Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 16 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang terus berupaya memperkuat ketahanan energi dengan memperjuangkan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, sekaligus mendorong peningkatan infrastruktur distribusi energi di daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat melakukan audiensi dengan PT Pertamina Patra Niaga di Kantor Sales Area Retail Kalimantan Barat, Pontianak, Kamis (16/7/2026).
Rombongan Pemerintah Kabupaten Ketapang diterima langsung oleh Sales Area Manager Kalimantan Barat PT Pertamina Patra Niaga, Widhi Tri Adhi Hidayat.
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas sejumlah langkah strategis untuk menjaga kelancaran distribusi serta memastikan ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat Kabupaten Ketapang.
Alexander mengatakan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap realisasi penyaluran BBM dan LPG sebagai dasar untuk mengajukan penambahan kuota kepada pemerintah pusat.
"Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar bagi kami untuk mengusulkan penambahan kuota BBM dan LPG kepada Kementerian ESDM maupun BPH Migas agar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat Kabupaten Ketapang," ujarnya.
Selain mengusulkan tambahan kuota, Pemkab Ketapang juga mendorong pembangunan SPBU 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di sejumlah wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan BBM.
Menurut Alexander, keberadaan SPBU 3T akan memperluas jangkauan distribusi energi sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di daerah.
Perhatian juga diberikan kepada sektor perikanan. Pemkab Ketapang berencana mengusulkan penambahan kuota BBM untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) guna mendukung aktivitas para nelayan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mengusulkan peningkatan kapasitas tangki penyimpanan BBM serta pembangunan fasilitas Jobber BBM baru guna memperkuat sistem distribusi dan menjaga keandalan pasokan energi di Ketapang.
Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga mengapresiasi kunjungan Pemerintah Kabupaten Ketapang dan menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan penyaluran BBM dan LPG.
Pertamina juga memastikan akan terus melakukan berbagai langkah mitigasi agar distribusi energi tetap berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Alexander turut mengapresiasi komitmen Pertamina dalam menjaga pasokan energi di Kabupaten Ketapang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina perlu terus diperkuat demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Kami akan terus memperjuangkan penambahan kuota BBM dan LPG, pembangunan SPBU 3T, penambahan kuota SPBUN untuk nelayan, serta peningkatan kapasitas distribusi BBM di Kabupaten Ketapang. Ini merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat memperoleh akses energi yang mudah, merata, dan berkelanjutan," tegasnya.
Bupati juga mengimbau masyarakat menggunakan BBM dan LPG sesuai peruntukannya. Ia meminta para pengecer menjual BBM dan LPG dengan harga yang wajar serta tidak mengambil keuntungan secara berlebihan.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Ketapang dan PT Pertamina Patra Niaga sepakat memperkuat koordinasi, pemantauan, dan evaluasi distribusi BBM serta LPG agar penyaluran energi di Kabupaten Ketapang semakin andal, merata, dan berkelanjutan. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang terus berupaya memperkuat ketahanan energi dengan memperjuangkan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, sekaligus mendorong peningkatan infrastruktur distribusi energi di daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat melakukan audiensi dengan PT Pertamina Patra Niaga di Kantor Sales Area Retail Kalimantan Barat, Pontianak, Kamis (16/7/2026).
Rombongan Pemerintah Kabupaten Ketapang diterima langsung oleh Sales Area Manager Kalimantan Barat PT Pertamina Patra Niaga, Widhi Tri Adhi Hidayat.
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas sejumlah langkah strategis untuk menjaga kelancaran distribusi serta memastikan ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat Kabupaten Ketapang.
Alexander mengatakan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap realisasi penyaluran BBM dan LPG sebagai dasar untuk mengajukan penambahan kuota kepada pemerintah pusat.
"Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar bagi kami untuk mengusulkan penambahan kuota BBM dan LPG kepada Kementerian ESDM maupun BPH Migas agar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat Kabupaten Ketapang," ujarnya.
Selain mengusulkan tambahan kuota, Pemkab Ketapang juga mendorong pembangunan SPBU 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di sejumlah wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan BBM.
Menurut Alexander, keberadaan SPBU 3T akan memperluas jangkauan distribusi energi sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di daerah.
Perhatian juga diberikan kepada sektor perikanan. Pemkab Ketapang berencana mengusulkan penambahan kuota BBM untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) guna mendukung aktivitas para nelayan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mengusulkan peningkatan kapasitas tangki penyimpanan BBM serta pembangunan fasilitas Jobber BBM baru guna memperkuat sistem distribusi dan menjaga keandalan pasokan energi di Ketapang.
Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga mengapresiasi kunjungan Pemerintah Kabupaten Ketapang dan menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan penyaluran BBM dan LPG.
Pertamina juga memastikan akan terus melakukan berbagai langkah mitigasi agar distribusi energi tetap berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Alexander turut mengapresiasi komitmen Pertamina dalam menjaga pasokan energi di Kabupaten Ketapang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina perlu terus diperkuat demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Kami akan terus memperjuangkan penambahan kuota BBM dan LPG, pembangunan SPBU 3T, penambahan kuota SPBUN untuk nelayan, serta peningkatan kapasitas distribusi BBM di Kabupaten Ketapang. Ini merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat memperoleh akses energi yang mudah, merata, dan berkelanjutan," tegasnya.
Bupati juga mengimbau masyarakat menggunakan BBM dan LPG sesuai peruntukannya. Ia meminta para pengecer menjual BBM dan LPG dengan harga yang wajar serta tidak mengambil keuntungan secara berlebihan.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Ketapang dan PT Pertamina Patra Niaga sepakat memperkuat koordinasi, pemantauan, dan evaluasi distribusi BBM serta LPG agar penyaluran energi di Kabupaten Ketapang semakin andal, merata, dan berkelanjutan. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini