Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 30 August 2026 |
KALBARONLINE.com - Tim gabungan kembali berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Dusun Sauwe, Desa Melapi, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (29/8/2026).
Pemadaman melibatkan aparat dan sejumlah instansi terkait. Dua unit tangki air milik Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 927/Uncak Kapuas dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Ismail Sinuraya bersama delapan anggotanya turut terjun ke lokasi. Mereka bahu membahu bersama anggota Yonif TP 927/Uncak Kapuas, Koramil 1206-06/Putussibau, personel piket Polres Kapuas Hulu dan BPBD.
Petugas mengarahkan selang air ke titik api yang masih menyala serta lahan yang masih mengeluarkan asap. Pemadaman dilakukan hingga api dipastikan padam.
Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Ismail Sinuraya mengatakan pihaknya terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi kemarau panjang.
“Kami dari Polsek Putussibau Selatan secara terus-menerus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dulu dengan cara membakar lahan. Untuk diketahui bersama, saat ini memasuki kemarau panjang atau El Nino, kualitas udara kita saat ini sangat tidak sehat,” ujar Ismail Sinuraya.
Menurutnya, asap akibat karhutla tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga mengganggu aktivitas pendidikan. Kondisi kabut asap bahkan membuat kegiatan belajar mengajar di sejumlah jenjang pendidikan untuk sementara dilakukan secara daring.
“Di mana asap karhutla itu sangat berdampak kepada proses pembelajaran di sekolah mulai TK, SD, SMP, SMA yang sementara ini diliburkan dan dilaksanakan melalui daring. Dari segi kesehatan, karhutla ini bisa menimbulkan sakit ISPA akibat menghirup partikel asap,” ungkapnya.
Ismail menambahkan, Polsek Putussibau Selatan melalui Bhabinkamtibmas rutin melakukan sosialisasi dan patroli untuk mencegah terjadinya karhutla.
Petugas juga turun langsung ke lokasi apabila ditemukan titik api di wilayah hukum Polsek Putussibau Selatan.
“Mari bersama kita jaga hutan dan lahan dari kebakaran,” pungkas IPTU Ismail Sinuraya. (Haq)
KALBARONLINE.com - Tim gabungan kembali berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Dusun Sauwe, Desa Melapi, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (29/8/2026).
Pemadaman melibatkan aparat dan sejumlah instansi terkait. Dua unit tangki air milik Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 927/Uncak Kapuas dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Ismail Sinuraya bersama delapan anggotanya turut terjun ke lokasi. Mereka bahu membahu bersama anggota Yonif TP 927/Uncak Kapuas, Koramil 1206-06/Putussibau, personel piket Polres Kapuas Hulu dan BPBD.
Petugas mengarahkan selang air ke titik api yang masih menyala serta lahan yang masih mengeluarkan asap. Pemadaman dilakukan hingga api dipastikan padam.
Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Ismail Sinuraya mengatakan pihaknya terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi kemarau panjang.
“Kami dari Polsek Putussibau Selatan secara terus-menerus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dulu dengan cara membakar lahan. Untuk diketahui bersama, saat ini memasuki kemarau panjang atau El Nino, kualitas udara kita saat ini sangat tidak sehat,” ujar Ismail Sinuraya.
Menurutnya, asap akibat karhutla tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga mengganggu aktivitas pendidikan. Kondisi kabut asap bahkan membuat kegiatan belajar mengajar di sejumlah jenjang pendidikan untuk sementara dilakukan secara daring.
“Di mana asap karhutla itu sangat berdampak kepada proses pembelajaran di sekolah mulai TK, SD, SMP, SMA yang sementara ini diliburkan dan dilaksanakan melalui daring. Dari segi kesehatan, karhutla ini bisa menimbulkan sakit ISPA akibat menghirup partikel asap,” ungkapnya.
Ismail menambahkan, Polsek Putussibau Selatan melalui Bhabinkamtibmas rutin melakukan sosialisasi dan patroli untuk mencegah terjadinya karhutla.
Petugas juga turun langsung ke lokasi apabila ditemukan titik api di wilayah hukum Polsek Putussibau Selatan.
“Mari bersama kita jaga hutan dan lahan dari kebakaran,” pungkas IPTU Ismail Sinuraya. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini