Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 14 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Jembatan Benipis Dua di Dusun Teluk Parak, Desa Pangkalan Teluk, Kecamatan Nanga Tayap, kini kembali fungsional dan aman dilalui masyarakat setelah dilakukan perbaikan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan pihak perusahaan.
Kondisi terbaru jembatan tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat perjalanan pulang dari kunjungan kerja di Kecamatan Simpang Hulu melalui jalur tengah Penjawaan–Pangkalan Teluk–Simpang Tiga Sembelangaan.
Menurut Alexander, perbaikan Jembatan Benipis Dua menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha mampu menghadirkan solusi cepat terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur di wilayah pedalaman dan perbatasan.
“Beberapa waktu lalu kondisi jembatan ini menjadi perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan. Hari ini kita bisa melihat sendiri bahwa jembatan sudah kembali fungsional. Ini adalah hasil gerak cepat pemerintah daerah yang berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan mendapat respons positif melalui program CSR,” ujar Alexander.
Ia menjelaskan, perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat darurat untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan lancar. Namun, Pemkab Ketapang tidak ingin berhenti pada tahap tersebut.
Alexander mengatakan, pemerintah daerah tengah menyiapkan sejumlah skema pembiayaan untuk menjamin keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kualitas Jembatan Benipis Dua di masa mendatang.
“Kami tidak ingin berhenti pada perbaikan sementara. Karena itu, pemerintah daerah sedang menyiapkan beberapa skema pembiayaan, mulai dari pengusulan melalui RAPBD 2027, kerja sama pembangunan dengan TNI, hingga pengajuan bantuan melalui program Inpres Jalan Daerah Tahun Anggaran 2026,” katanya.
Selain fokus pada Jembatan Benipis Dua, Pemkab Ketapang juga berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan Jalur Tengah Ketapang yang selama ini menjadi akses penting bagi masyarakat.
Ruas jalan Sumber Periangan–Tanjung Medan–Sandai disebut menjadi salah satu prioritas pembangunan yang akan mendapat perhatian pada tahun mendatang.
“Jalur Tengah merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Karena itu, peningkatan jalan, pengaspalan, dan penguatan jembatan di kawasan ini akan terus kami dorong agar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil ekonomi semakin lancar,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Alexander juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan Kepala Desa, para Kepala Dusun, tokoh masyarakat, serta kaum ibu di Desa Pangkalan Teluk. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan yang kemudian ditutup dengan makan siang bersama warga.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur fisik, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pada akhirnya, setiap pembangunan yang kita lakukan harus bermuara pada kemudahan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat. Kebersamaan dengan warga hari ini menjadi pengingat bahwa tujuan utama pembangunan adalah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Jembatan Benipis Dua di Dusun Teluk Parak, Desa Pangkalan Teluk, Kecamatan Nanga Tayap, kini kembali fungsional dan aman dilalui masyarakat setelah dilakukan perbaikan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan pihak perusahaan.
Kondisi terbaru jembatan tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat perjalanan pulang dari kunjungan kerja di Kecamatan Simpang Hulu melalui jalur tengah Penjawaan–Pangkalan Teluk–Simpang Tiga Sembelangaan.
Menurut Alexander, perbaikan Jembatan Benipis Dua menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha mampu menghadirkan solusi cepat terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur di wilayah pedalaman dan perbatasan.
“Beberapa waktu lalu kondisi jembatan ini menjadi perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan. Hari ini kita bisa melihat sendiri bahwa jembatan sudah kembali fungsional. Ini adalah hasil gerak cepat pemerintah daerah yang berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan mendapat respons positif melalui program CSR,” ujar Alexander.
Ia menjelaskan, perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat darurat untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan lancar. Namun, Pemkab Ketapang tidak ingin berhenti pada tahap tersebut.
Alexander mengatakan, pemerintah daerah tengah menyiapkan sejumlah skema pembiayaan untuk menjamin keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kualitas Jembatan Benipis Dua di masa mendatang.
“Kami tidak ingin berhenti pada perbaikan sementara. Karena itu, pemerintah daerah sedang menyiapkan beberapa skema pembiayaan, mulai dari pengusulan melalui RAPBD 2027, kerja sama pembangunan dengan TNI, hingga pengajuan bantuan melalui program Inpres Jalan Daerah Tahun Anggaran 2026,” katanya.
Selain fokus pada Jembatan Benipis Dua, Pemkab Ketapang juga berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan Jalur Tengah Ketapang yang selama ini menjadi akses penting bagi masyarakat.
Ruas jalan Sumber Periangan–Tanjung Medan–Sandai disebut menjadi salah satu prioritas pembangunan yang akan mendapat perhatian pada tahun mendatang.
“Jalur Tengah merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Karena itu, peningkatan jalan, pengaspalan, dan penguatan jembatan di kawasan ini akan terus kami dorong agar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil ekonomi semakin lancar,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Alexander juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan Kepala Desa, para Kepala Dusun, tokoh masyarakat, serta kaum ibu di Desa Pangkalan Teluk. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan yang kemudian ditutup dengan makan siang bersama warga.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur fisik, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pada akhirnya, setiap pembangunan yang kita lakukan harus bermuara pada kemudahan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat. Kebersamaan dengan warga hari ini menjadi pengingat bahwa tujuan utama pembangunan adalah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini