Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 17 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Jembatan Kayu Sungai Bedungan di Dusun Landau, Desa Belikai, Kecamatan Seberuang, Kabupaten Kapuas Hulu, roboh pada Jumat (16/10/2026). Kerusakan ini mengganggu akses penghubung Desa Belikai dan Desa Nanga Lot serta distribusi barang kebutuhan masyarakat.
Kerusakan diketahui sekitar pukul 06.00 WIB ketika warga yang hendak melintas mendapati jembatan tersebut roboh ke arah hilir sungai. Akibatnya, kendaraan roda empat dan roda enam tidak dapat melintas sehingga aktivitas masyarakat terganggu.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kerusakan jembatan diduga dipicu derasnya arus Sungai Bedungan akibat hujan lebat. Arus sungai membawa material kayu lapuk berukuran besar yang kemudian menumpuk di bagian bawah jembatan. Tumpukan material tersebut diduga membuat pondasi jembatan tidak mampu menahan beban hingga akhirnya roboh.
Pengecekan kondisi jembatan dilakukan oleh Camat Seberuang Fransiskus, S.Sos., Bhabinkamtibmas Polsek Seberuang Brigadir Kurniawan Tino, Babinsa Seberuang Sertu Tampubolon, Kasi Kesra Kecamatan Seberuang Tayam, Kepala Desa Nanga Lot Parmona, Kepala Desa Belikai Ricardus Barce Djawa, serta sejumlah warga setempat.
Untuk sementara, kendaraan roda dua masih dapat melintas dengan bantuan papan yang dipasang pada bagian ujung jembatan. Namun, pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati karena kondisi jembatan yang rusak berpotensi membahayakan keselamatan. Sementara itu, kendaraan roda empat dan roda enam belum dapat melintas.
Jembatan sepanjang sekitar 30 meter tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan Desa Belikai dan Desa Nanga Lot, sekaligus jalur menuju sejumlah desa di Kecamatan Silat Hulu. Kerusakan ini berdampak terhadap mobilitas warga dan kelancaran pengangkutan barang kebutuhan sehari-hari.
Polri melalui Bhabinkamtibmas bersama unsur terkait terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Penanganan lebih lanjut diharapkan segera dilakukan agar akses penghubung antardesa tersebut dapat dipulihkan dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
Masyarakat yang melintasi kawasan tersebut diimbau untuk mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri melewati bagian jembatan yang berisiko membahayakan. (Haq)
KALBARONLINE.com – Jembatan Kayu Sungai Bedungan di Dusun Landau, Desa Belikai, Kecamatan Seberuang, Kabupaten Kapuas Hulu, roboh pada Jumat (16/10/2026). Kerusakan ini mengganggu akses penghubung Desa Belikai dan Desa Nanga Lot serta distribusi barang kebutuhan masyarakat.
Kerusakan diketahui sekitar pukul 06.00 WIB ketika warga yang hendak melintas mendapati jembatan tersebut roboh ke arah hilir sungai. Akibatnya, kendaraan roda empat dan roda enam tidak dapat melintas sehingga aktivitas masyarakat terganggu.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kerusakan jembatan diduga dipicu derasnya arus Sungai Bedungan akibat hujan lebat. Arus sungai membawa material kayu lapuk berukuran besar yang kemudian menumpuk di bagian bawah jembatan. Tumpukan material tersebut diduga membuat pondasi jembatan tidak mampu menahan beban hingga akhirnya roboh.
Pengecekan kondisi jembatan dilakukan oleh Camat Seberuang Fransiskus, S.Sos., Bhabinkamtibmas Polsek Seberuang Brigadir Kurniawan Tino, Babinsa Seberuang Sertu Tampubolon, Kasi Kesra Kecamatan Seberuang Tayam, Kepala Desa Nanga Lot Parmona, Kepala Desa Belikai Ricardus Barce Djawa, serta sejumlah warga setempat.
Untuk sementara, kendaraan roda dua masih dapat melintas dengan bantuan papan yang dipasang pada bagian ujung jembatan. Namun, pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati karena kondisi jembatan yang rusak berpotensi membahayakan keselamatan. Sementara itu, kendaraan roda empat dan roda enam belum dapat melintas.
Jembatan sepanjang sekitar 30 meter tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan Desa Belikai dan Desa Nanga Lot, sekaligus jalur menuju sejumlah desa di Kecamatan Silat Hulu. Kerusakan ini berdampak terhadap mobilitas warga dan kelancaran pengangkutan barang kebutuhan sehari-hari.
Polri melalui Bhabinkamtibmas bersama unsur terkait terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Penanganan lebih lanjut diharapkan segera dilakukan agar akses penghubung antardesa tersebut dapat dipulihkan dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
Masyarakat yang melintasi kawasan tersebut diimbau untuk mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri melewati bagian jembatan yang berisiko membahayakan. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini