Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 28 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak orang muda meningkatkan empati, semangat belajar, kreativitas, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari kontribusi membangun bangsa. Pesan tersebut disampaikannya dalam apel peringatan Hari Sumpah Pemuda di Halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (28/10/2026).
Edi mengatakan, momentum Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menentukan arah masa depan bangsa, termasuk pembangunan Kota Pontianak.
“Orang muda harus terus meningkatkan empati dan ikut membangun bangsa ini. Mudah-mudahan momentum Sumpah Pemuda memberikan semangat khususnya kepada orang-orang muda di Kota Pontianak,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah dan generasi muda perlu terus berkolaborasi untuk mewujudkan Pontianak sebagai kota yang maju dan terus berkembang, sekaligus tetap humanis.
Kontribusi generasi muda, kata Edi, selama ini hadir melalui berbagai jalur, baik secara perseorangan maupun melalui organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, komunitas kampus, serta kelompok yang bergerak di bidang sosial, olahraga, kesenian hingga politik.
“Kontribusi mereka sangat besar, baik secara perorangan maupun melalui organisasi kepemudaan, organisasi di kampus, maupun organisasi yang bergerak di kegiatan sosial, olahraga, kesenian dan bidang lainnya,” jelasnya.
Karena itu, pemerintah akan terus membuka ruang yang lebih luas agar generasi muda dapat menyalurkan gagasan dan mengembangkan kemampuannya.
“Orang muda harus diberi ruang dan fasilitas supaya mereka bisa berkreasi, berinovasi dan ikut memikirkan masa depan Kota Pontianak maupun bangsa Indonesia,” ujarnya.
Edi berharap generasi muda Pontianak tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Ia mendorong mereka untuk aktif mengambil peran sesuai minat dan bidang masing-masing.
Energi, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi yang dimiliki generasi muda dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat.
Ia juga menekankan bahwa kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik. Kualitas manusia, kepedulian terhadap sesama, dan kemampuan menciptakan ruang yang inklusif juga menjadi bagian penting dari pembangunan Pontianak.
“Yang kita bangun bukan hanya kotanya, tetapi juga manusianya. Orang muda harus menjadi bagian dari kota yang maju, tetapi tetap punya kepedulian dan nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak orang muda meningkatkan empati, semangat belajar, kreativitas, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari kontribusi membangun bangsa. Pesan tersebut disampaikannya dalam apel peringatan Hari Sumpah Pemuda di Halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (28/10/2026).
Edi mengatakan, momentum Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menentukan arah masa depan bangsa, termasuk pembangunan Kota Pontianak.
“Orang muda harus terus meningkatkan empati dan ikut membangun bangsa ini. Mudah-mudahan momentum Sumpah Pemuda memberikan semangat khususnya kepada orang-orang muda di Kota Pontianak,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah dan generasi muda perlu terus berkolaborasi untuk mewujudkan Pontianak sebagai kota yang maju dan terus berkembang, sekaligus tetap humanis.
Kontribusi generasi muda, kata Edi, selama ini hadir melalui berbagai jalur, baik secara perseorangan maupun melalui organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, komunitas kampus, serta kelompok yang bergerak di bidang sosial, olahraga, kesenian hingga politik.
“Kontribusi mereka sangat besar, baik secara perorangan maupun melalui organisasi kepemudaan, organisasi di kampus, maupun organisasi yang bergerak di kegiatan sosial, olahraga, kesenian dan bidang lainnya,” jelasnya.
Karena itu, pemerintah akan terus membuka ruang yang lebih luas agar generasi muda dapat menyalurkan gagasan dan mengembangkan kemampuannya.
“Orang muda harus diberi ruang dan fasilitas supaya mereka bisa berkreasi, berinovasi dan ikut memikirkan masa depan Kota Pontianak maupun bangsa Indonesia,” ujarnya.
Edi berharap generasi muda Pontianak tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Ia mendorong mereka untuk aktif mengambil peran sesuai minat dan bidang masing-masing.
Energi, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi yang dimiliki generasi muda dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat.
Ia juga menekankan bahwa kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik. Kualitas manusia, kepedulian terhadap sesama, dan kemampuan menciptakan ruang yang inklusif juga menjadi bagian penting dari pembangunan Pontianak.
“Yang kita bangun bukan hanya kotanya, tetapi juga manusianya. Orang muda harus menjadi bagian dari kota yang maju, tetapi tetap punya kepedulian dan nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini