Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 16 July 2026 |
KALBARONLINE.com – SMP Negeri 9 Ketapang masih belum memenuhi kuota penerimaan peserta didik baru pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Dari total kuota 64 siswa yang disediakan dalam dua rombongan belajar (rombel), hingga kini baru 27 siswa yang diterima.
Ketua Panitia SPMB SMPN 9 Ketapang, Febry Putra Utama, mengatakan belum terpenuhinya kuota tersebut dipengaruhi minimnya jumlah sekolah dasar (SD) yang menjadi sumber calon peserta didik.
"Kuota penerimaan siswa baru sebanyak 64 orang dengan dua rombel. Sekarang yang diterima baru 27 siswa, karena SD penyokongnya hanya satu dan itu pun terbagi dua," ujar Febry, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, mayoritas siswa yang bersekolah di SMPN 9 Ketapang merupakan anak-anak yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah. Kondisi tersebut membuat jumlah pendaftar setiap tahun tidak mengalami peningkatan yang signifikan.
"Mayoritas siswa di sini memang masyarakat sekitar," katanya.
Febry mengungkapkan, selama dua tahun bertugas di SMPN 9 Ketapang, kuota penerimaan siswa baru belum pernah terpenuhi.
Meski masih berpeluang menerima limpahan calon siswa dari sekolah lain, letak sekolah yang berada di bagian ujung Kecamatan Delta Pawan menjadi salah satu tantangan.
Menurutnya, banyak orang tua lebih memilih menyekolahkan anak ke SMP lain yang lokasinya lebih dekat dan mudah dijangkau.
"Memang ada kemungkinan menerima limpahan dari sekolah lain, tetapi karena letak sekolah cukup jauh, orang tua cenderung memilih sekolah yang lebih dekat," tutupnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – SMP Negeri 9 Ketapang masih belum memenuhi kuota penerimaan peserta didik baru pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Dari total kuota 64 siswa yang disediakan dalam dua rombongan belajar (rombel), hingga kini baru 27 siswa yang diterima.
Ketua Panitia SPMB SMPN 9 Ketapang, Febry Putra Utama, mengatakan belum terpenuhinya kuota tersebut dipengaruhi minimnya jumlah sekolah dasar (SD) yang menjadi sumber calon peserta didik.
"Kuota penerimaan siswa baru sebanyak 64 orang dengan dua rombel. Sekarang yang diterima baru 27 siswa, karena SD penyokongnya hanya satu dan itu pun terbagi dua," ujar Febry, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, mayoritas siswa yang bersekolah di SMPN 9 Ketapang merupakan anak-anak yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah. Kondisi tersebut membuat jumlah pendaftar setiap tahun tidak mengalami peningkatan yang signifikan.
"Mayoritas siswa di sini memang masyarakat sekitar," katanya.
Febry mengungkapkan, selama dua tahun bertugas di SMPN 9 Ketapang, kuota penerimaan siswa baru belum pernah terpenuhi.
Meski masih berpeluang menerima limpahan calon siswa dari sekolah lain, letak sekolah yang berada di bagian ujung Kecamatan Delta Pawan menjadi salah satu tantangan.
Menurutnya, banyak orang tua lebih memilih menyekolahkan anak ke SMP lain yang lokasinya lebih dekat dan mudah dijangkau.
"Memang ada kemungkinan menerima limpahan dari sekolah lain, tetapi karena letak sekolah cukup jauh, orang tua cenderung memilih sekolah yang lebih dekat," tutupnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini