Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 01 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat menyiapkan akun demo Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jenjang SMA sebagai bagian dari upaya memudahkan masyarakat memahami proses pendaftaran sekolah.
Melalui akun simulasi tersebut, orang tua maupun calon peserta didik dapat mencoba langsung alur pendaftaran sebelum tahapan resmi SPMB 2026 dimulai.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan SPMB 2026 saat ini telah dimatangkan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan akun demo agar masyarakat lebih familiar dengan sistem yang akan digunakan.
"Kita sudah melakukan seluruh persiapan. Mungkin pada 15 Juni nanti mulai dibuat akun demo untuk orang tua yang ingin mencoba dan merasakan aplikasi siswa untuk mendaftar SPMB," kata Faisal, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, akun demo SPMB 2026 ini diharapkan dapat membantu orang tua dan calon siswa memahami mekanisme pendaftaran sejak dini sehingga meminimalkan kendala saat proses penerimaan murid baru berlangsung.
Setelah masa simulasi berakhir, Disdikbud Kalbar akan membuka pembuatan akun resmi dan pendaftaran SPMB pada 20 Juni 2026. Tahap awal pendaftaran akan dimulai melalui jalur afirmasi dan mutasi.
Selain melalui aplikasi, Disdikbud Kalbar juga mendorong sekolah-sekolah untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Orang tua yang ingin mendapatkan informasi lebih rinci terkait SPMB 2026 dapat langsung mendatangi sekolah tujuan.
"Beberapa sekolah sudah membuat program mandiri, baik melalui media sosial maupun mengundang orang tua dan warga sekitar untuk mengikuti sosialisasi SPMB di sekolah masing-masing," ujarnya.
Faisal menegaskan, pelaksanaan SPMB tidak sepenuhnya dilakukan secara daring di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Untuk sekolah yang berada di kawasan perbatasan maupun daerah pedalaman dengan keterbatasan akses internet, pendaftaran tetap dapat dilakukan secara luring atau tatap muka.
"Kita tidak memaksakan seluruh SMA di Kalbar mengikuti jalur online. Untuk daerah yang sulit akses internet, keterbatasan sarana prasarana dan kemampuan masyarakat dalam mengakses layanan digital, kita izinkan melakukan pendaftaran secara luring," jelasnya.
Kebijakan tersebut diambil agar seluruh calon peserta didik di Kalimantan Barat tetap memiliki akses yang sama dalam mengikuti SPMB 2026, termasuk mereka yang berada di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur digital. (Lid)
KALBARONLINE.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat menyiapkan akun demo Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jenjang SMA sebagai bagian dari upaya memudahkan masyarakat memahami proses pendaftaran sekolah.
Melalui akun simulasi tersebut, orang tua maupun calon peserta didik dapat mencoba langsung alur pendaftaran sebelum tahapan resmi SPMB 2026 dimulai.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan SPMB 2026 saat ini telah dimatangkan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan akun demo agar masyarakat lebih familiar dengan sistem yang akan digunakan.
"Kita sudah melakukan seluruh persiapan. Mungkin pada 15 Juni nanti mulai dibuat akun demo untuk orang tua yang ingin mencoba dan merasakan aplikasi siswa untuk mendaftar SPMB," kata Faisal, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, akun demo SPMB 2026 ini diharapkan dapat membantu orang tua dan calon siswa memahami mekanisme pendaftaran sejak dini sehingga meminimalkan kendala saat proses penerimaan murid baru berlangsung.
Setelah masa simulasi berakhir, Disdikbud Kalbar akan membuka pembuatan akun resmi dan pendaftaran SPMB pada 20 Juni 2026. Tahap awal pendaftaran akan dimulai melalui jalur afirmasi dan mutasi.
Selain melalui aplikasi, Disdikbud Kalbar juga mendorong sekolah-sekolah untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Orang tua yang ingin mendapatkan informasi lebih rinci terkait SPMB 2026 dapat langsung mendatangi sekolah tujuan.
"Beberapa sekolah sudah membuat program mandiri, baik melalui media sosial maupun mengundang orang tua dan warga sekitar untuk mengikuti sosialisasi SPMB di sekolah masing-masing," ujarnya.
Faisal menegaskan, pelaksanaan SPMB tidak sepenuhnya dilakukan secara daring di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Untuk sekolah yang berada di kawasan perbatasan maupun daerah pedalaman dengan keterbatasan akses internet, pendaftaran tetap dapat dilakukan secara luring atau tatap muka.
"Kita tidak memaksakan seluruh SMA di Kalbar mengikuti jalur online. Untuk daerah yang sulit akses internet, keterbatasan sarana prasarana dan kemampuan masyarakat dalam mengakses layanan digital, kita izinkan melakukan pendaftaran secara luring," jelasnya.
Kebijakan tersebut diambil agar seluruh calon peserta didik di Kalimantan Barat tetap memiliki akses yang sama dalam mengikuti SPMB 2026, termasuk mereka yang berada di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur digital. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini