Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 12 August 2026 |
KALBARONLINE.com - Semua duduk bersila, bersisian tanpa sekat. Tokoh masyarakat, pejabat, ulama, aparat, ibu-ibu hingga warga biasa membaur di sepanjang seprah. Tangan-tangan terulur bergantian mengambil hidangan, sementara percakapan dan sapaan akrab mengisi suasana.
Di atas kain kuning keemasan, tersaji botol air minum, piring saji dan aneka hidangan. Ketupat colet menjadi salah satu sajian utama, ditemani nasi putih, lauk berkuah, paceri, dalca, rendang serta berbagai pelengkap lainnya.
Pemandangan tersebut menjadi bagian dari Pesta Rakyat Robo-Robo Kota Pontianak 2026. Tradisi yang setiap tahun digelar itu tidak hanya menghadirkan jamuan makan bersama, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memanjatkan doa, bersyukur dan mempererat silaturahmi.
Ketupat colet yang disantap bersama menjadi bagian penting dalam tradisi tersebut. Hidangan yang dinikmati bersama seolah menghapus sekat sosial dan mempertemukan warga dalam suasana yang setara.
Bagi masyarakat Pontianak, Robo-Robo juga memiliki dimensi spiritual. Tradisi ini menjadi momentum untuk memanjatkan doa tolak bala, memohon keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT agar masyarakat dijauhkan dari berbagai marabahaya.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan Robo-Robo bukan sekadar agenda tahunan atau perayaan budaya. Menurutnya, tradisi tersebut memiliki makna religius sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan masyarakat.
“Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, ancaman kebakaran lahan, hingga penurunan kualitas air Sungai Kapuas akibat intrusi air laut, Robo-Robo terasa makin relevan sebagai ikhtiar batin masyarakat untuk mengetuk langit bersama,” ujarnya ketika membuka Pesta Rakyat Robo-Robo Kota Pontianak 2026 di Gedung Serbaguna Kelurahan Banjar Serasan, Jalan Tanjung Raya II, Rabu (12/8/2026).
Menurut Edi, Robo-Robo juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Tradisi makan bersama yang berlangsung di ruang publik maupun lingkungan permukiman mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Ia mengingatkan, sebagai kota yang heterogen, Pontianak membutuhkan persatuan dan kepedulian antarwarga agar pembangunan dapat terus berjalan.
Peringatan Robo-Robo tahun ini juga berlangsung beriringan dengan semangat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kita tidak cuma melestarikan tradisi, tetapi juga mengisinya dengan ketertiban, kepedulian sosial, ketaatan pada aturan, serta komitmen menjaga kebersihan dan kedamaian kota,” katanya.
Tradisi Robo-Robo turut berlangsung di Taman Teras Parit Nanas, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyebut Robo-Robo sebagai warisan budaya yang tidak hanya perlu dilestarikan, tetapi juga dimaknai lebih dalam.
Menurutnya, Robo-Robo menjadi momentum bagi masyarakat untuk bermunajat bersama, memanjatkan doa keselamatan dunia dan akhirat sekaligus mensyukuri nikmat kehidupan yang diberikan Allah SWT.
Bahasan menilai salah satu nilai penting dari Robo-Robo adalah kemampuannya menjaga kerukunan masyarakat Pontianak yang majemuk. Kota ini dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama dan latar belakang.
“Perbedaan kita jadikan kekuatan untuk saling menghormati,” katanya.
Menurut Bahasan, kondusivitas kota tidak cukup hanya dijaga pemerintah dan aparat. Peran masyarakat melalui kesadaran kolektif juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan kerukunan.
Ia juga mengaitkan semangat Robo-Robo dengan kepedulian terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dari Pontianak Utara, Bahasan menyoroti pentingnya perhatian terhadap ruang publik, penerangan lingkungan, pendidikan hingga penanganan rumah tidak layak huni.
“Ini harus jadi pengingat kita untuk saling membantu, saling menjaga, dan memastikan tak ada warga yang tertinggal,” sebutnya.
Robo-Robo pada akhirnya tidak hanya menjadi tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di dalamnya terdapat doa, rasa syukur, kebersamaan dan semangat menjaga kerukunan.
