Pontianak    

Hari Pertama SPMB, Pendaftar Jalur Domisili SMAN 1 Pontianak Tembus 297 Orang, Kuota Hanya 145 Kursi

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 01 July 2026
Hari Pertama SPMB, Pendaftar Jalur Domisili SMAN 1 Pontianak Tembus 297 Orang, Kuota Hanya 145 Kursi
Hari pertama SPMB 2026, pendaftar Jalur Domisili SMAN 1 Pontianak mencapai 297 orang, sementara kuota hanya 145 kursi (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Antusiasme masyarakat pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027 jenjang SMA Negeri di Kalimantan Barat terlihat tinggi. Memasuki hari pertama pendaftaran Jalur Domisili, Selasa (30/6/2026), jumlah pendaftar di SMAN 1 Pontianak sudah jauh melampaui kuota yang tersedia.

Hingga pukul 11.45 WIB, sebanyak 297 calon peserta didik tercatat telah mendaftar melalui Jalur Domisili SMAN 1 Pontianak, sementara kuota yang disediakan hanya sekitar 145 kursi.

Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, mengatakan sekolah juga membuka posko layanan pengaduan untuk membantu calon peserta didik maupun orang tua yang mengalami kendala selama proses pendaftaran.

"Untuk SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 kami telah melaksanakan pendaftaran jalur mutasi orang tua, afirmasi, dan disabilitas. Hari ini merupakan hari pertama pembukaan Jalur Domisili yang berlangsung mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2026," kata Indang.

Ia menjelaskan, sejumlah petugas disiagakan di meja pelayanan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat, mulai dari konsultasi hingga membantu mengatasi persoalan teknis selama proses pendaftaran.

"Animo masyarakat luar biasa. Sampai siang ini pukul 11.45 WIB sudah ada 297 siswa yang terdaftar di sistem untuk Jalur Domisili," ujarnya.

Indang mengungkapkan, daya tampung SMAN 1 Pontianak pada Tahun Ajaran 2026/2027 mencapai 432 siswa yang terbagi ke dalam 12 rombongan belajar.

Dari jumlah tersebut, enam kursi dialokasikan untuk Program ADEM 3T dan empat kursi bagi anak guru. Dengan demikian, kuota yang diperebutkan melalui jalur reguler berjumlah 422 siswa.

Sesuai ketentuan SPMB 2026/2027, kuota penerimaan dibagi menjadi 30 persen Jalur Afirmasi, 5 persen Jalur Mutasi Orang Tua, 35 persen Jalur Domisili, dan 30 persen Jalur Prestasi.

"Untuk Jalur Domisili, kuotanya sebesar 35 persen atau sekitar 145 siswa," jelasnya.

Indang juga mengungkapkan kuota Jalur Afirmasi di SMAN 1 Pontianak belum terpenuhi. Dari total alokasi yang tersedia, baru 91 siswa yang mendaftar sehingga masih tersisa sekitar 35 kursi.

Sesuai mekanisme SPMB, sisa kuota tersebut nantinya akan otomatis dialihkan ke Jalur Prestasi.

"Kalau kuota Jalur Afirmasi tidak terpenuhi, sistem otomatis mengalihkan sisa kuota ke Jalur Prestasi. Hal yang sama juga berlaku apabila nantinya kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi," katanya.

Sementara itu, salah seorang orang tua calon peserta didik, Martina, mengaku mendatangi posko layanan karena mengalami kendala saat mengakses akun SPMB milik putrinya, Aprilia.

Ia mengatakan anaknya memilih SMAN 1 Pontianak sebagai pilihan pertama, kemudian SMAN 7 Pontianak dan SMAN 10 Pontianak sebagai pilihan berikutnya.

"Kendalanya akun anak saya belum aktif karena ada salah ketik saat membuat akun. Sekarang sedang dibantu petugas untuk memperbaikinya. Selain itu tidak ada kendala," ujar Martina.

Pendaftaran Jalur Domisili SPMB 2026/2027 berlangsung hingga 2 Juli 2026. Selanjutnya akan memasuki masa sanggah pada 3–6 Juli, pengumuman hasil seleksi pada 7 Juli, serta daftar ulang bagi peserta yang dinyatakan lolos pada 8–9 Juli. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Fransiskus Diaan Tegaskan Stabilitas Keamanan Jadi Fondasi Pembangunan Kapuas Hulu
Wednesday, 01 July 2026
Artikel Sebelumnya
Kapolda Kalbar: Polri untuk Masyarakat Bukan Sekadar Slogan, Tapi Komitmen Pengabdian
Wednesday, 01 July 2026

Berita terkait