Ketapang    

Pasokan BBM di Ketapang Masih Aman, Sejumlah SPBU Alami Penyesuaian Kuota Solar

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 16 June 2026
Pasokan BBM di Ketapang Masih Aman, Sejumlah SPBU Alami Penyesuaian Kuota Solar
Pasokan BBM di Ketapang masih aman meski sejumlah SPBU mengalami pengurangan kuota solar subsidi dari Pertamina (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Ketapang masih dalam kondisi aman meski sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengalami penyesuaian kuota pasokan, terutama untuk BBM subsidi jenis solar.

Sejumlah pengelola SPBU menyebut distribusi BBM dari Pertamina hingga saat ini masih berjalan normal. Namun, terdapat perbedaan alokasi pasokan di beberapa SPBU. Sebagian masih menerima kuota sesuai ketentuan, sementara sebagian lainnya mengalami pengurangan, khususnya untuk solar subsidi.

Bagian Penjualan SPBU Ketapang Mandiri di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Delta Pawan, Wanda, memastikan stok BBM di SPBU yang dikelolanya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Untuk minyak aman, stok masih banyak. Untuk di Ketapang Mandiri belum ada pemotongan kuota dari Pertamina, meskipun di beberapa SPBU lain ada pengurangan," ujar Wanda, Selasa (16/6/2026).

Ia menjelaskan, SPBU Ketapang Mandiri menerima pasokan Pertalite sebanyak 312 kiloliter (KL) setiap bulan. Pasokan tersebut disalurkan secara bertahap melalui 41 kali pengiriman dalam sebulan, dengan volume pengiriman berkisar antara 8 hingga 16 KL pada setiap pengisian.

"Dalam satu bulan kami mendapat kiriman 312 kiloliter Pertalite yang dibagi dalam 41 kali pengiriman. Pengiriman dilakukan hampir setiap hari kecuali Minggu," jelasnya.

Menurut Wanda, antrean kendaraan yang terjadi di SPBU masih berada dalam kondisi normal dan tidak disebabkan oleh kelangkaan BBM.

"Kalau antrean memang kadang cukup panjang, tetapi itu masih kondisi yang biasa dan stok tetap tersedia," tambahnya.

Sementara itu, salah satu SPBU di wilayah Desa Baru, Kecamatan Benua Kayong, mengaku mengalami pengurangan kuota BBM subsidi jenis solar dari Pertamina. Pengurangan tersebut mencapai enam tangki dalam satu bulan.

"BBM subsidi jenis solar kami dipotong enam tangki dalam satu bulan. Satu tangki berisi 8 kiloliter, sehingga total pengurangan mencapai sekitar 48 kiloliter per bulan," ungkap seorang pekerja SPBU setempat.

Meski terdapat penyesuaian alokasi di beberapa titik, pasokan BBM di Kabupaten Ketapang secara umum masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Pengelola SPBU juga terus melakukan pengaturan distribusi agar pelayanan kepada konsumen tetap berjalan lancar dan ketersediaan BBM tetap terjaga.

Artikel Selanjutnya
Banyak Taman Kota Dikeluhkan Warga, Pemkot Pontianak Siapkan Anggaran Perbaikan pada 2027
Tuesday, 16 June 2026
Artikel Sebelumnya
Rumah Warga di Sungai Kakap Ludes Terbakar, Polisi Duga Korsleting Kabel Kulkas Jadi Penyebab
Tuesday, 16 June 2026

Berita terkait