Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 27 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mempersiapkan 80 bakal calon kepala sekolah (BCKS) se-Kota Pontianak. Seluruh peserta telah melalui tahapan seleksi dan mengikuti Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah Kota Pontianak Tahun 2026.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Ismail, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah pemerintah kota untuk menyiapkan calon kepala sekolah yang berkualitas dan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan.
“Kepala sekolah adalah pemimpin pembelajaran yang menentukan arah budaya dan kualitas layanan pendidikan di sekolah yang dipimpinnya,” tegas Ismail seusai membuka kegiatan, Selasa (27/10/2026).
Menurut Ismail, ada tiga aspek yang perlu diperhatikan para calon kepala sekolah, yakni integritas, upaya memberikan yang terbaik, dan peningkatan kompetensi. Ketiganya dinilai penting sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan amanah ke depan.
“Pemimpin dicontoh melalui keteladanannya. Harus punya semangat mengabdi dan siap ditugaskan di mana saja,” ungkapnya.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan kepala sekolah yang kompeten dan mampu menjawab berbagai tantangan di dunia pendidikan, khususnya di Kota Pontianak.
Menurutnya, kualitas kepemimpinan kepala sekolah akan berdampak luas terhadap berbagai pihak, mulai dari siswa dan orang tua hingga masyarakat secara umum.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kota Pontianak, Hermawan Eko Wibowo, menyebut pelatihan ini sebagai sarana pembelajaran bagi para calon kepala sekolah sebelum menjalankan tugas secara definitif.
Dengan bekal ilmu dan wawasan yang diperoleh selama pelatihan, para peserta diharapkan lebih siap menghadapi tanggung jawab sebagai pemimpin satuan pendidikan.
“Peserta akan dibekali ilmu pengelolaan manajerial sekolah. Karena tantangan sebagai kepala sekolah bisa mencakup administratif, sosial, dan lainnya,” kata Hermawan.
Ia menambahkan, para calon kepala sekolah juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi siswa. Pelatihan tersebut turut memberikan pembiasaan berbagai karakter positif yang nantinya dapat diterapkan dalam lingkungan sekolah.
“Semoga dengan ini, mereka dapat menjadi contoh dan menjelaskan dengan utuh berbagai karakter positif kepada siswanya,” tutupnya. (*)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mempersiapkan 80 bakal calon kepala sekolah (BCKS) se-Kota Pontianak. Seluruh peserta telah melalui tahapan seleksi dan mengikuti Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah Kota Pontianak Tahun 2026.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Ismail, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah pemerintah kota untuk menyiapkan calon kepala sekolah yang berkualitas dan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan.
“Kepala sekolah adalah pemimpin pembelajaran yang menentukan arah budaya dan kualitas layanan pendidikan di sekolah yang dipimpinnya,” tegas Ismail seusai membuka kegiatan, Selasa (27/10/2026).
Menurut Ismail, ada tiga aspek yang perlu diperhatikan para calon kepala sekolah, yakni integritas, upaya memberikan yang terbaik, dan peningkatan kompetensi. Ketiganya dinilai penting sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan amanah ke depan.
“Pemimpin dicontoh melalui keteladanannya. Harus punya semangat mengabdi dan siap ditugaskan di mana saja,” ungkapnya.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan kepala sekolah yang kompeten dan mampu menjawab berbagai tantangan di dunia pendidikan, khususnya di Kota Pontianak.
Menurutnya, kualitas kepemimpinan kepala sekolah akan berdampak luas terhadap berbagai pihak, mulai dari siswa dan orang tua hingga masyarakat secara umum.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kota Pontianak, Hermawan Eko Wibowo, menyebut pelatihan ini sebagai sarana pembelajaran bagi para calon kepala sekolah sebelum menjalankan tugas secara definitif.
Dengan bekal ilmu dan wawasan yang diperoleh selama pelatihan, para peserta diharapkan lebih siap menghadapi tanggung jawab sebagai pemimpin satuan pendidikan.
“Peserta akan dibekali ilmu pengelolaan manajerial sekolah. Karena tantangan sebagai kepala sekolah bisa mencakup administratif, sosial, dan lainnya,” kata Hermawan.
Ia menambahkan, para calon kepala sekolah juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi siswa. Pelatihan tersebut turut memberikan pembiasaan berbagai karakter positif yang nantinya dapat diterapkan dalam lingkungan sekolah.
“Semoga dengan ini, mereka dapat menjadi contoh dan menjelaskan dengan utuh berbagai karakter positif kepada siswanya,” tutupnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini