Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 16 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Ketapang masih dalam kondisi aman meski sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengalami penyesuaian kuota pasokan, terutama untuk BBM subsidi jenis solar.
Sejumlah pengelola SPBU menyebut distribusi BBM dari Pertamina hingga saat ini masih berjalan normal. Namun, terdapat perbedaan alokasi pasokan di beberapa SPBU. Sebagian masih menerima kuota sesuai ketentuan, sementara sebagian lainnya mengalami pengurangan, khususnya untuk solar subsidi.
Bagian Penjualan SPBU Ketapang Mandiri di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Delta Pawan, Wanda, memastikan stok BBM di SPBU yang dikelolanya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Untuk minyak aman, stok masih banyak. Untuk di Ketapang Mandiri belum ada pemotongan kuota dari Pertamina, meskipun di beberapa SPBU lain ada pengurangan," ujar Wanda, Selasa (16/6/2026).
Ia menjelaskan, SPBU Ketapang Mandiri menerima pasokan Pertalite sebanyak 312 kiloliter (KL) setiap bulan. Pasokan tersebut disalurkan secara bertahap melalui 41 kali pengiriman dalam sebulan, dengan volume pengiriman berkisar antara 8 hingga 16 KL pada setiap pengisian.
"Dalam satu bulan kami mendapat kiriman 312 kiloliter Pertalite yang dibagi dalam 41 kali pengiriman. Pengiriman dilakukan hampir setiap hari kecuali Minggu," jelasnya.
Menurut Wanda, antrean kendaraan yang terjadi di SPBU masih berada dalam kondisi normal dan tidak disebabkan oleh kelangkaan BBM.
"Kalau antrean memang kadang cukup panjang, tetapi itu masih kondisi yang biasa dan stok tetap tersedia," tambahnya.
Sementara itu, salah satu SPBU di wilayah Desa Baru, Kecamatan Benua Kayong, mengaku mengalami pengurangan kuota BBM subsidi jenis solar dari Pertamina. Pengurangan tersebut mencapai enam tangki dalam satu bulan.
"BBM subsidi jenis solar kami dipotong enam tangki dalam satu bulan. Satu tangki berisi 8 kiloliter, sehingga total pengurangan mencapai sekitar 48 kiloliter per bulan," ungkap seorang pekerja SPBU setempat.
Meski terdapat penyesuaian alokasi di beberapa titik, pasokan BBM di Kabupaten Ketapang secara umum masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Pengelola SPBU juga terus melakukan pengaturan distribusi agar pelayanan kepada konsumen tetap berjalan lancar dan ketersediaan BBM tetap terjaga.
KALBARONLINE.com – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Ketapang masih dalam kondisi aman meski sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengalami penyesuaian kuota pasokan, terutama untuk BBM subsidi jenis solar.
Sejumlah pengelola SPBU menyebut distribusi BBM dari Pertamina hingga saat ini masih berjalan normal. Namun, terdapat perbedaan alokasi pasokan di beberapa SPBU. Sebagian masih menerima kuota sesuai ketentuan, sementara sebagian lainnya mengalami pengurangan, khususnya untuk solar subsidi.
Bagian Penjualan SPBU Ketapang Mandiri di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Delta Pawan, Wanda, memastikan stok BBM di SPBU yang dikelolanya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Untuk minyak aman, stok masih banyak. Untuk di Ketapang Mandiri belum ada pemotongan kuota dari Pertamina, meskipun di beberapa SPBU lain ada pengurangan," ujar Wanda, Selasa (16/6/2026).
Ia menjelaskan, SPBU Ketapang Mandiri menerima pasokan Pertalite sebanyak 312 kiloliter (KL) setiap bulan. Pasokan tersebut disalurkan secara bertahap melalui 41 kali pengiriman dalam sebulan, dengan volume pengiriman berkisar antara 8 hingga 16 KL pada setiap pengisian.
"Dalam satu bulan kami mendapat kiriman 312 kiloliter Pertalite yang dibagi dalam 41 kali pengiriman. Pengiriman dilakukan hampir setiap hari kecuali Minggu," jelasnya.
Menurut Wanda, antrean kendaraan yang terjadi di SPBU masih berada dalam kondisi normal dan tidak disebabkan oleh kelangkaan BBM.
"Kalau antrean memang kadang cukup panjang, tetapi itu masih kondisi yang biasa dan stok tetap tersedia," tambahnya.
Sementara itu, salah satu SPBU di wilayah Desa Baru, Kecamatan Benua Kayong, mengaku mengalami pengurangan kuota BBM subsidi jenis solar dari Pertamina. Pengurangan tersebut mencapai enam tangki dalam satu bulan.
"BBM subsidi jenis solar kami dipotong enam tangki dalam satu bulan. Satu tangki berisi 8 kiloliter, sehingga total pengurangan mencapai sekitar 48 kiloliter per bulan," ungkap seorang pekerja SPBU setempat.
Meski terdapat penyesuaian alokasi di beberapa titik, pasokan BBM di Kabupaten Ketapang secara umum masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Pengelola SPBU juga terus melakukan pengaturan distribusi agar pelayanan kepada konsumen tetap berjalan lancar dan ketersediaan BBM tetap terjaga.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini