Pontianak    

RSUD SSMA Pontianak Edukasi Peserta Prolanis tentang Lima Pilar Pengelolaan Diabetes

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Friday, 30 October 2026
RSUD SSMA Pontianak Edukasi Peserta Prolanis tentang Lima Pilar Pengelolaan Diabetes
Edukator Diabetes RSUD SSMA, Siti Rahima Harahab, S.Kep, Ners, ketika memberikan edukasi pencegahan serta pengendalian penyakit Diabetes Melitus (DM) kepada peserta Prolani (Foto: PKRS-Humas/rsudssma)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak menggelar penyuluhan kesehatan bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Perumnas II, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian Diabetes Melitus (DM).

Penyuluhan tersebut merupakan bagian dari program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Melalui kegiatan ini, rumah sakit memperluas edukasi kesehatan tidak hanya kepada pasien dan keluarga di lingkungan rumah sakit, tetapi juga kepada masyarakat.

Materi disampaikan oleh edukator RSUD SSMA, Siti Rahima Harahap, S.Kep.Ners, yang membahas lima pilar penatalaksanaan Diabetes Melitus.

Dalam penyampaiannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya edukasi, pengaturan pola makan, aktivitas fisik secara teratur, kepatuhan menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter, serta pemantauan kadar gula darah secara berkala, termasuk pemeriksaan mandiri di rumah.

Menurut Rahima, penerapan lima pilar penatalaksanaan diabetes secara konsisten menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mengendalikan kadar gula darah sekaligus mencegah risiko komplikasi.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari anggota Prolanis yang hadir. Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan mereka mengikuti rangkaian penyuluhan hingga selesai.

Selain mendapatkan edukasi kesehatan, peserta juga memperoleh layanan pemeriksaan gula darah secara gratis. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kadar gula darah sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemantauan kesehatan secara berkala.

Kepala Unit PKRS RSUD SSMA, dr. Nihayatus Solikhah, mengatakan edukasi kesehatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi peserta. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak hanya menjadi informasi, tetapi juga diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, peran aktif peserta dalam mengelola diabetes, didukung pemeriksaan kesehatan rutin dan kepatuhan menjalani pengobatan, merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas hidup serta mengurangi risiko komplikasi.

Ia menambahkan, penyuluhan di Puskesmas Perumnas II merupakan salah satu bentuk komitmen RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak dalam memperluas jangkauan promosi kesehatan di luar lingkungan rumah sakit.

“Melalui kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, diharapkan edukasi kesehatan dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Dengan demikian, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak hanya dilakukan di rumah sakit, tetapi juga dapat dimulai dari lingkungan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Artikel Selanjutnya
Dugaan Pelecehan Siswa Sekolah Rakyat di Pontianak, Edi Kamtono Minta Investigasi
Friday, 30 October 2026
Artikel Sebelumnya
Bahasan Ajak Warga Jaga Drainase untuk Cegah Genangan di Pontianak
Friday, 30 October 2026

Berita terkait