Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 30 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran drainase tidak tersumbat untuk mengantisipasi genangan. Ajakan itu disampaikannya saat kegiatan gotong royong bersama perangkat daerah dan masyarakat di wilayah Pontianak Tenggara, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik yang dinilai memiliki tumpukan sampah dan berpotensi menghambat aliran drainase. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui bidang sumber daya air turut dilibatkan untuk mengantisipasi sumbatan pada saluran sekunder maupun primer.
“Yang kita lakukan hari ini bukan hanya membersihkan sampah, tetapi juga memastikan drainase tidak tersumbat. Ini bagian dari upaya kita mengantisipasi genangan,” ujarnya.
Bahasan mengatakan, penanganan genangan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Pontianak, terutama di tengah perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi. Menurutnya, upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan masyarakat.
“Pasukan SDA di PUPR hampir setiap hari bergerak. Kalau hujan ekstrem, mereka juga siaga dengan mesin pompa. Tetapi kalau tidak didukung masyarakat, tentu hasilnya tidak akan maksimal,” katanya.
Ia mengingatkan warga agar tidak menutup saluran air secara permanen hanya untuk merapikan bagian depan, samping, maupun belakang rumah. Penutupan selokan dapat menghambat aliran air dan membuat genangan bertahan lebih lama.
Selain itu, Bahasan meminta masyarakat tidak menjadikan parit sebagai tempat membuang sampah. Kebiasaan tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab penyumbatan saluran air.
“Jangan sampai karena merasa paling mudah, sampah langsung dilempar ke parit. Kita harus terus mengedukasi supaya masyarakat memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya menjaga kebersihan,” katanya.
Menurut Bahasan, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama.
“Tugas menjaga lingkungan tetap bersih dan asri adalah tugas kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran drainase tidak tersumbat untuk mengantisipasi genangan. Ajakan itu disampaikannya saat kegiatan gotong royong bersama perangkat daerah dan masyarakat di wilayah Pontianak Tenggara, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik yang dinilai memiliki tumpukan sampah dan berpotensi menghambat aliran drainase. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui bidang sumber daya air turut dilibatkan untuk mengantisipasi sumbatan pada saluran sekunder maupun primer.
“Yang kita lakukan hari ini bukan hanya membersihkan sampah, tetapi juga memastikan drainase tidak tersumbat. Ini bagian dari upaya kita mengantisipasi genangan,” ujarnya.
Bahasan mengatakan, penanganan genangan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Pontianak, terutama di tengah perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi. Menurutnya, upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan masyarakat.
“Pasukan SDA di PUPR hampir setiap hari bergerak. Kalau hujan ekstrem, mereka juga siaga dengan mesin pompa. Tetapi kalau tidak didukung masyarakat, tentu hasilnya tidak akan maksimal,” katanya.
Ia mengingatkan warga agar tidak menutup saluran air secara permanen hanya untuk merapikan bagian depan, samping, maupun belakang rumah. Penutupan selokan dapat menghambat aliran air dan membuat genangan bertahan lebih lama.
Selain itu, Bahasan meminta masyarakat tidak menjadikan parit sebagai tempat membuang sampah. Kebiasaan tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab penyumbatan saluran air.
“Jangan sampai karena merasa paling mudah, sampah langsung dilempar ke parit. Kita harus terus mengedukasi supaya masyarakat memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya menjaga kebersihan,” katanya.
Menurut Bahasan, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama.
“Tugas menjaga lingkungan tetap bersih dan asri adalah tugas kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini