Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 01 September 2026 |
KALBARONLINE.com - Ganda putra Indonesia Muhammad Al Fauzan Hamba/Kleopas Binar Putra Prakoso harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan pada babak kualifikasi Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.
Menghadapi pasangan Malaysia Boon Xin Yuan/Lwi Sheng Hao di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Selasa (1/9/2026), Fauzan/Kleopas berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan dua gim langsung 21-17, 21-18.
Meski menang straight game, pertandingan berlangsung cukup sengit. Pasangan Indonesia mendapat tekanan dari permainan cepat dan agresif yang diperlihatkan wakil Malaysia.
Kleopas mengakui laga tersebut tidak mudah. Apalagi, ia bersama Fauzan belum pernah berhadapan dengan pasangan Malaysia tersebut sebelumnya.
“Perlawanan cukup sengit sih lawan Malaysia. Di gim pertama juga kita kesulitan. Cuma yang penting saling mengingatkan, fokus satu-satu poin dulu, terus saling percaya, seperti mau main apa, mau main apa,” ujar Kleopas.
Menurutnya, komunikasi menjadi salah satu kunci pasangan Indonesia mampu menjaga permainan hingga akhirnya mengamankan kemenangan dalam dua gim.
Kleopas menyebut pertandingan melawan pasangan Malaysia terasa lebih sulit dibandingkan laga sebelumnya karena karakter lawan yang belum mereka kenal.
“Setelah main tadi pagi mungkin lebih sulit lawan Malaysia. Soalnya tekanannya cukup kuat juga. Kita kan belum pernah lawan. Kalau yang sebelumnya kita sudah pernah lawan, jadi kita harus sama-sama siap, sama-sama belajar mainnya,” katanya.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Fauzan/Kleopas untuk melangkah ke pertandingan berikutnya.
Namun, pasangan Indonesia tidak ingin larut dalam kemenangan. Mereka langsung menyiapkan sejumlah evaluasi, terutama menghadapi pertandingan selanjutnya yang dipastikan kembali menghadirkan tantangan berbeda.
Kleopas mengatakan persiapan fisik menjadi salah satu perhatian utama. Setelah menjalani pertandingan, mereka akan mengatur pola makan dan memastikan waktu istirahat cukup agar kondisi tetap prima.
“Persiapan tanding selanjutnya kita atur pola makan sama istirahat yang cukup. Sama fokus lihat permainan lawan di YouTube,” ujarnya.
Selain menjaga kondisi fisik, mempelajari permainan calon lawan menjadi bagian dari strategi yang akan dilakukan.
Bagi Fauzan/Kleopas, kemampuan beradaptasi menjadi hal penting dalam turnamen dengan persaingan internasional seperti Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.
Mereka harus mampu membaca karakter permainan lawan dengan cepat sekaligus menjaga komunikasi di tengah tekanan pertandingan.
Kemenangan atas wakil Malaysia tersebut juga menunjukkan kesiapan wakil Indonesia untuk bersaing sejak babak kualifikasi.
Dengan terus menjaga fokus, kondisi fisik dan komunikasi di lapangan, Fauzan/Kleopas bertekad melanjutkan langkah mereka dan memberikan hasil terbaik di hadapan publik Pontianak.
KALBARONLINE.com - Ganda putra Indonesia Muhammad Al Fauzan Hamba/Kleopas Binar Putra Prakoso harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan pada babak kualifikasi Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.
Menghadapi pasangan Malaysia Boon Xin Yuan/Lwi Sheng Hao di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Selasa (1/9/2026), Fauzan/Kleopas berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan dua gim langsung 21-17, 21-18.
Meski menang straight game, pertandingan berlangsung cukup sengit. Pasangan Indonesia mendapat tekanan dari permainan cepat dan agresif yang diperlihatkan wakil Malaysia.
Kleopas mengakui laga tersebut tidak mudah. Apalagi, ia bersama Fauzan belum pernah berhadapan dengan pasangan Malaysia tersebut sebelumnya.
“Perlawanan cukup sengit sih lawan Malaysia. Di gim pertama juga kita kesulitan. Cuma yang penting saling mengingatkan, fokus satu-satu poin dulu, terus saling percaya, seperti mau main apa, mau main apa,” ujar Kleopas.
Menurutnya, komunikasi menjadi salah satu kunci pasangan Indonesia mampu menjaga permainan hingga akhirnya mengamankan kemenangan dalam dua gim.
Kleopas menyebut pertandingan melawan pasangan Malaysia terasa lebih sulit dibandingkan laga sebelumnya karena karakter lawan yang belum mereka kenal.
“Setelah main tadi pagi mungkin lebih sulit lawan Malaysia. Soalnya tekanannya cukup kuat juga. Kita kan belum pernah lawan. Kalau yang sebelumnya kita sudah pernah lawan, jadi kita harus sama-sama siap, sama-sama belajar mainnya,” katanya.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Fauzan/Kleopas untuk melangkah ke pertandingan berikutnya.
Namun, pasangan Indonesia tidak ingin larut dalam kemenangan. Mereka langsung menyiapkan sejumlah evaluasi, terutama menghadapi pertandingan selanjutnya yang dipastikan kembali menghadirkan tantangan berbeda.
Kleopas mengatakan persiapan fisik menjadi salah satu perhatian utama. Setelah menjalani pertandingan, mereka akan mengatur pola makan dan memastikan waktu istirahat cukup agar kondisi tetap prima.
“Persiapan tanding selanjutnya kita atur pola makan sama istirahat yang cukup. Sama fokus lihat permainan lawan di YouTube,” ujarnya.
Selain menjaga kondisi fisik, mempelajari permainan calon lawan menjadi bagian dari strategi yang akan dilakukan.
Bagi Fauzan/Kleopas, kemampuan beradaptasi menjadi hal penting dalam turnamen dengan persaingan internasional seperti Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.
Mereka harus mampu membaca karakter permainan lawan dengan cepat sekaligus menjaga komunikasi di tengah tekanan pertandingan.
Kemenangan atas wakil Malaysia tersebut juga menunjukkan kesiapan wakil Indonesia untuk bersaing sejak babak kualifikasi.
Dengan terus menjaga fokus, kondisi fisik dan komunikasi di lapangan, Fauzan/Kleopas bertekad melanjutkan langkah mereka dan memberikan hasil terbaik di hadapan publik Pontianak.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini