Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 30 October 2026 |
KALBARONLINE.com – RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak menggelar penyuluhan kesehatan bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Perumnas II, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian Diabetes Melitus (DM).
Penyuluhan tersebut merupakan bagian dari program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Melalui kegiatan ini, rumah sakit memperluas edukasi kesehatan tidak hanya kepada pasien dan keluarga di lingkungan rumah sakit, tetapi juga kepada masyarakat.
Materi disampaikan oleh edukator RSUD SSMA, Siti Rahima Harahap, S.Kep.Ners, yang membahas lima pilar penatalaksanaan Diabetes Melitus.
Dalam penyampaiannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya edukasi, pengaturan pola makan, aktivitas fisik secara teratur, kepatuhan menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter, serta pemantauan kadar gula darah secara berkala, termasuk pemeriksaan mandiri di rumah.
Menurut Rahima, penerapan lima pilar penatalaksanaan diabetes secara konsisten menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mengendalikan kadar gula darah sekaligus mencegah risiko komplikasi.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari anggota Prolanis yang hadir. Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan mereka mengikuti rangkaian penyuluhan hingga selesai.
Selain mendapatkan edukasi kesehatan, peserta juga memperoleh layanan pemeriksaan gula darah secara gratis. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kadar gula darah sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemantauan kesehatan secara berkala.
Kepala Unit PKRS RSUD SSMA, dr. Nihayatus Solikhah, mengatakan edukasi kesehatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi peserta. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak hanya menjadi informasi, tetapi juga diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, peran aktif peserta dalam mengelola diabetes, didukung pemeriksaan kesehatan rutin dan kepatuhan menjalani pengobatan, merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas hidup serta mengurangi risiko komplikasi.
Ia menambahkan, penyuluhan di Puskesmas Perumnas II merupakan salah satu bentuk komitmen RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak dalam memperluas jangkauan promosi kesehatan di luar lingkungan rumah sakit.
“Melalui kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, diharapkan edukasi kesehatan dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Dengan demikian, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak hanya dilakukan di rumah sakit, tetapi juga dapat dimulai dari lingkungan masyarakat,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak menggelar penyuluhan kesehatan bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Perumnas II, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian Diabetes Melitus (DM).
Penyuluhan tersebut merupakan bagian dari program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Melalui kegiatan ini, rumah sakit memperluas edukasi kesehatan tidak hanya kepada pasien dan keluarga di lingkungan rumah sakit, tetapi juga kepada masyarakat.
Materi disampaikan oleh edukator RSUD SSMA, Siti Rahima Harahap, S.Kep.Ners, yang membahas lima pilar penatalaksanaan Diabetes Melitus.
Dalam penyampaiannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya edukasi, pengaturan pola makan, aktivitas fisik secara teratur, kepatuhan menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter, serta pemantauan kadar gula darah secara berkala, termasuk pemeriksaan mandiri di rumah.
Menurut Rahima, penerapan lima pilar penatalaksanaan diabetes secara konsisten menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mengendalikan kadar gula darah sekaligus mencegah risiko komplikasi.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari anggota Prolanis yang hadir. Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan mereka mengikuti rangkaian penyuluhan hingga selesai.
Selain mendapatkan edukasi kesehatan, peserta juga memperoleh layanan pemeriksaan gula darah secara gratis. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kadar gula darah sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemantauan kesehatan secara berkala.
Kepala Unit PKRS RSUD SSMA, dr. Nihayatus Solikhah, mengatakan edukasi kesehatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi peserta. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak hanya menjadi informasi, tetapi juga diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, peran aktif peserta dalam mengelola diabetes, didukung pemeriksaan kesehatan rutin dan kepatuhan menjalani pengobatan, merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas hidup serta mengurangi risiko komplikasi.
Ia menambahkan, penyuluhan di Puskesmas Perumnas II merupakan salah satu bentuk komitmen RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak dalam memperluas jangkauan promosi kesehatan di luar lingkungan rumah sakit.
“Melalui kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, diharapkan edukasi kesehatan dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Dengan demikian, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak hanya dilakukan di rumah sakit, tetapi juga dapat dimulai dari lingkungan masyarakat,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini