi kejadian.

Sekitar pukul 10.30 WIB, tim berangkat menggunakan kendaraan roda dua menuju titik keberangkatan. Perjalanan kemudian dilanjutkan sekitar pukul 13.30 WIB menggunakan transportasi air karena lokasi berada di kawasan pedalaman yang belum memiliki akses jalan darat.

Tim akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB. Namun, sebelum rombongan sampai, sekitar pukul 16.15 WIB masyarakat setempat mengabarkan bahwa korban telah ditemukan di aliran Sungai Batang Leboyan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Jabuh, lahir di Lubuk Bandung pada 10 September 1965, beragama Kristen, dan merupakan warga Dusun Lubuk Bandung, Desa Sei Ajung, Kecamatan Batang Lupar.

Dalam penanganan peristiwa tersebut, Polsek Batang Lupar telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari menerima laporan masyarakat, berkoordinasi dengan unsur Muspika, mendatangi lokasi kejadian, hingga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, tokoh masyarakat, dan tokoh adat setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi. Sementara itu, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut dengan ikhlas dan tidak mempermasalahkan kejadian yang menimpa korban.

IPTU Jamali menjelaskan, lokasi penemuan korban berada di aliran Sungai Batang Leboyan yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai. Selain belum memiliki akses jalan darat, kawasan tersebut juga belum terjangkau jaringan telekomunikasi sehingga menjadi tantangan dalam proses pencarian dan penanganan.

Polres Kapuas Hulu melalui Polsek Batang Lupar turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di wilayah sungai maupun kawasan pedalaman agar selalu mengutamakan keselamatan serta segera melaporkan kepada aparat apabila terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. (Haq)

Artikel Selanjutnya
Kapolri Lantik Enam Kapolda Baru, Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar Resmi Pimpin Polda Kalbar
Sunday, 05 July 2026
Artikel Sebelumnya
Padam Listrik di Pontianak, Cafe 3 Senyawa Habiskan 18 Liter Bensin untuk Operasikan Genset
Sunday, 05 July 2026

Berita terkait