Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 01 September 2026 |
KALBARONLINE.com - Pengalaman tampil pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi modal penting bagi Henrikho Wibowo KHO. Kembali bertanding di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, wakil Indonesia itu berhasil mengawali langkahnya di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dengan kemenangan meyakinkan.
Henrikho menumbangkan wakil India, Aditya Tripathi, dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16 pada babak kualifikasi, Selasa (1/9/2026).
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Namun, pengalaman Henrikho tampil di arena yang sama pada turnamen pekan sebelumnya membuatnya lebih memahami kondisi lapangan maupun atmosfer pertandingan.
“Minggu lalu saya juga main di sini, jadi sedikit banyak saya belajar dari minggu lalu, keadaan lapangan, keadaan situasi turnamennya seperti bagaimana. Jadi coba evaluasi dari minggu kemarin, jadi minggu ini mainnya terasa lebih bisa adaptasi,” ujar Henrikho seusai pertandingan.
Henrikho memang menjadi salah satu pemain yang kembali tampil di Pontianak setelah mengikuti Polytron Pontianak International Challenge 2026.
Pengalaman tersebut dimanfaatkannya untuk melakukan evaluasi. Ia tidak hanya berusaha memperbaiki aspek permainan, tetapi juga mempersiapkan mental agar lebih siap menghadapi pertandingan.
Menurut Henrikho, persiapan secara teknis sebenarnya telah dilakukan setiap hari. Latihan pagi dan sore menjadi bagian dari rutinitas untuk menjaga kondisi sekaligus membangun kesiapan menghadapi turnamen.
“Buat saya sebenarnya kita latihan setiap hari pagi sore. Jadi tinggal pikirannya buat bisa mikir untuk siap,” katanya.
Saat menghadapi Aditya, Henrikho memilih tidak terburu-buru mengejar poin. Ia berusaha menjaga permainan tetap stabil dan tenang, sembari menunggu kesempatan untuk mendapatkan angka.
“Hari ini saya cuma bisa siap terus untuk bisa tidak terlalu ingin poin, tidak terlalu ingin menyerang. Jadi berusaha stabil dan tenang,” jelasnya.
Pendekatan tersebut terbukti efektif. Henrikho mampu mengendalikan permainan dan menyelesaikan pertandingan dalam dua gim.
Kemenangan atas Aditya Tripathi sekaligus membuka peluang Henrikho untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian BWF World Tour Super 100 tersebut.
Untuk pertandingan berikutnya, Henrikho belum mengetahui siapa calon lawannya. Namun, ia menegaskan tidak ingin terlalu memikirkan siapa pemain yang akan dihadapi.
Baginya, kesiapan menjadi modal utama menghadapi siapapun lawan yang akan datang.
“Untuk pertandingan selanjutnya saya belum lihat lawannya siapa. Tapi yang jelas, lawan siapapun kita harus siap,” tegas Henrikho.
Kemenangan ini menjadi awal positif bagi Henrikho di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Pengalaman bermain di venue yang sama, evaluasi dari turnamen sebelumnya, serta ketenangan dalam pertandingan menjadi bekal penting untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.
KALBARONLINE.com - Pengalaman tampil pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi modal penting bagi Henrikho Wibowo KHO. Kembali bertanding di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, wakil Indonesia itu berhasil mengawali langkahnya di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dengan kemenangan meyakinkan.
Henrikho menumbangkan wakil India, Aditya Tripathi, dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16 pada babak kualifikasi, Selasa (1/9/2026).
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Namun, pengalaman Henrikho tampil di arena yang sama pada turnamen pekan sebelumnya membuatnya lebih memahami kondisi lapangan maupun atmosfer pertandingan.
“Minggu lalu saya juga main di sini, jadi sedikit banyak saya belajar dari minggu lalu, keadaan lapangan, keadaan situasi turnamennya seperti bagaimana. Jadi coba evaluasi dari minggu kemarin, jadi minggu ini mainnya terasa lebih bisa adaptasi,” ujar Henrikho seusai pertandingan.
Henrikho memang menjadi salah satu pemain yang kembali tampil di Pontianak setelah mengikuti Polytron Pontianak International Challenge 2026.
Pengalaman tersebut dimanfaatkannya untuk melakukan evaluasi. Ia tidak hanya berusaha memperbaiki aspek permainan, tetapi juga mempersiapkan mental agar lebih siap menghadapi pertandingan.
Menurut Henrikho, persiapan secara teknis sebenarnya telah dilakukan setiap hari. Latihan pagi dan sore menjadi bagian dari rutinitas untuk menjaga kondisi sekaligus membangun kesiapan menghadapi turnamen.
“Buat saya sebenarnya kita latihan setiap hari pagi sore. Jadi tinggal pikirannya buat bisa mikir untuk siap,” katanya.
Saat menghadapi Aditya, Henrikho memilih tidak terburu-buru mengejar poin. Ia berusaha menjaga permainan tetap stabil dan tenang, sembari menunggu kesempatan untuk mendapatkan angka.
“Hari ini saya cuma bisa siap terus untuk bisa tidak terlalu ingin poin, tidak terlalu ingin menyerang. Jadi berusaha stabil dan tenang,” jelasnya.
Pendekatan tersebut terbukti efektif. Henrikho mampu mengendalikan permainan dan menyelesaikan pertandingan dalam dua gim.
Kemenangan atas Aditya Tripathi sekaligus membuka peluang Henrikho untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian BWF World Tour Super 100 tersebut.
Untuk pertandingan berikutnya, Henrikho belum mengetahui siapa calon lawannya. Namun, ia menegaskan tidak ingin terlalu memikirkan siapa pemain yang akan dihadapi.
Baginya, kesiapan menjadi modal utama menghadapi siapapun lawan yang akan datang.
“Untuk pertandingan selanjutnya saya belum lihat lawannya siapa. Tapi yang jelas, lawan siapapun kita harus siap,” tegas Henrikho.
Kemenangan ini menjadi awal positif bagi Henrikho di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Pengalaman bermain di venue yang sama, evaluasi dari turnamen sebelumnya, serta ketenangan dalam pertandingan menjadi bekal penting untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini