Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 14 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Warga Desa Sengkuang Merabong, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengapung di aliran Sungai Jelai, Minggu (14/6/2026) pagi.
Penemuan mayat di Sungai Jelai tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB oleh warga yang hendak memeriksa pukat ikan di sungai. Informasi itu kemudian cepat menyebar dan mengundang perhatian masyarakat yang berdatangan ke lokasi.
Salah seorang warga, Dicky, mengatakan saat ditemukan korban berada dalam posisi telungkup dan hanya mengenakan celana dalam. Kondisi jasad juga sudah mengalami pembengkakan.
“Belum diketahui identitasnya. Kami khawatir korban bukan warga sekitar karena tidak ada yang mengenalinya,” ujar Dicky.
Menurutnya, informasi terkait penemuan mayat tanpa identitas itu telah disebarluaskan ke sejumlah desa dan permukiman di wilayah Kecamatan Manis Mata. Namun hingga kini belum ada keluarga maupun warga yang datang untuk mengenali korban.
Sementara itu, Kapolsek Manis Mata IPTU Meinardus Yudiansyah membenarkan adanya temuan jasad tersebut. Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Manis Mata bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Manis Mata langsung menuju lokasi kejadian.
“Benar terjadi penemuan mayat di aliran Sungai Jelai tepatnya di Desa Sengkuang Merabong, Kecamatan Manis Mata. Saat ini personel sedang menuju lokasi bersama tim tenaga kesehatan Puskesmas Manis Mata. Untuk perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kembali,” kata Meinardus.
Hingga pukul 09.30 WIB, jasad korban masih berada di lokasi sambil menunggu proses evakuasi dan pemeriksaan awal oleh petugas.
Kasus penemuan mayat pria tanpa identitas di Ketapang itu kini dalam penanganan kepolisian. Aparat akan melakukan proses identifikasi korban sekaligus menyelidiki penyebab kematiannya.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera berkoordinasi dengan pihak berwenang guna membantu proses identifikasi korban. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Warga Desa Sengkuang Merabong, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengapung di aliran Sungai Jelai, Minggu (14/6/2026) pagi.
Penemuan mayat di Sungai Jelai tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB oleh warga yang hendak memeriksa pukat ikan di sungai. Informasi itu kemudian cepat menyebar dan mengundang perhatian masyarakat yang berdatangan ke lokasi.
Salah seorang warga, Dicky, mengatakan saat ditemukan korban berada dalam posisi telungkup dan hanya mengenakan celana dalam. Kondisi jasad juga sudah mengalami pembengkakan.
“Belum diketahui identitasnya. Kami khawatir korban bukan warga sekitar karena tidak ada yang mengenalinya,” ujar Dicky.
Menurutnya, informasi terkait penemuan mayat tanpa identitas itu telah disebarluaskan ke sejumlah desa dan permukiman di wilayah Kecamatan Manis Mata. Namun hingga kini belum ada keluarga maupun warga yang datang untuk mengenali korban.
Sementara itu, Kapolsek Manis Mata IPTU Meinardus Yudiansyah membenarkan adanya temuan jasad tersebut. Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Manis Mata bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Manis Mata langsung menuju lokasi kejadian.
“Benar terjadi penemuan mayat di aliran Sungai Jelai tepatnya di Desa Sengkuang Merabong, Kecamatan Manis Mata. Saat ini personel sedang menuju lokasi bersama tim tenaga kesehatan Puskesmas Manis Mata. Untuk perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kembali,” kata Meinardus.
Hingga pukul 09.30 WIB, jasad korban masih berada di lokasi sambil menunggu proses evakuasi dan pemeriksaan awal oleh petugas.
Kasus penemuan mayat pria tanpa identitas di Ketapang itu kini dalam penanganan kepolisian. Aparat akan melakukan proses identifikasi korban sekaligus menyelidiki penyebab kematiannya.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera berkoordinasi dengan pihak berwenang guna membantu proses identifikasi korban. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini