Kapuas Hulu    

Karhutla di Bajau Andai Kembali Merambat, Tim Gabungan Kerahkan Drone dan Tangki Air

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 31 August 2026
Karhutla di Bajau Andai Kembali Merambat, Tim Gabungan Kerahkan Drone dan Tangki Air
Karhutla di Bajau Andai Kapuas Hulu kembali merambat. Tim gabungan kerahkan drone, pompa dan tangki air untuk pemadaman (Foto: Haq/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Personel gabungan TNI-Polri bersama pihak perusahaan kembali melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Bajau Andai, Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (30/8/2026).

Kebakaran melanda lahan seluas sekitar 0,6 hektare yang merupakan bekas kebun lada dan diduga akan digunakan kembali untuk kegiatan berladang.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wisnu Perdana Putra melalui Kasi Humas Polres Kapuas Hulu IPTU Jamali mengatakan, tim gabungan melakukan pengecekan, pemetaan hingga pemadaman karena sejumlah titik api kembali menyala dan merambat ke bagian lain.

“Personel Polsek Empanang, Koramil 1206-07 Empanang, Batalyon 644/Walet Sakti, serta karyawan BSME PT. SKM Estate bersama-sama melakukan pengecekan, pemetaan, dan pemadaman terhadap titik api yang masih menyala dan kembali merambat ke sejumlah bagian lahan,” ungkap IPTU Jamali.

Penanganan diawali sekitar pukul 09.30 WIB. Personel Polsek Empanang melakukan pengecekan titik api menggunakan aplikasi pemantauan kebakaran.

Sekitar pukul 11.00 WIB, personel Polsek Empanang bersama Batalyon 644/Walet Sakti kemudian melakukan pemetaan menggunakan drone untuk mengetahui kondisi serta sebaran titik api.

Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah titik api berada di lokasi yang sebelumnya telah ditangani. Namun, api kembali menyala dan merambat ke bagian lain, termasuk mengarah ke kawasan hutan.

Tim gabungan kemudian menuju lokasi dan bergabung dengan karyawan BSME PT. SKM Estate. Setibanya di lokasi, petugas menyiapkan peralatan pemadaman dan membagi personel menjadi dua kelompok untuk menjangkau titik api yang tersebar.

Pembagian tersebut dilakukan karena api telah merambat ke beberapa bagian lahan. Petugas juga harus menjangkau titik api yang sudah masuk lebih jauh ke kawasan hutan.

Dalam proses pemadaman, tim menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya mesin Robin, selang pemadam, kendaraan tangki berkapasitas 15.000 liter, drone, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Namun, hingga sekitar pukul 18.20 WIB, masih terdapat titik api yang belum sepenuhnya padam. Kondisi tersebut dipengaruhi rambatan api yang semakin masuk ke kawasan hutan, ditambah hari mulai gelap dan minimnya penerangan di lokasi.

Kegiatan pengecekan dan penanganan kemudian berakhir sekitar pukul 18.50 WIB dengan kondisi aman dan kondusif.

Pemadaman akan dilanjutkan petugas gabungan pada hari berikutnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh titik api dapat dikendalikan sekaligus mencegah kebakaran kembali merambat, khususnya ke arah areal perkebunan BSME PT. SKM Estate.

Polsek Empanang juga terus memantau perkembangan kebakaran dan berkoordinasi dengan unsur TNI, pihak perusahaan serta masyarakat untuk mencegah meluasnya Karhutla.

Penanganan bersama tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan, melindungi masyarakat, sekaligus mencegah kebakaran meluas ke areal perkebunan dan kawasan lainnya. (Haq)

Artikel Selanjutnya
Festival Film Pelajar Khatulistiwa Masuk Tahun Ketujuh, Angkat Isu AI hingga Karhutla
Monday, 31 August 2026
Artikel Sebelumnya
Pontianak Krisis Air Bersih, Pemkot Siapkan Sejumlah Titik Air Gratis
Monday, 31 August 2026

Berita terkait