Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 25 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diajak memperkuat peran keluarga sekaligus memastikan hak-hak anak terpenuhi agar mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan membahagiakan.
Hal tersebut disampaikan Bahasan saat membuka Festival Hari Anak Nasional (HAN) 2026 bertema "Anak Hebat, Keluarga Kuat, Pontianak Maju Menuju Indonesia Emas 2045" di Ayani Mega Mall Pontianak, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Bahasan, Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak anak, melindungi mereka dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
"Anak-anak hebat lahir dari keluarga yang kuat, dan keluarga yang kuat lahir dari kebersamaan, kasih sayang, serta lingkungan sosial yang mendukung. Masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas generasi yang kita didik hari ini," ujarnya.
Bahasan menjelaskan, terdapat empat langkah strategis yang perlu dikawal bersama dalam mewujudkan generasi unggul.
Langkah pertama adalah memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama yang membentuk karakter, nilai, dan kepribadian anak. Menurutnya, ketahanan keluarga akan melahirkan anak-anak yang percaya diri, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Langkah kedua ialah memastikan terpenuhinya hak dasar dan perlindungan anak. Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen menjamin setiap anak mendapatkan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, gizi yang layak, serta perlindungan dari kekerasan, perundungan, maupun eksploitasi dalam bentuk apa pun.
Selain itu, Pemkot Pontianak juga terus memperkuat penyediaan ruang tumbuh kembang yang ramah anak melalui pembangunan ruang bermain, ruang belajar, dan fasilitas publik yang aman sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Layak Anak.
"Kolaborasi menjadi kunci. Pemerintah, keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha hingga media harus bergotong royong mendukung tumbuh kembang anak agar cita-cita Indonesia Emas 2045 benar-benar dapat diwujudkan," kata Bahasan.
Sementara itu, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Pontianak, Norhasanah Bahasan, juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi berkualitas.
Menurutnya, keluarga memiliki peran strategis dalam melahirkan anak-anak yang berkarakter, sehat, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Norhasanah menilai tema Hari Anak Nasional tahun ini, "Anak Hebat, Keluarga Kuat Menuju Indonesia Emas 2045", mengandung pesan bahwa keberhasilan pembangunan bangsa sangat bergantung pada kualitas generasi yang dipersiapkan sejak usia dini.
Ia menegaskan, anak yang hebat tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter, kesehatan, kreativitas, kepedulian sosial, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.
"Semua itu berawal dari keluarga yang kuat sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk kepribadian anak," pesannya.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang semakin kompleks, Norhasanah menilai penguatan fungsi keluarga menjadi semakin penting. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
"Orang tua, sekolah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah memiliki tanggung jawab yang sama untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," tutupnya. (*)
KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diajak memperkuat peran keluarga sekaligus memastikan hak-hak anak terpenuhi agar mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan membahagiakan.
Hal tersebut disampaikan Bahasan saat membuka Festival Hari Anak Nasional (HAN) 2026 bertema "Anak Hebat, Keluarga Kuat, Pontianak Maju Menuju Indonesia Emas 2045" di Ayani Mega Mall Pontianak, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Bahasan, Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak anak, melindungi mereka dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
"Anak-anak hebat lahir dari keluarga yang kuat, dan keluarga yang kuat lahir dari kebersamaan, kasih sayang, serta lingkungan sosial yang mendukung. Masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas generasi yang kita didik hari ini," ujarnya.
Bahasan menjelaskan, terdapat empat langkah strategis yang perlu dikawal bersama dalam mewujudkan generasi unggul.
Langkah pertama adalah memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama yang membentuk karakter, nilai, dan kepribadian anak. Menurutnya, ketahanan keluarga akan melahirkan anak-anak yang percaya diri, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Langkah kedua ialah memastikan terpenuhinya hak dasar dan perlindungan anak. Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen menjamin setiap anak mendapatkan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, gizi yang layak, serta perlindungan dari kekerasan, perundungan, maupun eksploitasi dalam bentuk apa pun.
Selain itu, Pemkot Pontianak juga terus memperkuat penyediaan ruang tumbuh kembang yang ramah anak melalui pembangunan ruang bermain, ruang belajar, dan fasilitas publik yang aman sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Layak Anak.
"Kolaborasi menjadi kunci. Pemerintah, keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha hingga media harus bergotong royong mendukung tumbuh kembang anak agar cita-cita Indonesia Emas 2045 benar-benar dapat diwujudkan," kata Bahasan.
Sementara itu, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Pontianak, Norhasanah Bahasan, juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi berkualitas.
Menurutnya, keluarga memiliki peran strategis dalam melahirkan anak-anak yang berkarakter, sehat, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Norhasanah menilai tema Hari Anak Nasional tahun ini, "Anak Hebat, Keluarga Kuat Menuju Indonesia Emas 2045", mengandung pesan bahwa keberhasilan pembangunan bangsa sangat bergantung pada kualitas generasi yang dipersiapkan sejak usia dini.
Ia menegaskan, anak yang hebat tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter, kesehatan, kreativitas, kepedulian sosial, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.
"Semua itu berawal dari keluarga yang kuat sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk kepribadian anak," pesannya.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang semakin kompleks, Norhasanah menilai penguatan fungsi keluarga menjadi semakin penting. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
"Orang tua, sekolah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah memiliki tanggung jawab yang sama untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," tutupnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini