Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 04 November 2026 |
KALBARONLINE.com – Sebanyak 1.000 pelajar di Kota Pontianak menerima bantuan tas dan perlengkapan sekolah melalui program Like Sedekah Baznas Kota Pontianak 2026. Penyerahan bantuan dilakukan di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (4/11/2026).
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengapresiasi keberlanjutan program yang dijalankan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak bersama Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah tersebut.
Menurutnya, Like Sedekah tidak hanya menjadi sarana menghimpun bantuan, tetapi juga memiliki nilai pendidikan dalam membentuk kepedulian sosial dan kebiasaan berbagi sejak dini.
"Keterlibatan pelajar dalam kegiatan berbagi merupakan bagian penting dari pendidikan karakter," ujarnya.
Melalui kebiasaan menyisihkan sebagian uang secara sukarela, anak-anak dapat belajar memahami kondisi orang lain sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap teman-teman yang membutuhkan.
Ia berharap semangat tersebut terus dikembangkan di lingkungan sekolah dengan dukungan para guru dan orang tua. Terlebih, konsep Like Sedekah cukup sederhana, yakni menghimpun bantuan dari pelajar untuk kemudian disalurkan kembali kepada pelajar yang membutuhkan.
"Alhamdulilah program ini terus berlanjut dan semoga ke depan semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaatnya," katanya.
Ketua Baznas Kota Pontianak, Sulaiman, menjelaskan bahwa program yang telah berjalan sejak 2023 tersebut kini melibatkan 158 sekolah, terdiri atas 130 SD dan 28 SMP di Kota Pontianak.
Dalam pelaksanaannya, penyaluran dana dilakukan melalui dua tahap. Sebanyak 50 persen dari dana yang terkumpul telah diserahkan kepada sekolah masing-masing untuk membantu siswa yang membutuhkan. Sementara penyaluran tahap berikutnya dilaksanakan melalui kegiatan pendistribusian bantuan oleh Baznas Kota Pontianak.
"Dana yang terkumpul dari kepedulian para pelajar tersebut disalurkan kembali untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk melalui pemberian paket bantuan pendidikan," jelasnya.
Sejak pertama kali diluncurkan di kawasan Tugu Digulis pada 2023, program Like Sedekah terus mengalami perkembangan dari sisi jumlah penerima bantuan.
Pada tahun pertama, sebanyak 50 paket bantuan berhasil disalurkan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 612 paket pada 2024, kemudian mencapai 1.000 paket pada 2025 dan kembali sebanyak 1.000 paket pada 2026.
Perkembangan tersebut menunjukkan semakin luasnya partisipasi sekolah dan dukungan berbagai pihak terhadap gerakan kepedulian sosial di kalangan pelajar.
Selain melibatkan satuan pendidikan, program Like Sedekah juga mendapat dukungan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), rumah sakit daerah, perbankan, serta donatur perorangan.
"Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat program bagi anak-anak di Kota Pontianak," katanya.
Baznas Kota Pontianak juga mulai mengembangkan gerakan serupa di lingkungan perguruan tinggi melalui program Zakat, Infak, dan Sedekah Solidaritas Mahasiswa (ZISMA).
Program tersebut mengadopsi semangat Like Sedekah, yakni menghimpun kepedulian dari mahasiswa untuk membantu sesama mahasiswa yang membutuhkan.
Dalam pengembangannya, Baznas bekerja sama dengan Universitas Tanjungpura dan Universitas PGRI. Pada peluncuran program ZISMA di Universitas Tanjungpura, sebanyak 50 mahasiswa menerima bantuan beasiswa untuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).
"Kehadiran program tersebut diharapkan memperluas budaya berbagi yang telah ditanamkan sejak bangku sekolah hingga jenjang pendidikan tinggi," jelasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, satuan pendidikan, dan para donatur, program Like Sedekah diharapkan terus berkembang sebagai gerakan kepedulian sosial yang berkelanjutan. (*)
KALBARONLINE.com – Sebanyak 1.000 pelajar di Kota Pontianak menerima bantuan tas dan perlengkapan sekolah melalui program Like Sedekah Baznas Kota Pontianak 2026. Penyerahan bantuan dilakukan di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (4/11/2026).
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengapresiasi keberlanjutan program yang dijalankan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak bersama Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah tersebut.
Menurutnya, Like Sedekah tidak hanya menjadi sarana menghimpun bantuan, tetapi juga memiliki nilai pendidikan dalam membentuk kepedulian sosial dan kebiasaan berbagi sejak dini.
"Keterlibatan pelajar dalam kegiatan berbagi merupakan bagian penting dari pendidikan karakter," ujarnya.
Melalui kebiasaan menyisihkan sebagian uang secara sukarela, anak-anak dapat belajar memahami kondisi orang lain sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap teman-teman yang membutuhkan.
Ia berharap semangat tersebut terus dikembangkan di lingkungan sekolah dengan dukungan para guru dan orang tua. Terlebih, konsep Like Sedekah cukup sederhana, yakni menghimpun bantuan dari pelajar untuk kemudian disalurkan kembali kepada pelajar yang membutuhkan.
"Alhamdulilah program ini terus berlanjut dan semoga ke depan semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaatnya," katanya.
Ketua Baznas Kota Pontianak, Sulaiman, menjelaskan bahwa program yang telah berjalan sejak 2023 tersebut kini melibatkan 158 sekolah, terdiri atas 130 SD dan 28 SMP di Kota Pontianak.
Dalam pelaksanaannya, penyaluran dana dilakukan melalui dua tahap. Sebanyak 50 persen dari dana yang terkumpul telah diserahkan kepada sekolah masing-masing untuk membantu siswa yang membutuhkan. Sementara penyaluran tahap berikutnya dilaksanakan melalui kegiatan pendistribusian bantuan oleh Baznas Kota Pontianak.
"Dana yang terkumpul dari kepedulian para pelajar tersebut disalurkan kembali untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk melalui pemberian paket bantuan pendidikan," jelasnya.
Sejak pertama kali diluncurkan di kawasan Tugu Digulis pada 2023, program Like Sedekah terus mengalami perkembangan dari sisi jumlah penerima bantuan.
Pada tahun pertama, sebanyak 50 paket bantuan berhasil disalurkan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 612 paket pada 2024, kemudian mencapai 1.000 paket pada 2025 dan kembali sebanyak 1.000 paket pada 2026.
Perkembangan tersebut menunjukkan semakin luasnya partisipasi sekolah dan dukungan berbagai pihak terhadap gerakan kepedulian sosial di kalangan pelajar.
Selain melibatkan satuan pendidikan, program Like Sedekah juga mendapat dukungan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), rumah sakit daerah, perbankan, serta donatur perorangan.
"Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat program bagi anak-anak di Kota Pontianak," katanya.
Baznas Kota Pontianak juga mulai mengembangkan gerakan serupa di lingkungan perguruan tinggi melalui program Zakat, Infak, dan Sedekah Solidaritas Mahasiswa (ZISMA).
Program tersebut mengadopsi semangat Like Sedekah, yakni menghimpun kepedulian dari mahasiswa untuk membantu sesama mahasiswa yang membutuhkan.
Dalam pengembangannya, Baznas bekerja sama dengan Universitas Tanjungpura dan Universitas PGRI. Pada peluncuran program ZISMA di Universitas Tanjungpura, sebanyak 50 mahasiswa menerima bantuan beasiswa untuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).
"Kehadiran program tersebut diharapkan memperluas budaya berbagi yang telah ditanamkan sejak bangku sekolah hingga jenjang pendidikan tinggi," jelasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, satuan pendidikan, dan para donatur, program Like Sedekah diharapkan terus berkembang sebagai gerakan kepedulian sosial yang berkelanjutan. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini