Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 24 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ketapang turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ruas Jalan Pelang, Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Minggu (23/8/2026).
Dalam penanganan karhutla tersebut, Alexander Wilyo tidak hanya memantau proses pemadaman, tetapi turut terlibat langsung bersama tim gabungan di tengah kondisi asap yang pekat dan medan yang cukup berisiko.
Turut hadir Ketua DPRD Ketapang, Kapolres Ketapang, Dandim 1203/Ketapang, Kepala Kejaksaan Negeri Ketapang, Ketua Pengadilan Negeri Ketapang, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Alexander Wilyo tampak memegang selang pemadam dan bersama petugas berupaya menjinakkan titik-titik api. Pemadaman dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, relawan pemadam kebakaran swasta dan unsur masyarakat.
Kehadiran langsung pimpinan daerah di lokasi menjadi bentuk dukungan moral bagi para petugas yang sejak beberapa hari terakhir berjibaku menangani karhutla di wilayah tersebut.
“Kami hadir di sini untuk berjuang bersama. Terima kasih dan hormat saya kepada seluruh pejuang karhutla, TNI, Polri, BPBD, relawan, tenaga kesehatan, TP PKK, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Alexander Wilyo.
Menurutnya, perjuangan para petugas di lapangan merupakan bentuk pengabdian untuk menjaga masyarakat dan lingkungan Kabupaten Ketapang dari dampak karhutla.
“Aksi kalian di lapangan adalah bentuk nyata pengabdian untuk daerah kita. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan yang paling utama utamakan keselamatan,” katanya.
Dukungan terhadap penanganan karhutla juga diberikan TP PKK Kabupaten Ketapang. Ketua TP PKK turun langsung ke Posko Karhutla Ruas Jalan Pelang untuk menyalurkan bantuan logistik dan makanan kepada para petugas.
Selain itu, dalam perjalanan kembali, rombongan juga menyempatkan diri meninjau Posko Kesehatan Dinas Kesehatan di Jalan Pelang untuk memastikan kesiapan pelayanan medis bagi petugas maupun masyarakat yang terdampak.
Alexander Wilyo menegaskan, penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, dibutuhkan sinergi seluruh unsur pemerintahan, aparat keamanan, perusahaan, relawan dan masyarakat.
“Penanganan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama kita semua. Mari kita terus menjaga alam yang telah menghidupi kita, merapatkan barisan dalam gotong royong, dan saling melindungi,” tuturnya.
Ia berharap kondisi karhutla di Kabupaten Ketapang dapat segera dikendalikan sehingga masyarakat kembali mendapatkan suasana yang aman dan nyaman.
“Semoga kondisi sulit ini segera berakhir dan ketenangan kembali menaungi kita. Bersama-sama kita jaga Kabupaten Ketapang agar tetap menjadi rumah yang aman, nyaman, dan penuh kedamaian,” pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ketapang turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ruas Jalan Pelang, Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Minggu (23/8/2026).
Dalam penanganan karhutla tersebut, Alexander Wilyo tidak hanya memantau proses pemadaman, tetapi turut terlibat langsung bersama tim gabungan di tengah kondisi asap yang pekat dan medan yang cukup berisiko.
Turut hadir Ketua DPRD Ketapang, Kapolres Ketapang, Dandim 1203/Ketapang, Kepala Kejaksaan Negeri Ketapang, Ketua Pengadilan Negeri Ketapang, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Alexander Wilyo tampak memegang selang pemadam dan bersama petugas berupaya menjinakkan titik-titik api. Pemadaman dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, relawan pemadam kebakaran swasta dan unsur masyarakat.
Kehadiran langsung pimpinan daerah di lokasi menjadi bentuk dukungan moral bagi para petugas yang sejak beberapa hari terakhir berjibaku menangani karhutla di wilayah tersebut.
“Kami hadir di sini untuk berjuang bersama. Terima kasih dan hormat saya kepada seluruh pejuang karhutla, TNI, Polri, BPBD, relawan, tenaga kesehatan, TP PKK, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Alexander Wilyo.
Menurutnya, perjuangan para petugas di lapangan merupakan bentuk pengabdian untuk menjaga masyarakat dan lingkungan Kabupaten Ketapang dari dampak karhutla.
“Aksi kalian di lapangan adalah bentuk nyata pengabdian untuk daerah kita. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan yang paling utama utamakan keselamatan,” katanya.
Dukungan terhadap penanganan karhutla juga diberikan TP PKK Kabupaten Ketapang. Ketua TP PKK turun langsung ke Posko Karhutla Ruas Jalan Pelang untuk menyalurkan bantuan logistik dan makanan kepada para petugas.
Selain itu, dalam perjalanan kembali, rombongan juga menyempatkan diri meninjau Posko Kesehatan Dinas Kesehatan di Jalan Pelang untuk memastikan kesiapan pelayanan medis bagi petugas maupun masyarakat yang terdampak.
Alexander Wilyo menegaskan, penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, dibutuhkan sinergi seluruh unsur pemerintahan, aparat keamanan, perusahaan, relawan dan masyarakat.
“Penanganan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama kita semua. Mari kita terus menjaga alam yang telah menghidupi kita, merapatkan barisan dalam gotong royong, dan saling melindungi,” tuturnya.
Ia berharap kondisi karhutla di Kabupaten Ketapang dapat segera dikendalikan sehingga masyarakat kembali mendapatkan suasana yang aman dan nyaman.
“Semoga kondisi sulit ini segera berakhir dan ketenangan kembali menaungi kita. Bersama-sama kita jaga Kabupaten Ketapang agar tetap menjadi rumah yang aman, nyaman, dan penuh kedamaian,” pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini