Ketapang    

Polres Ketapang Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Tanjung Baik Budi

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Sunday, 13 September 2026
Polres Ketapang Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Tanjung Baik Budi
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ketapang mendapat perhatian dari Polres Ketapang. Sebanyak 15 ribu liter air bersih dan air layak konsumsi disalurkan kepada masyarakat Desa Tanjung Baik Budi, Kecamatan Matan Hilir Utara (MHU), Minggu (13/9/2026).

Dalam penyaluran tersebut, Polres Ketapang mengerahkan kendaraan Mobile Water Treatment (MWT) untuk mengolah air baku menjadi air bersih dan air layak konsumsi. Kegiatan itu dipimpin langsung Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama dan turut mendapat dukungan dari Bupati Ketapang Alexander Wilyo.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak keterbatasan akses air bersih akibat kondisi cuaca dan karakteristik wilayah pesisir.

Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama mengatakan, kondisi Desa Tanjung Baik Budi membutuhkan penanganan cepat karena masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, kendaraan Mobile Water Treatment milik Polres Ketapang memiliki kemampuan mengolah air baku dari berbagai sumber. Sistem pengolahan yang digunakan meliputi filtrasi, sinar ultraviolet (UV), hingga teknologi reverse osmosis (RO).

"Desa Tanjung Baik Budi saat ini mengalami krisis air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena kondisi cuaca dan posisi geografis di daerah pesisir. Karena itu perlu mendapatkan perhatian dan penanganan secara cepat," ujar AKBP Putra.

Ia menjelaskan, kapasitas produksi MWT bergantung pada jenis air baku yang digunakan. Untuk air asin, kendaraan tersebut mampu menghasilkan sekitar 400 liter air per jam.

Sementara jika menggunakan air biasa, termasuk air parit yang masih memungkinkan untuk diolah, kapasitas produksinya dapat mencapai sekitar 2.000 liter per jam.

Perbedaan kapasitas tersebut, kata Putra, dipengaruhi oleh proses pengolahan yang dibutuhkan berdasarkan karakteristik air baku.

"Kehadiran Mobile Water Treatment merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, khususnya ketika menghadapi persoalan kebutuhan air bersih," katanya.

Putra menegaskan, kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan serta membantu mencari solusi atas persoalan yang dihadapi warga.

Ia berharap bantuan air bersih tersebut dapat meringankan beban masyarakat Desa Tanjung Baik Budi di tengah kondisi kekeringan yang masih berlangsung.

"Harapannya semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat dan menjadi bentuk nyata kepedulian Polri kepada warga," tutupnya. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Kapolres Baru Ketapang Langsung Hadapi Karhutla, Putra Pratama Siap Inventarisasi Lahan Terbakar
Saturday, 12 September 2026
Artikel Sebelumnya
Kapolres Baru Ketapang Langsung Hadapi Karhutla, Putra Pratama Siap Inventarisasi Lahan Terbakar
Saturday, 12 September 2026

Berita terkait