Pontianak    

Zulfydar Zaidar Mochtar Didukung Jadi Presiden Federasi Bola Tangan Asia Tenggara

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Saturday, 25 July 2026
Zulfydar Zaidar Mochtar Didukung Jadi Presiden Federasi Bola Tangan Asia Tenggara
Zulfydar Zaidar Mochtar didukung memimpin Federasi Bola Tangan Asia Tenggara demi menghidupkan organisasi regional (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Ketua Umum Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI), Zulfydar Zaidar Mochtar, mengungkapkan dirinya mendapat dukungan dari sejumlah negara di Asia Tenggara untuk memimpin Federasi Bola Tangan Asia Tenggara.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulfydar saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) ABTI 2026 yang digelar di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, dukungan itu muncul dari berbagai federasi bola tangan di kawasan yang menginginkan organisasi regional tersebut kembali aktif setelah vakum lebih dari satu dekade.

"Saya mendapat pesan dari teman-teman Asia Tenggara untuk diminta menjadi Presiden Bola Tangan Asia Tenggara. Kami telah mempersiapkan itu, mungkin dalam waktu dekat kami akan menyurati Presiden Bola Tangan Asia Tenggara, kami akan memfasilitasi pertemuan," ujarnya.

Zulfydar menjelaskan, kepengurusan Federasi Bola Tangan Asia Tenggara sudah lama tidak berjalan karena masa jabatan presidennya telah berakhir lebih dari 10 tahun lalu.

"Sudah lama, hampir lebih 10 tahun Presiden Bola Tangan Asia Tenggara masanya sudah berakhir. Dengan demikian, ketika organisasi ini kembali aktif, prestasi akan kita kaitkan dengan proses pembinaan yang lebih baik," katanya.

Sebagai langkah awal, PB ABTI kini tengah menyiapkan proses administratif dengan mengirimkan surat kepada federasi-federasi bola tangan di Asia Tenggara. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali organisasi regional sekaligus membangun sinergi antarnegara.

Ia berharap aktifnya kembali Federasi Bola Tangan Asia Tenggara dapat memperkuat kerja sama di kawasan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi olahraga bola tangan.

Menurut Zulfydar, target pengembangan bola tangan ke depan tidak hanya berfokus pada persaingan di ajang SEA Games, tetapi juga diarahkan agar atlet-atlet Asia Tenggara mampu bersaing di level Asian Games.

"Capaian kita tentu tidak hanya Asia Tenggara atau SEA Games, tetapi bagaimana bisa mencapai target di Asian Games," tegasnya.

Selain memperkuat kerja sama regional, PB ABTI juga terus mendorong pembinaan atlet, pelatih, serta pengembangan olahraga bola tangan di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi sebagai investasi untuk mencetak prestasi jangka panjang. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Bahasan: Anak Hebat Berawal dari Keluarga Kuat
Saturday, 25 July 2026
Artikel Sebelumnya
Fotografer Minta Untan Kaji Ulang Tarif Foto Komersial, Khawatir Bebani Wisudawan
Saturday, 25 July 2026

Berita terkait