Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 27 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak menyalurkan bantuan alat bantu mobilitas dan sandang kepada empat warga lanjut usia dan penyandang disabilitas. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan kemandirian penerima.
Keempat penerima bantuan tersebut yakni Lawati, warga Kelurahan Tanjung Hilir, dan Siti Minasari, warga Kelurahan Siantan Tengah, yang masing-masing menerima kursi roda dewasa serta sandang lansia.
Selanjutnya, Muruyeh, warga Kelurahan Siantan Hilir, menerima kursi roda dewasa dan sandang disabilitas. Sementara Suparmi, warga Kelurahan Batu Layang, memperoleh bantuan kaki palsu dan sandang bagi penyandang disabilitas.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, saat mengunjungi rumah masing-masing penerima pada Selasa (27/10/2026).
Bahasan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Pontianak untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapat dukungan sesuai kondisi mereka.
“Bantuan seperti kursi roda maupun kaki palsu ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi penerimanya sangat berarti karena membantu mobilitas dan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah harus hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara langsung, terutama kelompok lanjut usia, penyandang disabilitas, serta warga yang memiliki keterbatasan dalam menjalankan aktivitas secara mandiri.
“Yang kita inginkan adalah bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh penerima. Pemerintah harus hadir, terutama kepada warga yang memang membutuhkan perhatian lebih,” katanya.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari pelayanan sosial yang terus dilakukan Pemkot Pontianak melalui perangkat daerah terkait. Pendataan dan verifikasi diperlukan agar jenis bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima.
Bahasan meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan terus aktif memantau kondisi warga di lingkungannya. Informasi dari RT, RW, tokoh masyarakat, maupun keluarga dinilai penting agar warga yang membutuhkan bantuan dapat segera terdata.
“Kalau ada warga yang membutuhkan alat bantu atau memiliki persoalan sosial, sampaikan melalui kelurahan dan kecamatan. Jangan sampai ada masyarakat yang sebenarnya membutuhkan tetapi tidak terjangkau informasi,” pesannya.
Bahasan berharap alat bantu yang diberikan dapat meningkatkan kemandirian penerima sekaligus meringankan beban keluarga dalam mendampingi aktivitas sehari-hari. Pemkot Pontianak akan terus memperkuat pelayanan sosial melalui kolaborasi antara Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat.
“Prinsipnya, pemerintah ingin hadir sedekat mungkin dengan warga. Kalau ada kebutuhan yang bisa kita bantu sesuai kemampuan dan ketentuan, tentu akan kita upayakan,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak menyalurkan bantuan alat bantu mobilitas dan sandang kepada empat warga lanjut usia dan penyandang disabilitas. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan kemandirian penerima.
Keempat penerima bantuan tersebut yakni Lawati, warga Kelurahan Tanjung Hilir, dan Siti Minasari, warga Kelurahan Siantan Tengah, yang masing-masing menerima kursi roda dewasa serta sandang lansia.
Selanjutnya, Muruyeh, warga Kelurahan Siantan Hilir, menerima kursi roda dewasa dan sandang disabilitas. Sementara Suparmi, warga Kelurahan Batu Layang, memperoleh bantuan kaki palsu dan sandang bagi penyandang disabilitas.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, saat mengunjungi rumah masing-masing penerima pada Selasa (27/10/2026).
Bahasan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Pontianak untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapat dukungan sesuai kondisi mereka.
“Bantuan seperti kursi roda maupun kaki palsu ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi penerimanya sangat berarti karena membantu mobilitas dan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah harus hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara langsung, terutama kelompok lanjut usia, penyandang disabilitas, serta warga yang memiliki keterbatasan dalam menjalankan aktivitas secara mandiri.
“Yang kita inginkan adalah bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh penerima. Pemerintah harus hadir, terutama kepada warga yang memang membutuhkan perhatian lebih,” katanya.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari pelayanan sosial yang terus dilakukan Pemkot Pontianak melalui perangkat daerah terkait. Pendataan dan verifikasi diperlukan agar jenis bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima.
Bahasan meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan terus aktif memantau kondisi warga di lingkungannya. Informasi dari RT, RW, tokoh masyarakat, maupun keluarga dinilai penting agar warga yang membutuhkan bantuan dapat segera terdata.
“Kalau ada warga yang membutuhkan alat bantu atau memiliki persoalan sosial, sampaikan melalui kelurahan dan kecamatan. Jangan sampai ada masyarakat yang sebenarnya membutuhkan tetapi tidak terjangkau informasi,” pesannya.
Bahasan berharap alat bantu yang diberikan dapat meningkatkan kemandirian penerima sekaligus meringankan beban keluarga dalam mendampingi aktivitas sehari-hari. Pemkot Pontianak akan terus memperkuat pelayanan sosial melalui kolaborasi antara Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat.
“Prinsipnya, pemerintah ingin hadir sedekat mungkin dengan warga. Kalau ada kebutuhan yang bisa kita bantu sesuai kemampuan dan ketentuan, tentu akan kita upayakan,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini