Ketapang    

Listrik PLN Resmi Masuk Desa Pangkalan Batu, Bupati Ketapang Sebut Awal Kemajuan Wilayah Pedalaman

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 24 June 2026
Listrik PLN Resmi Masuk Desa Pangkalan Batu, Bupati Ketapang Sebut Awal Kemajuan Wilayah Pedalaman
PLN resmi mengaliri listrik Desa Pangkalan Batu. Bupati Ketapang menyebutnya sebagai awal kemajuan wilayah pedalaman (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Masyarakat Desa Pangkalan Batu, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, merasakan kebahagiaan ganda saat perayaan Gawai Adat Sapat Taun bertepatan dengan peresmian jaringan listrik melalui program PLN Listrik Desa (Lisdes), Senin (22/6/2026).

Peresmian tersebut menjadi tonggak penting bagi warga yang selama bertahun-tahun menantikan akses listrik. Kini jaringan interkoneksi PLN telah tersambung mulai dari Sungai Gantang, Kedondong, Pangkalan Batu, Sungai Jelayan di Kecamatan Kendawangan hingga Desa Randai, Kecamatan Marau.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan hadirnya listrik di wilayah pedalaman merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Peresmian hari ini adalah bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan dasar bagi masyarakat. Target besar kita, pada tahun 2029 seluruh desa di Kabupaten Ketapang sudah harus teraliri listrik secara merata tanpa terkecuali," ujar Alexander Wilyo.

Ia menjelaskan, pembangunan jaringan listrik tersebut merupakan hasil koordinasi dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat sejak akhir 2025. Upaya itu dilakukan melalui penyampaian surat kepada Direktur Utama PLN serta audiensi dengan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM guna mempercepat program elektrifikasi di wilayah pedalaman Ketapang.

Peresmian yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Pasir Putih itu turut dihadiri Manajer PLN Kabupaten Ketapang, Forkopimcam Kendawangan, Dewan Adat Dayak, Kepala Desa Pangkalan Batu Mansyur, serta Ketua Panitia Gawai sekaligus Damung Adat, Alberto Anyab.

Menurut Alexander, kehadiran listrik tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pelayanan publik di desa.

"Listrik bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang usaha baru, meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat, mendukung anak-anak belajar pada malam hari, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan administrasi pemerintahan desa," katanya.

Ia juga menilai kemajuan pembangunan dapat berjalan selaras dengan pelestarian budaya lokal. Hal tersebut tercermin dari pelaksanaan Gawai Adat Sapat Taun yang tetap berlangsung meriah bersamaan dengan momentum masuknya listrik ke Desa Pangkalan Batu.

Usai prosesi peresmian, masyarakat disuguhi pertunjukan tari adat dan hiburan musik yang semakin menyemarakkan perayaan.

Bupati turut mengajak seluruh masyarakat menjaga infrastruktur kelistrikan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

"Saya berharap seluruh masyarakat ikut menjaga jaringan listrik ini. Mari kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendorong kemajuan desa dan mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju, mandiri, serta berkeadilan," pungkasnya. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Bupati Ketapang Terbitkan Edaran, ASN hingga Hotel Diminta Beralih ke LPG Non-Subsidi
Wednesday, 24 June 2026
Artikel Sebelumnya
Edi Rusdi Kamtono Curhat ke Komisi II DPR RI, Soroti Kekurangan ASN hingga Menyusutnya PAD Pontianak
Wednesday, 24 June 2026

Berita terkait