Pontianak    

RSUD SSMA Pontianak Edukasi Pasien Terapkan Cuci Tangan dan Etika Batuk untuk Cegah Infeksi

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Friday, 24 July 2026
RSUD SSMA Pontianak Edukasi Pasien Terapkan Cuci Tangan dan Etika Batuk untuk Cegah Infeksi
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak terus mengintensifkan edukasi kepada pasien, keluarga pasien, dan pengunjung mengenai pentingnya membiasakan cuci tangan serta menerapkan etika batuk sebagai upaya mencegah penyebaran infeksi di lingkungan rumah sakit.

Edukasi tersebut dilakukan oleh Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) melalui penyuluhan langsung di ruang pelayanan, pemasangan media informasi, hingga pendampingan kepada pasien beserta keluarga.

Perawat RSUD SSMA Pontianak, Nova Harviana, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang aman, bersih, dan meminimalkan risiko penularan penyakit.

"Langkah ini merupakan bagian komitmen rumah sakit dalam menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang aman, bersih dan bebas dari risiko penularan infeksi," ujarnya saat memberikan edukasi di RSUD SSMA Kota Pontianak, Kamis (23/07/2026).

Nova menjelaskan, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer sebelum maupun sesudah berinteraksi dengan orang lain atau menyentuh fasilitas di rumah sakit merupakan langkah sederhana, tetapi sangat efektif untuk memutus rantai penyebaran kuman dan berbagai penyakit infeksi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau membiasakan etika batuk dengan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau lipatan siku bagian dalam saat batuk maupun bersin, kemudian segera membersihkan tangan.

Ia juga mengingatkan pasien maupun pengunjung yang mengalami gejala batuk, pilek, atau demam agar menggunakan masker dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku di rumah sakit demi melindungi pasien lain, tenaga kesehatan, maupun sesama pengunjung.

"Dengan membiasakan cuci tangan dan menerapkan etika batuk yang benar, kita bersama-sama dapat mengurangi risiko penyebaran infeksi dan menciptakan lingkungan rumah sakit yang lebih aman bagi semua," tutupnya. (*)

Artikel Selanjutnya
Edi Kamtono Dorong Masjid di Pontianak Jadi Pusat Pembinaan Umat dan Pemberdayaan Ekonomi
Friday, 24 July 2026
Artikel Sebelumnya
RSUD SSMA: Jangan Takut Gunakan Insulin, Banyak Anggapan tentang Diabetes Hanya Mitos
Friday, 24 July 2026

Berita terkait