Melalui seprah dan ketupat colet yang disantap bersama, masyarakat Pontianak kembali diingatkan bahwa tradisi akan tetap hidup ketika tidak sekadar dikenang, tetapi terus dijalankan bersama. (*)
KALBARONLINE.com - Semua duduk bersila, bersisian tanpa sekat. Tokoh masyarakat, pejabat, ulama, aparat, ibu-ibu hingga warga biasa membaur di sepanjang seprah. Tangan-tangan terulur bergantian mengambil hidangan, sementara percakapan dan sapaan akrab mengisi suasana.
Di atas kain kuning keemasan, tersaji botol air minum, piring saji dan aneka hidangan. Ketupat colet menjadi salah satu sajian utama, ditemani nasi putih, lauk berkuah, paceri, dalca, rendang serta berbagai pelengkap lainnya.
Pemandangan tersebut menjadi bagian dari Pesta Rakyat Robo-Robo Kota Pontianak 2026. Tradisi yang setiap tahun digelar itu tidak hanya menghadirkan jamuan makan bersama, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memanjatkan doa, bersyukur dan mempererat silaturahmi.
Ketupat colet yang disantap bersama menjadi bagian penting dalam tradisi tersebut. Hidangan yang dinikmati bersama seolah menghapus sekat sosial dan mempertemukan warga dalam suasana yang setara.
Bagi masyarakat Pontianak, Robo-Robo juga memiliki dimensi spiritual. Tradisi ini menjadi momentum untuk memanjatkan doa tolak bala, memohon keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT agar masyarakat dijauhkan dari berbagai marabahaya.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan Robo-Robo bukan sekadar agenda tahunan atau perayaan budaya. Menurutnya, tradisi tersebut memiliki makna religius sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan masyarakat.
“Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, ancaman kebakaran lahan, hingga penurunan kualitas air Sungai Kapuas akibat intrusi air laut, Robo-Robo terasa makin relevan sebagai ikhtiar batin masyarakat untuk mengetuk langit bersama,” ujarnya ketika membuka Pesta Rakyat Robo-Robo Kota Pontianak 2026 di Gedung Serbaguna Kelurahan Banjar Serasan, Jalan Tanjung Raya II, Rabu (12/8/2026).
Menurut Edi, Robo-Robo juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Tradisi makan bersama yang berlangsung di ruang publik maupun lingkungan permukiman mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Ia mengingatkan, sebagai kota yang heterogen, Pontianak membutuhkan persatuan dan kepedulian antarwarga agar pembangunan dapat terus berjalan.
Peringatan Robo-Robo tahun ini juga berlangsung beriringan dengan semangat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kita tidak cuma melestarikan tradisi, tetapi juga mengisinya dengan ketertiban, kepedulian sosial, ketaatan pada aturan, serta komitmen menjaga kebersihan dan kedamaian kota,” katanya.
Tradisi Robo-Robo turut berlangsung di Taman Teras Parit Nanas, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyebut Robo-Robo sebagai warisan budaya yang tidak hanya perlu dilestarikan, tetapi juga dimaknai lebih dalam.
Menurutnya, Robo-Robo menjadi momentum bagi masyarakat untuk bermunajat bersama, memanjatkan doa keselamatan dunia dan akhirat sekaligus mensyukuri nikmat kehidupan yang diberikan Allah SWT.
Bahasan menilai salah satu nilai penting dari Robo-Robo adalah kemampuannya menjaga kerukunan masyarakat Pontianak yang majemuk. Kota ini dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama dan latar belakang.
“Perbedaan kita jadikan kekuatan untuk saling menghormati,” katanya.
Menurut Bahasan, kondusivitas kota tidak cukup hanya dijaga pemerintah dan aparat. Peran masyarakat melalui kesadaran kolektif juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan kerukunan.
Ia juga mengaitkan semangat Robo-Robo dengan kepedulian terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dari Pontianak Utara, Bahasan menyoroti pentingnya perhatian terhadap ruang publik, penerangan lingkungan, pendidikan hingga penanganan rumah tidak layak huni.
“Ini harus jadi pengingat kita untuk saling membantu, saling menjaga, dan memastikan tak ada warga yang tertinggal,” sebutnya.
Robo-Robo pada akhirnya tidak hanya menjadi tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di dalamnya terdapat doa, rasa syukur, kebersamaan dan semangat menjaga kerukunan.
Melalui seprah dan ketupat colet yang disantap bersama, masyarakat Pontianak kembali diingatkan bahwa tradisi akan tetap hidup ketika tidak sekadar dikenang, tetapi terus dijalankan bersama. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini