Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 19 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat XIV yang akan digelar pada 7-14 November 2026 mulai menjadi perhatian seluruh kabupaten dan kota di Kalbar. Ajang olahraga empat tahunan yang diikuti 14 kabupaten/kota itu menjadi momentum penting bagi daerah untuk mengukur prestasi atlet sekaligus menunjukkan hasil pembinaan olahraga yang telah dilakukan.
Setiap daerah melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kini mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari administrasi, sarana dan prasarana pendukung, anggaran, hingga pembinaan atlet melalui pengurus cabang olahraga (cabor).
Berdasarkan hasil Rapat Kerja KONI Kalimantan Barat yang digelar di Pontianak beberapa waktu lalu, salah satu keputusan penting yang ditetapkan adalah pelaksanaan Porprov Kalbar XIV pada 7 hingga 14 November 2026.
Menanggapi persiapan Kabupaten Kapuas Hulu menghadapi ajang tersebut, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengakui masih terdapat tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.
Meski demikian, ia memastikan pembinaan atlet yang dilakukan KONI Kapuas Hulu melalui masing-masing cabang olahraga tetap dapat berjalan.
"Untuk mendukung Porprov Kalbar XIV yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 sampai dengan 14 November 2026 ini, tentu persiapan dari KONI sendiri dalam pembinaan atlet melalui Pengkab Cabor itu sudah bisa berjalan. Tetapi kita juga masih ada kendala efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat," ungkap Fransiskus Diaan saat ditemui wartawan di Gedung Pelayanan Satu Atap Kantor Bupati Kapuas Hulu, Jumat (19/6/2026).
Menurut Fransiskus, kebijakan efisiensi anggaran tidak hanya dirasakan Kabupaten Kapuas Hulu, tetapi juga hampir seluruh daerah di Indonesia.
Meski begitu, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu tetap berupaya memberikan dukungan terhadap keikutsertaan kontingen daerah pada Porprov Kalbar XIV.
"Terkait Porprov XIV, tim anggaran akan mengkaji kembali usulan dari KONI Kapuas Hulu. Kalau memungkinkan, anggaran untuk mendukung keikutsertaan Kapuas Hulu pada Porprov nanti bisa ditambah," ujarnya.
Ia berharap KONI Kapuas Hulu dapat memahami kondisi fiskal daerah saat ini. Namun demikian, pemerintah tetap menempatkan Porprov sebagai salah satu agenda penting yang perlu mendapatkan perhatian.
Menurutnya, keikutsertaan dalam Porprov membutuhkan dukungan anggaran yang tidak sedikit karena melibatkan atlet, pelatih, official, hingga panitia pendukung.
"Dengan adanya efisiensi anggaran, kita berharap KONI Kapuas Hulu bisa memahami. Tetapi untuk Porprov, tim anggaran akan mengkaji kembali. Karena Porprov banyak membawa atlet dan panitia, anggarannya harus berimbang. Kalau ada anggaran tentu bisa kita bantu untuk kegiatan Porprov itu, dan Insya Allah Kapuas Hulu siap ikut Porprov," tegas Fransiskus.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif bagi dunia olahraga Kapuas Hulu. Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung atlet-atlet terbaik daerah agar dapat tampil dan bersaing pada Porprov Kalbar XIV tahun 2026. (Haq)
KALBARONLINE.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat XIV yang akan digelar pada 7-14 November 2026 mulai menjadi perhatian seluruh kabupaten dan kota di Kalbar. Ajang olahraga empat tahunan yang diikuti 14 kabupaten/kota itu menjadi momentum penting bagi daerah untuk mengukur prestasi atlet sekaligus menunjukkan hasil pembinaan olahraga yang telah dilakukan.
Setiap daerah melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kini mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari administrasi, sarana dan prasarana pendukung, anggaran, hingga pembinaan atlet melalui pengurus cabang olahraga (cabor).
Berdasarkan hasil Rapat Kerja KONI Kalimantan Barat yang digelar di Pontianak beberapa waktu lalu, salah satu keputusan penting yang ditetapkan adalah pelaksanaan Porprov Kalbar XIV pada 7 hingga 14 November 2026.
Menanggapi persiapan Kabupaten Kapuas Hulu menghadapi ajang tersebut, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengakui masih terdapat tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.
Meski demikian, ia memastikan pembinaan atlet yang dilakukan KONI Kapuas Hulu melalui masing-masing cabang olahraga tetap dapat berjalan.
"Untuk mendukung Porprov Kalbar XIV yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 sampai dengan 14 November 2026 ini, tentu persiapan dari KONI sendiri dalam pembinaan atlet melalui Pengkab Cabor itu sudah bisa berjalan. Tetapi kita juga masih ada kendala efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat," ungkap Fransiskus Diaan saat ditemui wartawan di Gedung Pelayanan Satu Atap Kantor Bupati Kapuas Hulu, Jumat (19/6/2026).
Menurut Fransiskus, kebijakan efisiensi anggaran tidak hanya dirasakan Kabupaten Kapuas Hulu, tetapi juga hampir seluruh daerah di Indonesia.
Meski begitu, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu tetap berupaya memberikan dukungan terhadap keikutsertaan kontingen daerah pada Porprov Kalbar XIV.
"Terkait Porprov XIV, tim anggaran akan mengkaji kembali usulan dari KONI Kapuas Hulu. Kalau memungkinkan, anggaran untuk mendukung keikutsertaan Kapuas Hulu pada Porprov nanti bisa ditambah," ujarnya.
Ia berharap KONI Kapuas Hulu dapat memahami kondisi fiskal daerah saat ini. Namun demikian, pemerintah tetap menempatkan Porprov sebagai salah satu agenda penting yang perlu mendapatkan perhatian.
Menurutnya, keikutsertaan dalam Porprov membutuhkan dukungan anggaran yang tidak sedikit karena melibatkan atlet, pelatih, official, hingga panitia pendukung.
"Dengan adanya efisiensi anggaran, kita berharap KONI Kapuas Hulu bisa memahami. Tetapi untuk Porprov, tim anggaran akan mengkaji kembali. Karena Porprov banyak membawa atlet dan panitia, anggarannya harus berimbang. Kalau ada anggaran tentu bisa kita bantu untuk kegiatan Porprov itu, dan Insya Allah Kapuas Hulu siap ikut Porprov," tegas Fransiskus.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif bagi dunia olahraga Kapuas Hulu. Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung atlet-atlet terbaik daerah agar dapat tampil dan bersaing pada Porprov Kalbar XIV tahun 2026. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini