Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 19 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Petani durian asal Punggur mendominasi ajang Kontes Durian yang menjadi salah satu rangkaian Pameran Flora dan Fauna Bumi Khatulistiwa di Halaman Kolam Renang Ampera, Pontianak, Minggu (19/7/2026).
Kontes tersebut menjadi wadah untuk menampilkan kualitas durian unggulan dari berbagai daerah sekaligus mempromosikan potensi buah lokal Kalimantan Barat kepada masyarakat.
Penyerahan hadiah kepada para pemenang dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menampilkan durian terbaik hasil budidaya masing-masing.
Juara pertama diraih Ismail dengan varietas durian Jantung Hati asal Punggur. Posisi kedua ditempati Roan dengan varietas Kabu asal Balai Karangan. Sementara juara ketiga diraih Arjuna melalui varietas Kulit Hijau yang juga berasal dari Punggur.
Amirullah mengatakan, penyelenggaraan kontes durian tidak hanya bertujuan menentukan buah terbaik, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan plasma nutfah dan keunggulan varietas durian lokal kepada masyarakat.
Menurutnya, Kalimantan Barat memiliki banyak varietas durian dengan cita rasa khas yang berpotensi menjadi komoditas unggulan daerah.
"Kontes ini merupakan bentuk apresiasi kepada para petani yang terus berupaya menghasilkan durian berkualitas. Pemerintah berharap kegiatan seperti ini dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan kualitas budidaya, mulai dari pemeliharaan tanaman hingga menghasilkan buah yang memiliki daya saing," ujarnya.
Ia menambahkan, sektor hortikultura, khususnya komoditas durian, memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola secara berkelanjutan. Karena itu, pemerintah mendorong agar potensi tersebut terus dikembangkan melalui peningkatan kualitas produk, promosi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Menurut Amirullah, pameran yang menghadirkan berbagai jenis flora dan fauna ini juga menjadi media edukasi bagi masyarakat mengenai kekayaan hayati yang dimiliki Kalimantan Barat.
Selain menjadi destinasi rekreasi keluarga, kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi para petani dan pelaku usaha lokal.
"Melalui pameran ini masyarakat dapat mengenal lebih dekat berbagai varietas durian unggulan daerah. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap produk lokal sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan para petani," tuturnya.
Ia berharap Pameran Flora dan Fauna Bumi Khatulistiwa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai wadah promosi, edukasi, dan pengembangan sektor pertanian. Dengan demikian, berbagai komoditas unggulan daerah, termasuk durian, semakin dikenal luas dan memiliki nilai tambah yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. (*)
KALBARONLINE.com – Petani durian asal Punggur mendominasi ajang Kontes Durian yang menjadi salah satu rangkaian Pameran Flora dan Fauna Bumi Khatulistiwa di Halaman Kolam Renang Ampera, Pontianak, Minggu (19/7/2026).
Kontes tersebut menjadi wadah untuk menampilkan kualitas durian unggulan dari berbagai daerah sekaligus mempromosikan potensi buah lokal Kalimantan Barat kepada masyarakat.
Penyerahan hadiah kepada para pemenang dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menampilkan durian terbaik hasil budidaya masing-masing.
Juara pertama diraih Ismail dengan varietas durian Jantung Hati asal Punggur. Posisi kedua ditempati Roan dengan varietas Kabu asal Balai Karangan. Sementara juara ketiga diraih Arjuna melalui varietas Kulit Hijau yang juga berasal dari Punggur.
Amirullah mengatakan, penyelenggaraan kontes durian tidak hanya bertujuan menentukan buah terbaik, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan plasma nutfah dan keunggulan varietas durian lokal kepada masyarakat.
Menurutnya, Kalimantan Barat memiliki banyak varietas durian dengan cita rasa khas yang berpotensi menjadi komoditas unggulan daerah.
"Kontes ini merupakan bentuk apresiasi kepada para petani yang terus berupaya menghasilkan durian berkualitas. Pemerintah berharap kegiatan seperti ini dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan kualitas budidaya, mulai dari pemeliharaan tanaman hingga menghasilkan buah yang memiliki daya saing," ujarnya.
Ia menambahkan, sektor hortikultura, khususnya komoditas durian, memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola secara berkelanjutan. Karena itu, pemerintah mendorong agar potensi tersebut terus dikembangkan melalui peningkatan kualitas produk, promosi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Menurut Amirullah, pameran yang menghadirkan berbagai jenis flora dan fauna ini juga menjadi media edukasi bagi masyarakat mengenai kekayaan hayati yang dimiliki Kalimantan Barat.
Selain menjadi destinasi rekreasi keluarga, kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi para petani dan pelaku usaha lokal.
"Melalui pameran ini masyarakat dapat mengenal lebih dekat berbagai varietas durian unggulan daerah. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap produk lokal sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan para petani," tuturnya.
Ia berharap Pameran Flora dan Fauna Bumi Khatulistiwa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai wadah promosi, edukasi, dan pengembangan sektor pertanian. Dengan demikian, berbagai komoditas unggulan daerah, termasuk durian, semakin dikenal luas dan memiliki nilai tambah yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini