Pontianak    

Pasar Murah di Pontianak Timur Jadi Penutup Rangkaian Operasi Pasar di Enam Kecamatan

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 28 October 2026
Pasar Murah di Pontianak Timur Jadi Penutup Rangkaian Operasi Pasar di Enam Kecamatan
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan saat membuka pasar murah di halaman Kantor Camat Pontianak Timur, Rabu (28/10/2026) (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak kembali menggelar pasar murah di halaman Kantor Camat Pontianak Timur, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian pasar murah yang telah dilaksanakan di enam kecamatan sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.

“Semoga pasar murah ini memberikan manfaat kepada masyarakat. Pemerintah Kota Pontianak akan terus berikhtiar bagaimana membantu meringankan beban warga terhadap kenaikan harga komoditas atau sembako di pasaran,” ujarnya.

Bahasan menjelaskan, harga kebutuhan pokok yang ditawarkan dalam pasar murah berada di bawah harga pasaran berkat subsidi pemerintah dan dukungan berbagai pihak yang terlibat.

“Ini sifatnya bukan menanggung seluruh kebutuhan masyarakat, tetapi membantu meringankan. Artinya harga kita subsidi sehingga lebih rendah dibandingkan harga di pasaran,” katanya.

Selain paket kebutuhan pokok, warga juga berkesempatan mendapatkan bahan pangan tambahan berupa sayuran dan ikan lele. Pembagiannya dilakukan secara terbatas agar manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih banyak warga.

“Sayurnya gratis, kemudian ada juga lele meskipun jumlahnya terbatas. Kita atur supaya warga yang lain juga kebagian,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari panjangnya antrean di lokasi pasar murah. Bahasan pun menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang harus menunggu karena proses penyaluran bantuan tetap dilakukan secara tertib dan mengikuti administrasi yang telah ditetapkan.

“Saya mohon maaf karena antreannya panjang, mungkin bapak ibu juga capek. Tetapi prosesnya memang harus kita lakukan dengan tertib,” ujarnya.

Menurut Bahasan, pelaksanaan pasar murah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa, Bulog, hingga unsur lainnya.

“Kita bersama-sama bergerak bagaimana meringankan beban masyarakat, terutama masyarakat yang memang membutuhkan,” katanya.

Ia menambahkan, pasar murah merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Selain membantu menjaga daya beli, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga pangan.

Bahasan berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut sesuai kebutuhan dan pembagian berlangsung merata.

“Yang kita harapkan tentu manfaatnya benar-benar sampai kepada warga. Karena itu pembagiannya kita atur supaya tidak hanya dinikmati oleh beberapa orang,” ujarnya.

Ia juga meminta jajaran camat dan lurah terus memantau kondisi masyarakat di wilayah masing-masing agar pemerintah dapat mengetahui kebutuhan warga secara lebih cepat.

“Doakan kami bersama jajaran, camat, lurah, kepala dinas dan seluruh pihak yang terlibat bisa terus berikhtiar dan bergerak bersama untuk membantu masyarakat,” pungkasnya. (*)

Artikel Selanjutnya
Edi Kamtono Ajak Orang Muda Pontianak Tingkatkan Empati dan Kreativitas pada Hari Sumpah Pemuda
Wednesday, 28 October 2026
Artikel Sebelumnya
Pemkot Pontianak Bahas Raperda Pajak dan Retribusi, Pajak Air Tanah Mulai Diinisiasi
Wednesday, 28 October 2026

Berita terkait